Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jro Mangku Habisi Nyawa Istrinya

Bali Tribune/ Habisi Nyawa Istrinya
balitribune.co.id | Singaraja -  Diduga terbakar api cemburu, Jro Mangku Nyoman Sumerta (68) warga Lingkungan Ketewel, Kelurahan Penarukan, Buleleng, nekat menghabisi nyawa Jro Ketut Nurti, Sabtu (29/6). Aksi nekad Jro Mangku Sumerta akibat kesal setelah kerap ditinggal pergi selama berhari-hari, padahal Jro Sumerta dalam kondisi sakit-sakitan.
 
Peristiwa itu bermula dari korban Jro Sukerti yang baru datang dari Denpasar, sekitar pukul 16.00 Wita. Selama ditinggal ke Denpasar, suaminya Jro Sumerta tinggal sendirian dalam kondisi sakit di rumahnya di lingkungan perumahan elite wilayah Lingkungan Ketewel. Terlebih sepekan sekali, dia harus cuci darah untuk penyakit yang dideritanya.
 
Sesaat peristiwa itu terjadi, Jro Sumerta melihat istrinya Jro Sukerti yang baru datang dan usai memarkir mobilnya di garase, pelaku pun sudah menunggu korban di depan rumah. Ketika korban memasuki rumah melalui teras samping timur, pelaku yang sudah menunggu langsung menikam korban dengan pisau pengutik sebanyak dua kali yang mengenai lambung kiri dan kanan. Usai ditusuk, korban sempat berteriak keras untuk meminta pertolongan warga sekitar.
 
Teriakan korban didengar oleh para tetangga yang langsung mendatangi rumah pasangan pasutri itu. Melihat korban berlumuran darah, warga lantas menolong korban dengan melarikannya ke RSUD Buleleng.
 
”Kejadian persisnya kami tidak tahu. Kami datang setelah mendengar teriakan korban,” jelas warga di sekitar kejadian.
Dari informasi diketahui hubungan pasutri ini memang sudah tidak harmonis sejak beberapa tahun belakangan ini. Pelaku Jro Sumerta merupakan pensiunan pegawai PT Telkom diketahui sudah sakit-sakitan dan harus cuci darah setiap minggu. ”Sepertinya mereka sudah tidak harmonis lagi sejak beberapa tahun ini. Suaminya (pelaku, red) sakit-sakitan dan istrinya (korban, red) sering pergi berhari-hari meninggalkan suaminya. Dan informasinya, korban minta izin ke Denpasar Jumat kemarin, bilang menginap di rumah keponakan,” imbuh warga lainnya.
 
Sayang, saat mendapat perawatan dari tim medis, nyawa korban tidak tertolong akibat kehabisan darah. Korban Jro Nurti tiba di IGD RSUD Buleleng sekitar pukul 17.10 Wita dalam kondisi tidak sadarkan diri. Upaya operasi yang dilakukan tim medis gagal dilakukan dan sekitar pukul 17.26 Wita, korban menghembuskan napas terakhirnya.
 
Berdasarkan hasil penanganan tim medis, korban mengalami 2 tusukan benda tajam masing-masing perut sebelah kanan ukuran panjang 4 centimeter (cm), lebar 2,5 cm, dalam kurang lebih 13 cm, perut kiri panjang 3.5 cm, lebar 2 cm, dalam kurang lebih 10 cm tapi luka rata.
 
Anggota Polsek Kota Singaraja yang menerima informasi ini, langsung mendatangi lokasi kejadian. Di lokasi kejadian, polisi langsung memasang garis polisi (police line) untuk bisa melakukan olah TKP. Selain melakukan olah TKP, polisi juga mengamankan barang bukti berupa pisau pengutik dan juga mengamankan pelaku.
 
Kapolsek Kota Singaraja, Kompol AA Wiranata Kusuma mengatakan, untuk penanganan kasus tersebut kini sudah dilimpahkan ke Unit PPA Satreskrim Polres Buleleng. Mengingat, peristiwa ini masuk kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang menyebabkan satu orang meninggal dunia yakni Jro Nurti yang dilakukan oleh suami korban.
 
