Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jeritan Petani Karangasem: Jatah Subsidi Seret, Pupuk Non-Subsidi Tak Terbeli

padi
Bali Tribune / LANGKA - Akibat kelangkaan pupuk subsidi dan mahalnya harga pupuk non-subsidi, pertumbuhan padi petani di Subak Susuan, Karangasem menjadi tidak subur hingga memicu penurunan hasil panen, Selasa (2/6/2026)

balitribune.co.id | Amlapura - Kelangkaan pupuk yang terjadi selama beberapa bulan terakhir mulai dikeluhkan oleh petani di sebagian besar Subak di Kabupaten Karangasem. Di Subak Susuan, Desa Jasri, Karangasem, beberapa petani mengaku krisis pupuk ini bahkan sudah berlangsung selama hampir tiga musim tanam terakhir.

Untuk mendapatkan pupuk, petani harus berburu dari satu kios sarana produksi pertanian (saprotan) ke kios lainnya. Kalaupun stoknya tersedia, harga pupuk urea dan jenis pupuk non-subsidi lainnya melonjak sangat mahal, yakni mencapai Rp50.000 per bungkus kemasan 5 kilogram atau Rp10.000 per kilogram.

Sementara itu, jatah pupuk bersubsidi dari pemerintah sering kali datang terlambat. Jumlah yang diterima petani pun jauh dari kata cukup untuk memenuhi kebutuhan pemupukan lahan mereka. Kondisi ini membuat pertumbuhan tanaman padi menjadi kurang optimal, yang berbuntut pada penurunan hasil panen secara drastis.

"Kendala pupuk saja sih ini, Pak. Memang dari pusat sudah tidak ada pupuk, tidak tahu kenapa. Jadinya kami terpaksa beli pupuk yang non-subsidi. Kalau hasil panen ini jelas turun, Pak, karena kekurangan pupuk," ungkap I Nengah Kerta, salah satu petani di Subak Susuan, Selasa (2/6/2026).

Penurunan hasil panen ini dirasakan nyata oleh petani. Biasanya, dari 20 are lahan padi, petani bisa mengantongi hingga 30 karung gabah saat panen. Namun akibat minimnya pemupukan, kini capaian maksimal mereka merosot hanya sampai 21 karung saja per musim panen.

Mewakili rekan-rekannya, Kerta berharap pemerintah pusat maupun daerah dapat segera menambah kuota dan memperlancar jalur distribusi pupuk urea serta jenis pupuk non-organik lainnya ke tingkat petani. Jika kelangkaan ini terus dibiarkan berlarut-larut, para petani khawatir produktivitas mereka akan terus merosot hingga memicu ancaman gagal panen total.

wartawan
AGS
Category

Beringin Berusia Ratusan Tahun Tumbang, Timpa Tiga Pelinggih di Metra Kaja

balitribune.co.id | Bangli - Angin kencang yang menerjang sebagian wilayah Kabupaten Bangli  sejak sepekan terakhir menyebabkan  bencana di beberapa titik. Salah satunya  pohon beringin tua tumbang dan menimpa bangunan Pura Jebag Agung di Banjar Metra Kaja, Desa Yangapi, Tembuku  Bangli.  Tumbangnya pohon berusia ratusan tahun tersebut menyebabkan sejumlah bangunan suci (pelinggih) hancur.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Antisipasi  Barang Terlarang, Lapas Narkotika Gelar Operasi Gabungan

balitribune.co.id | Bangli - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Bangli melaksanakan operasi gabungan dengan melibatkan pihak kepolisian dan TNI pada Kamis (17/9/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keamanan dan mencegah masuknya barang terlarang di lingkungan Lapas Narkotika Bangli. 

Baca Selengkapnya icon click

28 Pedagang Bermobil di Jalan Diponegoro dan Imam Bonjol Diproses Tipiring

balitribune.co.id | Singaraja - Penertiban pedagang bermobil di kawasan Jalan Diponegoro dan Jalan Imam Bonjol, Singaraja, mulai memasuki tahap penindakan. Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Buleleng bersama tim terpadu mengamankan 28 pedagang dalam operasi yang digelar Kamis (17/9/2026) dini hari.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Penipuan, Pegadaian Ingatkan Masyarakat Beli Emas di Tempat Terpercaya

balitribune.co.id | Denpasar - Pegadaian Wilayah Kanwil VII Bali Nusra menyebut kalangan milenial dan Gen Z menjadi kelompok yang mulai banyak mengenal investasi. Pegadaian melihat kondisi tersebut sebagai peluang untuk terus meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai investasi emas. 

Baca Selengkapnya icon click

KPK Dorong PAKSI Bali Perkuat Pendidikan Antikorupsi Berbasis Masyarakat

balitribune.co.id | Denpasar - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendorong Forum Penyuluh Antikorupsi Provinsi Bali (PAKSI Bali) untuk terus memperkuat peran masyarakat dalam membangun budaya antikorupsi. Hal tersebut disampaikan dalam Sarasehan PAKSI Bali yang membahas capaian kegiatan, pengembangan forum, serta penguatan kolaborasi pendidikan antikorupsi di daerah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.