Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kakak Beradik Curi Perhiasan Emas Senilai Rp52 Juta

Bali Tribune/ Kedua Pelaku Curi Perhiasan Emas
Balitribune.co.id | Denpasar - Aksi pencurian dilakukan dua bersaudara yang berstatus pelajar berinisial Ni Putu RA (18) dan adiknya Ni Made VK (16). Kakak beradik ini mencuri perhiasan emas milik Ni Komang Sylvialioni (23) di rumahnya di Jalan Trengguli Gang IV B Nomor 42 Denpasar Timur (Dentim), Senin (13/) jam 20.00 Wita. Akibat kejadian itu, korban menderita kerugian senilai Rp52 juta.
 
Kapolsek Dentim, Kompol I Nyoman Karang Adiputra, SH mengatakan, penangkapan kedua tersangka berawal laporan korban sesuai dengan Laporan Polisi Nomor; LP/40/VlI/RES.1.8/2020 /Bali/Resta Dps/Polsek Dentim, tgl 14 Juli 2020. Dalam laporannya itu, korban mengaku kehilangan satu buah kalung, duah buah gelang dan satu buah cicin yang ditaruh di dalam laci lemari dalam kamarnya. 
 
Saat itu pintu kamar tidak terkunci dan saat itu juga ada saudaranya yang bertamu ke rumhnya. Korban sempat menanyakan hal itu kepada suaminya, ibu kandungnya dan kepada saudaranya yang lain namun tidak ada yang tau. Sehinga keesokan harinya ia melaporkan kejadian itu ke Mapolsek Dentim. "Korban bertanya kepada keluarganya tetapi tidak ada yang tau. Sehingga ia lapor ke Polsek dan kita tindak lanjuti lebih lanjut," ungkapnya.
 
Setelah menerima laporan tersenut, polisi melakukan introgasi terhadap sejumlah saksi - saksi dan kecurigaan pun langsung dialamatkan kepada kedua pelaku. Polisi kemudian mendatangi tempat tinggal kedua pelaku di seputaran Jalan Pulau Saelus dan menginterogasi terhadap keduanya. 
 
Awalnya, mereka tidak mengakui perbuatan jahat mereka itu. Namun setelah diintrogasi lebih dalam, kaka beradik itu akhirnya mengakui perbuatan mereka sehingga diamankan di Mapolsek Dentim. 
 
"Awalnya, mereka tidak mengakui tetapi karena ada saksi yang melihat di rumah korban, sehingga terus kita introgasi akhirnya mereka mengakui perbuatannya," terangnya.
 
Ni Putu RA yang mengambil perhiasan itu dengan gampang lantaran pintu kamar tidak terkunci. Selanjutnya periasan emas berupa kalung dan cincin dijual bersama adiknya Ni Made VK di sepuataran Jalan Watu Renggong. Sementara dua gelang emasnya dititip ketemannya dan telah diamankan sebagai barang bukti. "Sedangkan perhiasan yang sudah dijual, sedang kami cari," ujarnya. 
wartawan
Bernard MB
Category

Wujudkan Budaya Tertib Lalin, Astra Motor Bali Soroti 6 Pemicu Utama Kecelakaan

balitribune.co.id  | Denpasar - Astra Motor Bali terus berkomitmen mendukung terciptanya budaya keselamatan berkendara di jalan raya sejalan dengan pelaksanaan Operasi Keselamatan Agung 2026. Melalui edukasi berkelanjutan, Astra Motor Bali mengajak masyarakat untuk semakin disiplin dan sadar akan pentingnya keselamatan dalam setiap aktivitas berkendara.

Baca Selengkapnya icon click

Bendungan Sangsang Jebol, Puluhan Hekta Sawah dan Tambak Terancam

balitribune.co.id | Gianyar - Untuk kesekian kalinya, Bendungan Sangsang di Desa Lebih, Gianyar, kembali jebol. Akibatnya, tidak ada aliran air di Sungai Pakerisan yang menjadi sumber air irigasi  puluhan hektare sawah dan tambak. Kondisi ini membuat resah para petani, larena terancam gagal tanam. Terlebih, tanaman padi di wilayah itu, rata-rata baru berumur sekitar satu pekan terancam mengalami kekeringan akibat terhentinya suplai air. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Sanjaya Hadiri Karya Agung di Pura Manik Toya, Batannyuh, Marga

balitribune.co.id | Tabanan - Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menghadiri Uleman Karya Agung Mamungkah, Ngenteg Linggih, Padudusan Agung lan Tawur Balik Sumpah ring Pura Manik Toya, Banjar Adat Umadiwang, Desa Batannyuh, Kecamatan Marga, Tabanan, Kamis (5/2).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sebut Pansus TRAP DPRD Bali 'Lucu', Perbekel Pancasari Tegaskan Desa Tak Punya Kewenangan Backing Bali Handara

balitribune.co.id | Singaraja - Kepala Desa (Perbekel) Desa Pancasari, Sukasada, Buleleng, Wayan Komiarsa, mengaku kecewa terhadap proses Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar oleh Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali, pada Rabu (4/2/2026) lalu. Ia menilai aspirasi dan data riil dari pihak desa terkait persoalan banjir di wilayahnya tidak diberikan ruang yang cukup untuk dipaparkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.