Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jelang Natal, Gereja Disterilisasi, Pengamanan Gilimanuk Ditebalkan

STERILISASI - Petugas kepolisian telah melaksanakan sterilisasi Gereja mulai Jumat (21/12) sore.

BALI TRIBUNE - Menjelang pelaksanaan Misa Natal yang akan digelar Senin (25/12), pengamanan terhadap gereja di Jembrana telah diperketat. Polisi dari Satbrimobda Bali Detasemen C Gilimanuk dan anggota Polres Jembrana mulai Jumat (21/12) sore sudah melakukan seterilisasi gereja.  Seperti sterilisasi yang dilakukan puluhan personel gabungan di Gereja Mandira Shanti di Kelurahan Pendem, Jembrana dan sejumlah Gereja lainnya di Jembrana. Personel kepolisian bersenjata lengkap menyisir areal tempat ibadah umat Kristiani ini mulai dari halaman depan gereja, semak-semak dan wilayah luar gereja hingga bagian daalam Gereja tempat melakukan ibadah.  Personel Brimob yang menyisir di setiap ruangan dan sudut gereja menggunakan alat pendeteksi berupa metal detector dan mirror. Kendati hasil penyisiran tidak menemukan adanya ancaman atau gangguan yang berpotensi mengganggu pelaksanakan ibadah Natal, namun aparat keamanan akan terus melakukan penjagaan terhadap segala kemungkinan bahaya yang dapat menyebabkan gangguan kamtibmas. Kabagops Polres Jembrana, Kompol Mahfud Didik Wiratmoko di sela-sela sterilisasi gereja mengatakan selain penebalan pengaman di Gilimanuk, pengamanan di wilayah Jembrana juga difokuskan untuk menjaga enam Gereja yang menjadi Target Operasi (TO). “Gereja yang pengamanannya diperketat itu yakni Gereja Santa Maria di Desa Gumbrih, Kecamatan Pekutatan, Gereja Jamaah Injil di Mendoyo Dangin Tukad, Gereja Santo Yoseph di Banjar Tenngah, Negara, Mandira Santhi di Pendem, Jembrana, Gereja Katholik Hati Kudua Palasari, Melaya dan Gereja Peniel Blimbingsari, Melaya,” jelasnya, Jumat kemarin. Selain sterilisasi Gereja menjelang perayaan Natal mulai Jumat sore, menurutnya dua atau tiga jam sebelum berlangsungnya Misa Natal juga kembali dilakukan strelisasi di wilayah sekitar gereja. Setiap jemaat yang memasuki areal gereja akan diperiksa barang bawaannya oleh aparat kepolisian yang bertugas melakukan pengamanan di masing-masing gereja. Bahkan untuk mengantisipasi secara khusus terkait ancaman terorisme, minuman keras (miras) dan ancaman tindak kejahatan lainnya saat perayaan Nataru, pihaknya juga menyiagakan personil selama 12 hari disetiap gereja. Personel yang ditunjuk melakukan pengamanan Nataru juga dipastikannya sudah melaksanakan tugas mulai Jumat kemarin hingga Selasa 1 Januari 2019 mendatang. Begitupula penebalan personil di Pelabuhan Gilimanuk juga sudah mulai Jumat kemarin. "Di Gereja-Gereja kita bangun pos pengamanan. Personil yang dilibatkan dari Polres Jembrana, dan dari Brimob,” ujarnya.  Ia menyebutkan, sebanyak 549 personel Polri disiapkan selama Nataru dan yang disiagakan sebanyak 200 personel Polres Jembrana.  Ratusan personel ini akan disebar pada enam pos penjagaan, di sepanjang jalur Denpasar Gilimanuk. 

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Ketua Komisi III DPRD Badung Hadiri Pembukaan Mambal Cultural Festival 2026

balitribune.co.id | Mangupura - Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Badung I Made Ponda Wirawan menghadiri kegiatan Mambal Cultural Festival 2026 yang diselenggarakan oleh Karang Taruna Dharma Santosa, Desa Mambal, Kecamatan Abiansemal, pada Minggu (15/3/2026) di Lapangan Serma Anom Puspa, Desa Mambal.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Antisipasi Pembludakkan Kunjungan Wisatawan ke Kintamani, Dispar Bangli Tambah Personel Pengamanan

balitribune.co.id I Bangli - Berkaca dari libur panjang hari raya tahun kemarin yang dibarengi dengan membludaknya jumlah kunjungan wisatawan ke obyek wisata Kintamani  diantisipasi Dinas Pariwisata Kabupaten Bangli. Salah satunya dengan  menurunkan tim gabungan yang mulai bertugas pada 18 Maret mendatang.

Baca Selengkapnya icon click

Masikian Festival 2026 Sukses Jadi Panggung Kreativitas Terbesar Yowana Jembrana

balitribune.co.id I Negara - Gelaran Masikian Festival 3 Tahun 2026 resmi berakhir dengan sukses. Ajang tahunan yang menjadi panggung kreativitas pemuda (yowana) se-Kabupaten Jembrana ini telah ditutup Sabtu (14/3/2026). Salah satu rangkaian penutupan adalah pengumuman pemenang setiap perlombaan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.