Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jelang Idul Adha, Pemkab Badung Perketat Pengawasan Hewan Kurban

sapi kurban
Bali Tribune / HEWAN KURBAN - Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Badung memperketat pengawasan hewan kurban menjelang Idul Adha 1447 H.

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Pertanian dan Pangan (Disperpa) memperketat pengawasan hewan kurban, khususnya sapi, menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 Masehi. 

Langkah ini dilakukan untuk memastikan lalu lintas pengiriman ternak antar-pulau berjalan aman serta menjamin kelayakan daging kurban yang dikonsumsi masyarakat.

Pengawasan rutin salah satunya difokuskan di Pasar Hewan Beringkit yang menjadi pusat aktivitas perdagangan dan distribusi ternak di Bali.

Kepala Disperpa Kabupaten Badung, Anak Agung Ngurah Raka Sukadana mengatakan, Bidang Kesehatan Hewan terus melakukan pemeriksaan intensif guna menerbitkan Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH). 

Dokumen tersebut nantinya diproses lebih lanjut oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bali untuk penerbitan Sertifikat Veteriner (SV).

“Untuk pemeriksaan selama bulan Maret dan April 2026, kami telah mengeluarkan SKKH untuk 1.924 ekor sapi yang dikirim antar-pulau,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (19/5/2026).

Untuk mengoptimalkan pengawasan di lapangan, Disperpa Badung menyiapkan 184 petugas yang akan disebar di 62 titik pemeriksaan di seluruh wilayah Kabupaten Badung. 

Tim gabungan tersebut terdiri atas 60 petugas dinas terkait, 100 mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana, serta 24 dokter hewan mandiri dari Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI).

AA Sukadana menjelaskan, pemeriksaan kesehatan hewan kurban dilakukan dalam dua tahap, yakni pemeriksaan sebelum pemotongan (ante mortem) dan setelah pemotongan (post mortem).

“Pemeriksaan dilakukan mulai ante mortem pada 26 Mei 2026, kemudian dilanjutkan post mortem pada 27 sampai 29 Mei 2026,” jelasnya.

Berdasarkan data tahun sebelumnya, kebutuhan pemotongan hewan kurban di Kabupaten Badung diproyeksikan mencapai 1.564 ekor, terdiri atas 435 ekor sapi dan 1.129 ekor kambing.

Meski permintaan meningkat menjelang Idul Adha, pihaknya memastikan stok hewan kurban di Badung dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat.

“Populasi sapi di Kabupaten Badung saat ini mencapai 33.978 ekor, dengan sapi siap potong sebanyak 7.665 ekor. Sementara proyeksi kebutuhan hewan kurban Idul Adha 1447 Hijriah hanya sekitar 435 ekor sapi,” tegasnya. 

wartawan
ANA
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ketua DPRD Badung Pimpinan Rapat Paripurna Terkait Pandangan Umum Fraksi-fraksi terhadap Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

balitribune.co.id | Mangupura – DPRD Kabupaten Badung menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2025, Senin (13/7/2026). Rapat dipimpin Ketua DPRD Badung I Gusti Anom Gumanti bersama Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa, didampingi para wakil ketua DPRD serta dihadiri anggota dewan.

Baca Selengkapnya icon click

Raker Komisi III DPRD Badung Hadirkan BPKAD dan Bapenda Bahas SILPA Rp1,1 Triliun

balitribune.co.id | Mangupura - Komisi III DPRD Kabupaten Badung menggelar Rapat Kerja (Raker) bersama Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) serta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Badung di Ruang Gosana II DPRD Badung, Senin (13/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tinjau Layanan BPJS Ketenagakerjaan, Menko Muhaimin Mengingatkan Pekerja Bijak Memanfaatkan Jaminan Hari Tua

balitribune.co.id | Gianyar - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Muhaimin Iskandar memastikan program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan memberikan manfaat nyata bagi para pekerja.

Baca Selengkapnya icon click

Anjing Diduga Rabies Gigit Tiga Warga, Salah Satunya Wisatawan Asal China

BANGLI, BALI TRIBUNE – Kasus gigitan anjing kembali menghantui warga di Kabupaten Bangli. Kali ini, seekor anjing yang diduga terinfeksi rabies menyerang tiga orang sekaligus pada Senin (13/7/2026) sore. Peristiwa ini cukup menghebohkan karena salah satu korbannya merupakan warga negara asing (WNA) asal China.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.