Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jembatan Sungai Sabuh Rampung, Dipelaspas Jro Mangku Kadek Sudarma

Bali Tribune/ PERESMIAN - Jembatan yang menghubungkan Kecamatan Selat dan Kecamatan Bebandem, Karangasem, Senin (12/7/2021).
balitribune.co.id | Singaraja  - SETELAH sebulan penuh berjibaku dengan peluh dan cucuran keringat serta dilandasi semangat gotong royong, akhirnya rampung seluruh pengerjaan pembangunan Jembatan Sungai Sabuh di wilayah Desa Adat Bukit Galah, di Banjar Dinas Sogra, Desa Sebudi, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem.
 
Upacara peresmia jembatan sepanjang 15 meter dan lebar 5 meter, yang menghubungkan Kecamatan Selat dan Kecamatan Bebandem, Karangasem, dilakukan secara agama Hindu (pemelaspas), dipimpin Jro Mangku Kadek Sudarma, Senin (12/7/2021) sore. Pembangunan jembatan tersebut merupakan wujud sasaran fisik program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-111 Tahun Anggaran (TA) 2021 di wilayah Kodim 1623/Karangasem. 
 
Program TMMD ini (dahulu dikenal dengan sebutan ABRI Masuk Desa/AMD), yang digelar tiap tahun dengan menyasar daerah terpencil, terisolir, terluar maupun perbatasan negara. Hal ini merupakan upaya TNI untuk terus membantu meningkatkan kesejahteraan rakyat dan pemerataan pembangunan sesuai program pemerintah. Dalam pelaksanaanyan, Satgas TMMD selalu bersinergi dengan masyarakat sekitar sebagai bentuk kemanunggalan TNI dan rakyat.
 
Mewakili Pemkab Karangasem, Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Komunikasi Publik (PKP) Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Karangasem I Made Agus Widiarsa, SSos, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Satgas TMMD dan masyarakat yang tanpa mengenal lelah dan pantang menyerah untuk menyelesaikan pengerjaan jembatan ini. "Setelah upacara melaspas secara agama Hindu melalui persembahyangan bersama ini berarti jembatan ini siap dioperasikan untuk menunjang kegiatan masyarakat setempat.," ujar Made Agus Widiarsa.
 
Sebelumnya, Camat Selat I Nengah Danu, SSos, MAP, menyampaikan rasa puji syukur kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa (Tuhan Yang Maha Kuasa), karena pengerjaan pembangunan jembatan ini tuntas 100 persen dengan lancar dan aman. Dibangun jembatan ini bertujuan untuk membukan dan memperlancar akses atau jalur transportasi bagi masyarakat di wilayah Bukit Galah, Kecamatan Selat dan Yeh Kori, Kecamatan Bebandem. 
 
Ungkapan puji syukur dan ucapan terima kasih juga disampaikan Perbekel Sebudi I Nyoman Tinggal. "Astungkara, seluruh rangkaian pengerjaan pembangunan jembatan ini telah rampung, dan siap digunakan masyarakat untuk menunjang dan memperlancar aktivitas sehari-hari," kata Nyoman Tinggal.
 
Turut hadir dalam upacara tersebut, Danramil 1623-06/Selat Kapten Inf I Wayan Jaya Antara, Kapolsek Selat AKP Bambang Haryanto, SH, Komandan SSK TMMD Kapten Inf I Made Ardjana, Pasiterdim 1623/Karangasem Kapten Inf I Wayan Suatma, Perbekel Desa Jungutan I Nyoman Waskita, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Sebudi Jro Mangku Tirta, dan Bendesa Adat Bukit Galah I Putu Suyasa, S.Kom. 
wartawan
Djoko Moeljono
Category

Kementerian Ekraf Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional

balitribune.co.id I Badung - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) melalui Direktorat Kuliner memfasilitasi jenama lokal dalam ajang internasional Food, Hotel & Tourism Bali (FHTB) 2026. Langkah ini merupakan strategi kunci untuk mendorong produk kreatif Indonesia menembus rantai pasok global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Plastik Mahal, Pedagang Denpasar Tak Lagi Sediakan Kresek

balitribune.co.id I Denpasar - Kenaikan harga plastik kemasan yang signifikan belakangan ini mulai berdampak pada pola transaksi di pasar tradisional. Sejumlah pedagang kini mulai memperketat imbauan pemerintah untuk tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai guna menekan biaya operasional.

Baca Selengkapnya icon click

Insentif Pemuka Adat dan Agama di Denpasar Telan Rp2,8 Miliar per Bulan

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kebudayaan menganggarkan dana sebesar Rp33,8 miliar pada tahun 2026 untuk insentif pemuka adat, tokoh agama, dan pengurus subak. 

Alokasi bulanan yang disiapkan mencapai Rp2,82 miliar sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka dalam menjaga tatanan budaya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.