Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jelang Galungan, Penjual Janur ‘Menjamur’ di Kapal

kenaikan
Para penjual perlengkapan upakara mulai berderet di Jalan Raya Kapal-Sempidi, Mengwi.

BALI TRIBUNE - Menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan penjual janur perlengkapan penjor mulai menjamur di Jalan Raya Kapal-Sempidi, Kecamatan Mengwi. Pedagang musiman inipun diserbu pembeli yang mencari perlengkapan dan sarana upakara Galungan, seperti sampian, gelungan dan pernak-pernik lainnya.

Pantauan di lapangan, pedagang mematok harga Rp 17-20 ribu (sampian kecil), pelengkungan atau gelang-gelang Rp 35 ribu isi 5 biji, padi-padi Rp 35 ribu isi 10 batang. Sedangkan untuk hiasan janur penjor ukuran besar harga komplit bisa lebih dari Rp1 juta.

Nyoman Arta seorang penjual janur musiman di Kelurahan Kapal mengaku hampir tiap Galungan menjual hiasan janur dipinggir jalan. "Ini merupakan perkerjaan sambilan bagi masyarakat di Kapal,” ujarnya, Jumat (18/5).

Hiasan janur dari duan ental ini, kata dia didatangkan dari Gianyar dan Karangasem. “Beberapa memang diproduksi disisi, Tapi kebanyakan untuk janur dan hiasannya kami datangkan dari Gianyar,” kata Arta.

Disinggung soal harga, Arta mengaku mengalami kenaikan dari Galungan sebelumnya. Kenaikan harga ini karena semakin langkanya mendapatkan daun ental. “Biasa karena permintaan banyak, otomatis harga sedikit naik. Bagi masyarakat yang sibuk biasanya sihnggak masalah,” jelasnya.

Sehari pihaknya mengaku bisa dapat berjualan rata-rata Rp 3 juta hingga Rp 4 juta. “Biasanya semakin mendekati Galungan pembeli makin banyak. Tapi, sekarang sudah mulai ramai,” tukasnya.

wartawan
I Made Darna
Category

Mangkir Dipanggil Satpol PP Badung, Izin Kondotel di Cemagi Bisa Dicabut?

balitribune.co.id I Mangupura - Pembangunan kondotel di dekat Pantai Cemagi, Kecamatan Mengwi, Badung terus menjadi sorotan. Pasalnya, proyek yang disebur-sebut milik warga negara asing (WNA) itu melakukan sejumlah pelanggaran berat sehingga disegel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Polemik Mangrove Benoa, Investigasi Internal Berlanjut, Aparat Didorong Usut Kelalaian Lingkungan

balitribune.co.id | Denpasar - Polemik matinya ratusan pohon mangrove di kawasan Benoa, Denpasar Selatan, memasuki babak baru. Dalam rapat koordinasi yang digelar Sabtu (21/2/2026) pukul 10.00 WITA di Kantor Pelindo, terungkap adanya rembesan pipa bahan bakar minyak (BBM) milik Pertamina pada September 2025 yang tidak dilakukan pembersihan secara menyeluruh.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Wujudkan Sinergi Bagi Negeri, Astra Motor Bali Gelar Edukasi Keselamatan Berkendara bagi Profesional

balitribune.co.id | Denpasar – Keselamatan di jalan raya merupakan prioritas utama yang harus dimiliki oleh setiap pekerja. Menyadari hal tersebut, Astra Motor Bali melalui tim Safety Riding secara khusus menggelar edukasi keselamatan berkendara bagi 45 karyawan dari PT Maxima Inti Perkasa dan CV Mister Auto Indonesia, Sabtu (21/2/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Dua Motor Adu Jangkrik di Jalur Denpasar Gilimanuk, Satu Pemotor Tewas

balitribune.co.id I Tabanan - Seorang pemotor bernama  I Made Kartikayasa (33), tewas setelah terlibat tabrakan adu jangkrik di jalur Denpasar-Gilimanuk, Desa Berembeng, Kecamatan Selemadeg. Kecelakaan maut pada Sabtu (21/2/2026) malam tersebut dipicu oleh kendaraan korban yang melaju terlalu ke kanan hingga melewati as jalan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tergiur Tawaran Kerja di Australia, 5 WN Bangladesh Disekap di Desa Pemuteran

balitribune.co.id I Singaraja - Nasib nahas dialami lima warga negara Bangladesh yang awalnya tergiur tawaran bekerja di Australia. Bukannya diberangkatkan, mereka justru diduga menjadi korban penyekapan di sebuah villa di Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click

Sampah Jadi Persoalan Serius, Yuli Utomo: Masyarakat Adat Harus Tindak Tegas Pembuang Sampah Sembarangan

balitribune.co.id I Semarapura - Permasalahan sampah harus mendapatkan perhatian serius dari semua pihak termasuk masyarakat adat. Masyarakat adat perlu membuat peraturan dan memberikan sanksi yang tegas bagi pembuang sampah sembarangan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.