Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jelang Pelaksanaan Upacara Pamlepeh Jagat di Pura Dalem Ped Nusa Penida Paguyuban Seniman Bali Temui Bupati Giri Prasta  DC

Bali Tribune/Bupati Giri Prasta saat menerima audiensi Paguyuban Seniman Bali di Rumah Jabatan Bupati Puspem Badung, Jumat (24/9).

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menerima audiensi Paguyuban Seniman Bali, terkait rencana pelaksanaan upacara Pamlepeh Jagat di Pura Dalem Ped Nusa Penida yang puncaknya jatuh pada tanggal 6 Oktober 2021 mendatang, Jumat (24/9) di Rumah Jabatan Bupati Puspem Badung.
 
Dalam sambrama wacananya Bupati Giri Prasta menyampaikan apresiasi atas rencana mulia, yang di cetuskan oleh paguyuban seniman Bali menggelar upacara pamlepeh jagat, untuk memohon keselamatan dari bencana dan gejolak sosial yang terjadi akhir-akhir ini. "Upacara itu sebagai wujud usaha kita agar bisa dekat dan mendapatkan berkah Ida Sang Hyang Widhi Wasa terlebih dalam pandemi Covid-19 ini, di agama Hindu kita kenal dengan gering agung sabsab dan merana. Mudah-mudahan dengan pelaksanaan upacara ini kondisi jagat bisa kembali normal," kata Giri Prasta.
 
Menurut Giri Prasta, terganggunya keharmonisan hubungan manusia dengan Tuhan, manusia dengan alam, dan manusia dengan manusia bisa diminimalisir dengan upacara pamlepeh jagat yang dilaksanakan di pura dalem ped yang dipercaya sebagai huluning segara. "Semoga rencana mulia semeton seniman Bali dalam menggelar upacara pamlepeh jagat untuk mewujudkan kerahayuan bhuana agung dan bhuana alit bisa memargi antar labda karya sida sidaning don,” harapnya.
 
Secara khusus Bupati Giri Prasta juga memberikan dukungan terhadap rencana pelaksanaan upacara tersebut dengan memberikan punia pribadi sebesar Rp. 100 juta.
 
Sementara itu perwakilan paguyuban seniman Bali Komang Dedi Diana (tompel) melaporkan, ditengah kondisi seperti saat ini para seniman Bali terketuk hatinya ikut ambil bagian bersama dengan masyarakat dan pemerintah untuk berusaha mewujudkan kondisi Bali, Indonesia dan dunia agar bisa segera bangkit dan pulih dari pandemi Covid-19. “Kami para seniman Bali dengan rasa tulus iklas akan menggelar upacara pamlepeh jagat yang akan kita pusatkan di pura dalem ped Nusa penida, dengan harapan melalui pelaksanaan upacara Yadnya ini kita semua bisa bangkit dan alam bisa pulih dari pandemi Covid-19,” ungkapnya.
 
Pihaknya juga menyampaikan terima kasih kepada Bupati Badung Nyoman Giri Prasta karena dengan tulus iklas memberikan Punia pribadi sebesar 100 juta rupiah guna mensukseskan pelaksanaan upacara yang dirancang oleh paguyuban seniman Bali.
--
wartawan
ANA
Category

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Tata Kelola Digital, Pemkab Tabanan Gelar Monev OpenSID di 133 Desa

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah desa se-Kabupaten Kabupaten Tabanan terus menunjukkan komitmen dalam penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID). Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penerapan aplikasi OpenSID yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Baca Selengkapnya icon click

Berbulan-Bulan Tak Berfungsi, Traffic Light Depan MPP Bangli Akhirnya Diperbaiki

balitribune.co.id I Bangli - Sempat berbulan- bulan tidak berfungsi, akhirnya lampu traffic light di depan kantor Mall Pelayanan Publik (MPP) di perbaiki petugas Dinas Perhubungan Bangli. Kini lampu pengatur arus lalin telah berfungsi secara normal. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.