Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jelang Pelantikan, Jaya Negara dan Arya Wibawa Ikuti Prosesi Majaya-Jaya

Bali Tribune / Pasangan Walikota dan Wakil Walikota Denpasar terpilih, I Gusti Ngurah Jaya Negara dan I Kadek Agus Arya Wibawa, mengikuti prosesi upacara Majaya-Jaya di Pura Agung Jagatnatha Denpasar, Selasa (28/1).

balitribune.co.id | DenpasarMenjelang pelantikan pada tanggal 6 Februari mendatang, Walikota dan Wakil Walikota Denpasar terpilih, I Gusti Ngurah Jaya Negara dan I Kadek Agus Arya Wibawa, menjalani prosesi Majaya-Jaya di Pura Agung Jagatnatha Denpasar, Selasa (28/1).

Pelantikan pasangan ini akan dilakukan secara serentak bersama pemimpin daerah terpilih lainnya di seluruh Indonesia yang akan berlangsung di Jakarta.

Prosesi Majaya-Jaya yang bertepatan dengan rahina Anggara Kasih Tilem Kapitu ini dipuput oleh Ida Pedanda Gede Putra Panasan dari Griya Panasan, Banjar Ujung Kesiman. Upacara Majaya-Jaya dihadiri oleh kedua pemimpin terpilih beserta istri, serta Ketua DPRD Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, Forkopimda Kota Denpasar, Sekda Kota Denpasar, Ida Bagus Alit Wiradana, OPD Pemkot Denpasar, serta sejumlah tokoh masyarakat.

Walikota terpilih, I Gusti Ngurah Jaya Negara, mengungkapkan rasa syukur telah dapat mengikuti prosesi Majaya-Jaya sebelum pelaksanaan proses pelantikan nanti. Dan apresiasinya kepada masyarakat Denpasar atas kepercayaan yang telah diberikan dalam Pilkada 2024. Kami tetap membangun kolaborasi dengan pemerintah pusat, provinsi, dan seluruh kabupaten dalam melaksanakan pembangunan berkelanjutan di Kota Denpasar. 

“Kami berharap dukungan penuh dari seluruh elemen masyarakat, agar mampu melaksanakan pembangunan yang berkelanjutan serta pelayanan yang optimal untuk Kota Denpasar,” ujar Jaya Negara.

Wakil Wali Kota terpilih, I Kadek Agus Arya Wibawa, menambahkan bahwa komitmen mewujudkan Denpasar sebagai kota yang kreatif, berbasis budaya, dan harmoni. “Kami berpegang pada prinsip Tri Hita Karana, yaitu menjaga keseimbangan hubungan manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan lingkungan,” ujar Arya Wibawa.

Sementara Kepala Bagian Tata Pemerintahan Setda Kota Denpasar, I Dewa Made Puspawan menjelaskan, pelantikan Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, dan Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa, dijadwalkan berlangsung pada 6 Februari 2025 di Jakarta. Acara ini akan dilaksanakan secara serentak bersama kepala daerah dari seluruh Indonesia.

"Persiapan pelantikan telah dibahas dalam rapat daring yang melibatkan Kementerian, DPR RI, KPU RI, dan Bawaslu RI. Pelantikan ini merupakan tindak lanjut dari hasil Pemilihan kepala daerah serentak pada tahun 2024," ujar Dewa Puspawan.

Ditambahkan bahwa setelah pelantikan pada 6 Februari 2025 di Jakarta, Walikota dan Wakil Walikota Denpasar akan menghadiri Sidang Paripurna DPRD Denpasar pada 7 Februari 2025. Dalam sidang tersebut, Walikota Jaya Negara dan Wawali Arya Wibawa akan memaparkan visi dan misi untuk memimpin Kota Denpasar ke depan.

wartawan
HEN

Konjen Jepang di Denpasar Serahkan Penganugerahan Bintang Jasa Jepang kepada Prof. Wirawan

balitribune.co.id | Denpasar - Upacara Penganugerahan Bintang Jasa Jepang untuk Musim Gugur Tahun 2025 kepada Prof. Ir. I Gede Putu Wirawan, M.Sc., Ph.D., Guru Besar Universitas Udayana berlangsung Senin 16 Maret 2026, bertempat di Kediaman Dinas Konsul-Jenderal (Konjen) Jepang di Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi Caka 1948, Bupati Badung Ajak Masyarakat Jaga Keteduhan Hati dan Kebersamaan

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa bersama Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Nyepi Tahun Baru Caka 1948 kepada seluruh umat Hindu di Kabupaten Badung.

Bupati dan Wakil Bupati Badung berharap perayaan Nyepi Caka 1948 membawa ketenangan, kedamaian, serta semangat kebersamaan bagi seluruh masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click

Soal Utang Obat RSU Tabanan, Komisi IV Minta Ada Audit dan Subsidi Pemkab

balitribune.co.id I Tabanan - Komisi IV DPRD Tabanan mengusulkan perlunya audit terhadap piutang pasien yang memicu penumpukan utang obat dan bahan medis habis pakai (BMHP) senilai Rp36 miliar lebih di RSU Tabanan.

Tidak hanya itu, Komisi IV berencana akan bertemu dan meminta Bupati Tabanan memberikan dukungan anggaran untuk menyelamatkan operasional rumah sakit rujukan tipe B tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.