Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jumlah TPS Meningkat, KPPS dan Linmas Masih Kurang

Bali Tribune/ I Ketut Gede Tangkas Sudiantara

Bali Tribune, Negara - Tahapan pemilihan umum legislative (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 saat ini memasuki pembentukan badan adhoc penyelenggara pemilu ditingkat tempat pemungutan suara. Namun untuk pembentukan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) ini, KPU Kabupaten Jembrana menghadapi sejumlah kendala terkait kebutuhan personil yang meningkat. Sebagai antisipasi, tenaga kependidikan akan dilibatkan dalam badan adhoc ini apabila nantinya tidak terpenuhi. Ketua KPU Kabupaten Jembrana, I Ketut Gede Tangkas Sudiantara dikonfirmasi Selasa (12/1) mengatakan pihaknya telah melaksanakan rapat dengan steakholder, perbeke/lurah, camat dan instansi terkait serta Bawaslu Kabupaten Jembrana terkait pembentukan KKPS tersebut. Salah satu kendala yang dihadapi dalam pembentukan KPPS ini adalah aturan pembatasan dua kali periode. “Memang masih ada beberapa TPS yang masih kekurangan KPPS. Tapi syarat kesehatan yang dipermudah. Dari satu bulan kita petakan.” ujarnya. Terlebih menurutnya terjadi peningkatan 50 persen jumlah TPS untuk Pemilu 17 April mendatang dari 499 TPS saat Pemilhan Gubernur (Pilgub) tahun 2017 lalu kini menjadi 876 TPS Masing-masing TPS itu nantinya diisi 7 orang personil KPPS dan 2 Linmas sehingga membutuhkan 6.137 personil KPPS dan 1.752 Linmas.  Untuk pembentukan KPPS tersebut menurutnya pihaknya bekerjasama dengan leading sektor terkait seperti Dinas Pendidikan untuk melibatkan personil yang ada. Bahkan ia tidak memungkiri personil KPPS tersebut akan berasal dari luar wilayah. “Apabila nantinya masih ada kekurangan, kita akan kordinasi ke Dinas Pendidikan sehingga bisa menyetor nama-nama untuk melengkapi KPPS kami. Jadi KPPS tidak serta merta dari tempat itu  saja, boleh dari tempat lain. Tidak masalah dari PNS atau guru karena netral. Termasuk penggunaan sekolah untuk TPS” jelasnya. Begitupula dengan personil Linmas diakuinya masih ada sejumlah wilayah yang masih mengalami kekurangan. “Terakhir masih kurang 151 orang orang. Terkait pengisian anggota Linmas yang masih kurang disejumlah desa/kelurahan, pengaturannya kita serahkan ke Satpol PP Kabupaten Jembrana selaku leading sektor yang menangani serta perbekel/lurah, apakah mungkin nanti pergeseran antar wilayah, silahkan saja. Tapi diupayakan agara orang lokal sehingga bisa mengetahui pemilih setempat” ungkapnya. Selain itu jumlah surat 5 surat suara juga membuat minimnya minat menjadi pelaksana pemungutan suara ini, “Cuma dengan 5 surat suara, riskan penghitungan suaranya akan sampai pagi.” tegasnya. Begitupula Ketua Bawaslu Kabupaten Jembrana, Pande Made Adi Mulyawan juga mengakui masih terkendala untuk rekrutmen pengawas ditingkat TPS ini. Terlebih menurutnya untuk rekrutmen Pengawas Pemilihan Lapangan (PPL) ini, sumber daya yang ada didesa sudah terbagi-bagi, baik menjadi Panitia Pemungutan Suara (PPS), Panitia Pengawas Pemilu (panwaslu) Desa/Kelurahan maupun saksi dari peserta pemilu. “Kalau dihitung-hitung 1 TPS itu saksinya saja sampai puluhan, dari Parpol, DPD dan Capres, belum lagi untuk KPPS, sehingga kami juga menmbutuhkan sumber daya untuk PPL. Walaupun hanya 1 orang per TPS tapi untuk memenuhi 878 TPS itu kami juga akan bekerja keras” tandasnya.

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Gagal Beroperasi, Pemkab Jembrana Usulkan Pencabutan Dua Perda BPR

balitribune.co.id | Negara - Pembentukan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Jembrana dipastikan batal terwujud. Setelah mangkrak dan tidak pernah terealisasi sejak regulasinya diterbitkan pada 2017 silam, eksekutif dan legislatif Kabupaten Jembrana kini resmi mengusulkan pencabutan dua produk hukum yang menjadi landasan hukumnya.

Baca Selengkapnya icon click

BI Bali Dorong UMKM Naik Kelas, Akses Pembiayaan Capai Rp5,8 Miliar

balitribune.co.id | Denpasar - Akses pembiayaan menjadi salah satu kunci bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan kapasitas usaha sekaligus memperluas pasar. Karena itu, sinergi antara pemerintah, perbankan, Bank Indonesia, dan pelaku usaha terus diperkuat agar kebutuhan pembiayaan UMKM dapat dipertemukan dengan sumber pendanaan yang tepat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Resmi Diluncurkan, Gilimanuk Jadi Titik Utama Proyek PLTS 100 GWp

balitribune.co.id | Negara - Pemerintah resmi meluncurkan Program Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 gigawatt peak (GWp) sebagai salah satu langkah strategis mempercepat terwujudnya swasembada dan kedaulatan energi nasional. Peluncuran program tersebut ditandai dengan groundbreaking sejumlah proyek PLTS, termasuk di Gilimanuk, Bali, Selasa (25/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Kemarau Melanda, Petani Tabanan Biarkan Sawah Menganggur

balitribune.co.id | Tabanan - Sejumlah petani di Kabupaten Tabanan terpaksa membiarkan sawah mereka menganggur atau bero akibat terpaan kemarau panjang yang memicu kekeringan.

Hal ini dilakukan sejumlah petani di beberapa subak lantaran seretnya pasokan air irigasi yang mengalir ke kawasan pertanian mereka. Hingga pertengahan Agustus 2026, fenomena tanah terbengkalai ini melanda puluhan hektare lahan di beberapa wilayah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pegadaian Cabang Rasanae Salurkan Bantuan Rp275 Juta untuk Pembangunan Jembatan Raba Sa’u Desa Mawu

balitribune.co.id | Bima - Harapan masyarakat Desa Mawu Kabupaten Bima, Provinsi Nusa Tenggara Barat untuk memiliki akses jembatan yang lebih layak kembali mendapat perhatian. Melalui program Pegadaian Peduli, PT Pegadaian (Persero) Cabang Rasanae menyalurkan bantuan senilai Rp275 juta untuk mendukung pembangunan Jembatan Raba Sa’u, Desa Mawu. Pembangunan jembatan tersebut menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat setempat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.