Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jelang Imlek dan Hari Raya Galungan, Harga Cabai Besar Merah Tembus Rp. 75.000 Perkilo

Bali Tribune/ BUMBU - Tampak pedagang bumbu dapur di Pasar Amlapura Timur Karangasem.


Balitribune.co.id | Amlapura - Menjelang perayaan Imlek, Hari Raya Galungan dan Hari Raya Nyepi, harga sejumlah komoditas pasar seperti cabai besar merah, bawang putih dan tomat di beberapa pasar tradisional di Kabupaten Karangasem terus mengalami kenaikan.


Dari pantauan Bali Tribune di Pasar Amlapura Timur, Karangasem, Kamis (8/2/2024), harga cabai besar merah yang sebelumnya Rp. 45.000 perkilo, sekarang harganya naik hingga menyentuh Rp. 75.000 perkilo. Harga Bawang Putih yang sebelumnya Rp. 28.000 perkilo, kini naik menjadi Rp. 35.000 perkilo. Sementara harga Tomat dari sebelumnya Rp. 8000 perkilo, kini naik mencapai Rp. 17.000 perkilo.

Sejumlah pedagang di pasar ini mengaku selain harganya yang terus merangkak naik, keberadaan cabai besar merah, bawang putih dan tomat mulai langka dan pasokananya pun sangat sedikit. “Langka sekarang cabai besarnya, Pa. Tomat juga sekarang langka. Kita nyarinya sampai ke Klungkung kadang sampai ke Baturiti,” ungkap Ni Wayan Kertiani, salah seorang pedagang bumbu dapur di Pasar Amlapura Timur.

Jika harga cabai besar merah terus merangkak naik, harga cabai rawit justru merosot dari sebelumnya Rp. 70.000 perkilo menjadi Rp. 35.000 perkilo. Pun demikian dengan bawang merah dari sebelumnya sempat menyentuh Rp. 40.000 perkilo turun menjadi Rp. 30.000 perkilo dan saat ini turun lagi menjadi Rp. 25.000 perkilonya.

“Karena ini sudah dekat-dekat Hari Raya Galungan, biasanya kalau cabai rawit dan bumbu-bumbu dapur lainnya akan mengalami kenaikkan. Harapan kami sih semoga tidak ada kenaikan, sebab sangat sulit jualan kalau semuanya serba naik. Pasar juga sepi kalau harga pada naik,” selorohnya.

wartawan
AGS
Category

Turis Backpacker Kepergok Tidur di Kawasan Pura Sad Kahyangan Segara Penida

balitribune.co.id | Semarapura - Ulah wisatawan asing kembali menuai sorotan di Nusa Penida setelah  kedapatan tidur di kawasan Pura Sad Kahyangan Segara Penida, Desa Sakti, Kecamatan Nusa Penida, Klungkung. Peristiwa ini pun memicu reaksi keras masyarakat setempat.

Baca Selengkapnya icon click

Jebol, Jalan Utama Ditutup Ubud Macet Parah

balitribune.co.id | Gianyar - Guyuran hujan  di Wilayah Ubud, kembali menimbulkan bencana, Kamis (18/12). Selain banjir luapan,  Jalan Raya Ubud di barat Simpang Ambengan Peliatan, jebol lantaran senderan jalan  longsor. Jalan pun terpaksa ditutup dan kemacetan pun tidak terhindarkan.  Di sejumlah jalan yang dijadikan alternatif pun mengalami stuck atau.macet terkunci.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

HUT ke-130, BRI Region 17/Denpasar Gelar Donor Darah dan Layanan Kesehatan untuk Insan BRILiaN

balitribune.co.id | Denpasar - Memaknai Hari Ulang Tahun (HUT) BRI ke-130, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Region 17/Denpasar menyelenggarakan kegiatan donor darah dan layanan kesehatan sebagai komitmen BRI untuk terus tumbuh berkelanjutan dengan mengedepankan kepedulian sosial dan kesehatan Insan BRILiaN.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dibandrol Rp27 Jutaan, Motor Listrik Molis Sprinto Resmi Hadir di Pulau Dewata

balitribune.co.id | Denpasar - PT Indomobil Emotor Internasional (IEI) kembali melanjutkan rangkaian regional launching motor listrik (Molis) terbarunya, Indomobil eMotor (IM) Sprinto, dengan menghadirkan produk ini secara resmi kepada masyarakat Bali.  Acara peluncuran menghadirkan suasana lebih dekat dan interaktif bagi para undangan serta media untuk mengenal lebih jauh karakter dan teknologi yang dibawa Sprinto.

Baca Selengkapnya icon click

Terciduk Google Maps, Tabir Eksploitasi Hutan di Taman Nasional Bali Barat Terbongkar

balitribune.co.id | Negara - Kawasan Hutan Bali Barat, yang selama ini menjadi benteng terakhir kelestarian ekosistem di ujung barat Pulau Dewata, kini dinilai sudah berada dalam kondisi yang sangat mengkhawatirkan. Berawal dari viralnya tangkapan layar peta digital Google Maps yang menunjukkan area "botak" di tengah rimbunnya tutupan hijau, tabir dugaan eksploitasi hutan oleh pihak swasta kian mencuat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.