Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jelang Perayaan Natal - Tahun Baru, Harga Cabai Tak Terkendali 

Bali Tribune / PEDAGANG - Sakah seorang pedagang di Pasar Amlapura Timur sednagn menimbang dagangan

balitribune.co.id | Amlapura - Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) harga cabai besar merah di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Karangasem, terus merangkak naik. Di Pasar Amlapura Timur dan Pasar Terminal Karang Sokong, Karangasem, harga cabai besar merah saat ini sudah menyentuh Rp. 70.000 perkilo, atau naik sebesar Rp. 45.000 dari harga sebelumnya Rp. 25.000 perkilo.

Sementara harga cabai rawit yang sebelumnya sempat menyentuh harga Rp. 90.000 perkilo, kini mengalami penurunan sebesar Rp. 10.000 menjadi Rp. 80.000 perkilo. Gagal panen yang dialami petani cabai akibat dampak cuaca buruk, menjadi salah satu pemicu kenaikkan harga cabai di pasaran.

Sejumlah pedagang bumbu dapur di Pasar Amlapura Timur menyebutkan, makin berkurangnya pasokan cabai dari petani ke pedagang pasar akan terus memicu kenaikkan harga cabai, utamanya jelang perayaan Natal dan Tahun Baru.

“Yang keras naiknya sekarang ini cabai merah besarnya pak. Selain mahal sekarang cabai besar juga agak sulit dapetnya karena berkurangnya pasokan dari petani lokal,” ungkap Ni Nengah Ayu, salah satu pedagang bumbu dapur di Pasar  Amlapura Timur, kepada Bali Tribune, Rabu (6/12).

Selain pasokan dari petani lokal berkurang drastis, pasokan cabai dari luar bali juga menurutnya terus berkurang. Inilah yang dikhawatirkan para pedagang di pasar, sebab harga cabai akan terus merangkak naik, terlebih menjelang perayaan Natal dan tahun baru dimana saat itu permintaan bumbu dapur utamanya cabai oleh pembeli akan mengalami peningkatan.

wartawan
AGS
Category

Imbas Sebaran Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, Pergerakan Wisatawan Domestik Terganggu

balitribune.co.id I Badung - Sehubungan dengan peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, berdampak pada pergerakan wisatawan domestik dari sejumlah daerah di Indonesia ke Bali. Pasalnya, sejak Minggu (6/9/2026), operasional penerbangan sejumlah bandara di Tanah Air ditutup sementara imbas sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Inflasi Bali Perlu Diwaspadai, Rantai Pasokan dan Logistik Harus Diperkuat

balitribune.co.id | Denpasar - Tekanan inflasi di Bali memasuki fase yang perlu mendapat perhatian serius menjelang akhir tahun. Pemerintah daerah dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) se-Bali diminta memperkuat pengawasan terhadap pasokan pangan, kelancaran distribusi, hingga perkembangan biaya transportasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.