Jukung Terbalik Diterjang Gelombang Tinggi, Nelayan Selamat Setelah Terseret Arus | Bali Tribune
Diposting : 23 January 2022 17:07
AGS - Bali Tribune
Bali Tribune / Nampak korban jukung terbalik berhasil dievakuasi ke darat oleh Tim SAR gabungan

balitribune.co.id | Amlapura - Nekat melaut ditengah cuaca buruk, seorang nelayan asal Desa Bugbug, Karangasem nyaris celaka setelah perahu jukung yang dinaikinya terbalik akibat dihantam gelombang tinggi dan angin kencang yang terjadi di tengah perairan Jasri, Karangasem.

Berdasarkan informasi yang dihimpum Bali Tribune, korban I Made Hari Sudarmawan (17) sendiri berangkat melaut menggunakan perahu jukung berlayar dari Pantai Bugbug, Minggu (23/1) sekitar pukul 03.00 Wita dinihari. Diperairan agak pinggir dekat pantai, memang kondisi cuaca masih relatif cukup bagus, namun setiba di lokasi spot memancing di areal peairan tempat biasa korban memangkap ikan, cuaca semakin buruk dimana saat itu terjadi gelombang tinggi dan angin kencang.

Korban pun saat itu berusaha untuk mengarahkan dan mengendalikan perahu jukungnya, namun naas saat korban akan membuka dan mengembangkan layar perahunya, tiba-tiba gelombang tinggi dan angin kencang menghantam hingga sontak membuat perahu jukungnya terbalik. Korban ikut tercebur kelaut dan berusaha meraih bagian katir dan bodi jukung agar tidak tenggelam.

Beruntung saat korban terseret arus jauh ketengah, beberapa nelayan yang tengah menangkap ikan melihat, dan langsung berusaha menyelamatkan korban ke salah satu rumpon di tengah perairan. Beberapa nelayan lainnya berusaha untuk menghubungi BPBD Karangasem dan Pos SAR Karangasem untuk meminta bantuan. Sementara usai menerima laporan itu Tim SAR gabungan dari Basarnas dan BPBD Karangasem dengan cepat turun guna memberikan pertolongan.

“Saat itu korban akan membuka bidak jukungnya, namun diterjang angin hingga membuat perahu jukung korban terbalik. Saat kejadian korban berusaha menyelamatkan diri dengan berlindung dan memegang badan jukung,” ungkap I Wayan Dek Edy Wiranata, Koordinator Lapangan Pos SAR Karangasem, kepada Bali Tribune usai proses evakuasi korban.

Lanjut kata dia, korban terseret arus hingga jauh ketengah sebelum akhirnya korban menemukan adanya rumpon dan korban langsung naik dan berlindung diatas rumpon tersebut. Hingga akhirnya ada nelayan yang melihat dan menolong korban sekaligus menghubungi petugas SAR Karangasem.

Anggota Tim SAR gabungan sekitar pukul 08.00 Wita, berhasil mengevakuasi korban prahu jukungnya kepinggir ke perairan pantai Jasri. Usai dimintai keterangan, korban kemudian diantarkan pulang oleh Tim SAR ke rumahnya di Desa Bugbug, Karangasem.

“Korban dalam kondisi selamat dan sehat. Sampai di darat kita langsung antarkan pulang ke rumahnya di Desa Bugbug,” tuntasnya.