Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jelang Pelantikan Presiden, BEM se Buleleng Dikumpulkan Polres

Bali Tribune/ DIKUMPULKAN – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Buleleng berkumpul di Mapolres.
Balitribune.co.id | Singaraja  - Demonstrasi mahasiswa di berbagai tempat untuk memprotes pengesahan UU KPK cukup membuat suhu politik nasional meninggi. Terlebih menjelang pelantikan presiden/wakil presiden 20 Oktober 2019 nanti, membuat sejumlah pihak khawatir. 
 
Tak hanya itu, percakapan di sosmed yang cenderung mengadu pihak mahasiswa dan polisi kadang cukup panas. Padahal, cukup banyak saat mahasiswa menyampaikan pendapat di muka umum bersinergi dengan polisi dan meraih simpati publik.
 
Untuk mendinginkan suasana khususnya Buleleng, Polres Buleleng melalui Kasat Intelkam Polres Buleleng, AKP Made Dayendra mengumpulkan sejumlah pentolan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Ekesekutif Mahasiswa (BEM) se Buleleng.
 
Sejumlah BEM itu diantaranya,  BEM Undiksha, BEM Unipas, BEM  STAH, BEM STAH Mpu Kuturan Singaraja, pengurus senat Monarch Singaraja dan pengurus BEM STIKES Buleleng.
 
Kepada pentolan BEM se Buleleng, AKP Made Dayendra meminta agar bersama menjaga kondusifitas menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden.
 
"Mari bersama kita kawal pelantikan presiden dan wakil presiden. Bila ada penyampaian pendapat sebaiknya dilakukan dengan cara elegan dan tertib," kata Dayendra, Kamis (10/10) malam.
 
Sebagai mitra, kata AKP Dayendra, pihaknya ingin selalu ada komunikasi untuk menjaga situasi keamanan agar tetap kondusif.
 
Sementara Direktur Monac Singaraja mengatakan, pertemuan kepolisian dengan BEM Mahasiswa se Kabupaten Buleleng dapat menambah rasa solidaritas dan kekeluargaan antar pengurus kemahasiswaan dan pihak Kepolisian.  
 
Menurutnya, mahasiswa adalah sosok intelek dan cerdas sudah semestinya bisa memilah mana yang positif dan negatif. "Jangan sampai terpancing berita-berita hoax yang mengarah pada perpecahan bangsa dan negara," katanya.
 
Dia berharap, dibentuk aliansi BEM di Bali Utara sehingga dapat mengkoordinasikan permasalahan yang ada serta mengkordinasikan kepada pihak Kepolisian. "Akan lebih baik jika dibentuk aliansi BEM Bali utara agar koordinasi antar mahasiswa menjadi lebih mudah," tandasnya.
 
wartawan
Khairil Anwar
Category

Kementerian Ekraf Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional

balitribune.co.id I Badung - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) melalui Direktorat Kuliner memfasilitasi jenama lokal dalam ajang internasional Food, Hotel & Tourism Bali (FHTB) 2026. Langkah ini merupakan strategi kunci untuk mendorong produk kreatif Indonesia menembus rantai pasok global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Plastik Mahal, Pedagang Denpasar Tak Lagi Sediakan Kresek

balitribune.co.id I Denpasar - Kenaikan harga plastik kemasan yang signifikan belakangan ini mulai berdampak pada pola transaksi di pasar tradisional. Sejumlah pedagang kini mulai memperketat imbauan pemerintah untuk tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai guna menekan biaya operasional.

Baca Selengkapnya icon click

Insentif Pemuka Adat dan Agama di Denpasar Telan Rp2,8 Miliar per Bulan

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kebudayaan menganggarkan dana sebesar Rp33,8 miliar pada tahun 2026 untuk insentif pemuka adat, tokoh agama, dan pengurus subak. 

Alokasi bulanan yang disiapkan mencapai Rp2,82 miliar sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka dalam menjaga tatanan budaya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.