”Pelaku sudah kita amankan bersama barang bukti. Namun penanganan kami limpahkan ke Unit PPA Polres Buleleng untuk proses hukum lebih lanjut,” kata Kompol Agung.
 
Sementara Kasubag Humas Polres Buleleng, Iptu Gede Sumarjaya seizing Kapolres Buleleng AKBP Suratno mengatakan, kasus pembunuhan itu sudah ditangani oleh Unit PPA Satreskrim Polres Buleleng.
 
”Pelaku sudah dalam pemeriksaan, untuk mengetahui motifnya. Penyebab tewasnya korban juga belum kami ketahui, karena kami masih menunggu hasil otopsi,” jelas Sumarjaya, Minggu (30/6). Selain itu polisi telah memintai keterangan tiga orang saksi-saksi terkait kasus ini.
 
Namun, oleh penyidik pelaku Jro Sumerta belum ditetapkan menjadi tersangka dalam kasus itu. ”Pelaku sudah diamankan namun belum ditetapkan menjadi tersangka. Masih perlu pendalaman keterangan beberapa saksi-saksi lagi,” tandasnya. 
wartawan
Khairil Anwar
Category

Melalui Literasi Keuangan di Bali Asuransi Jasindo Dorong Generasi Lebih Cerdas dan Terproteksi

balitribune.co.id | Denpasar - Memasuki 2026, Asuransi Jasindo kembali melaksanakan kegiatan literasi keuangan melalui acara Literasi Keuangan & Manajemen Risiko yang diselenggarakan pada Kamis, 15 Januari 2026, di The Hub Bali.

Baca Selengkapnya icon click

Prasyarat Utama Menuju Haluan Pembangunan 100 Tahun Yang Implementatif

balitribune.co.id | Pada tanggal 22 Desember 2025 yang lalu, Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), secara resmi merilis Haluan Pembangunan Bali 100 Tahun Bali Era Baru 2025-2125 di Gedung Ksirarnawa Denpasar, haluan tersebut dimaksudkan sebagai blue print pembangunan Bali 100 tahun ke depan, artinya pembangunan Bali seratus tahun ke depan harus merujuk kepada isi dokumen tersebut, dan inilah satu-satunya dokumen yang pernah dilahirkan oleh seorang g

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tabanan Raih Prestasi Nasional di Lomba Desa Ekspor 2025

balitribune.co.id | Tabanan – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Kabupaten Tabanan. CV Tanteri yang berlokasi di Desa Pejaten, Kecamatan Kediri, berhasil meraih Juara II Lomba Desa Ekspor Tahun 2025. Penghargaan tersebut ditetapkan berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa Nomor 74 Tahun 2025.

Baca Selengkapnya icon click

Akses Vital Putus, Dewan Bangli Desak Pemerintah Segera Perbaiki Jalan Penatahan - Juuk Bali

balitribune.co.id | Bangli - Anggota komisi III DPRD Bangli melakukan monitoring ruas jalan di Kecamatan Susut yang terdampak bencana dan belum mendapat tindak lanjut penanganan atau perbaikan dari pemerintah pada Kamis (15/1). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Puluhan Sapi Positif LSD, Jembrana Berlakukan Karantina Ternak

balitribune.co.id | Negara - Wabah penyakit kulit berbenjol atau Lumpy Skin Disease (LSD) menghantui sektor peternakan sapi di Kabupaten Jembrana. Setelah hasil uji laboratorium memastikan puluhan ternak sapi terjangkit penyakit menular tersebut, di Jembrana diberlakukan lockdown ternak serta tindakan darurat untuk mencegah meluasnya penularan.

Baca Selengkapnya icon click

Rugikan Pemilik hingga Rp1 Miliar, Begini Kondisi Kandang Ayam yang Terbakar di Blahkiuh

balitribune.co.id | Mangupura - Sebuah kandang ayam di Banjar Pikah, Desa Blahkiuh, Kecamatan Abiansemal, Kabupaten Badung, terbakar pada Selasa (13/1/2026) pukul 03.00 Wita. Tidak ada korban jiwa. Namun, kebakaran ini menyebabkan18 ribu ayam boiler hangus terpanggang. Akibat musibah tersebut, pemilik atas nama I Ketut Miasa mengalami kerugian materi hingga Rp1 miliar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.