Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kakak Beradik Putus Sekolah karena Gangguan Hati

Bali Tribune/ BERHENTI - Putu Cantika terpaksa berhenti sekolah, ditunggui neneknya Ni Wayan Rumput
balitribune.co.id | Semarapura - Nasib malang menimpa dua kakak beradik, Putu Cantika Dewi dan Kadek Yuli Puspita (5), warga Dusun Tulang Nyuh, Desa Tegak, Klungkung. Keduanya menderita gangguan hati (lever), sering muntah dan perut membuncit sehingga terpaksa putus sekolah.
 
Putus sekolah harus dijalani Cantika yang duduk di kelas I SDN Desa Tegak. Sedangkan adiknya Yuli tidak bisa masuk TK karena saat ini sedang menjalani perawatan di RSU Sanglah Denpasar. Kondisi Yuli saat ini memprihatinkan karena dari hari ke hari perutnya terus membuncit.
 
Saat ditemui di rumahnya, Senin (24/6) Putu Cantika Dewi hanya ditemani neneknya, Ni Wayan Rumput (53). Kedua orangtuanya yakni Komang Rupawan (23) dan Putu Nunik (20) tidak ada di rumah karena sedang menemani adiknya yang dirawat di RS Sanglah. Walaupun sakit, Putu Cantika Dewi terlihat bisa bermain dan sekali-sekali berlari mengejar anjingnya. Namun menurut neneknya, cucunya itu mengalami gangguan hati.
 
Kondisi fisiknya sangat sensitif.  Jika salah makan, maka matanya akan berubah kuning dan perutnya membuncit. Selain itu kadang-kadang juga muntah sampai mengeluarkan darah. Akibat kondisinya tersebut, Putu Cantika sering diajak kontrol ke rumah sakit.  
 
“Memang ini (Putu Cantika) kondisinya sudah membaik. Cuma harus sering kontrol ke rumah sakit. Kalau salah makan, maka sakitnya kumat lagi,” ujar Wayan Rumput sedih.
 
Lebih jauh diceritakan Ni Wayan  Rumput, cucunya sudah mulai sakit sejak duduk di bangku TK. Gejala awal yang dialami panas dan langsung muntah darah. Putu Cantika sempat dirawat di RSUD Klungkung, bahkan opname selama 10 hari. Dengan kondisinya sekarang dia pun kini harus ketergantungan obat. Jika tidak dapat obat, maka sakitnya kumat lagi. 
 
“Sempat tidak diberikan obat selama sebulan, tapi sakitnya kambuh lagi. Cucu saya ini muntah-muntah lagi sehingga setiap bulan harus kontrol ke rumah sakit,” terangnya.
 
Walaupun kondisi Cantika lebih membaik dari adiknya Yuli, tapi dia terpaksa berhenti sekolah karena harus bolak-balik  ke rumah sakit untuk diperiksa kesehatannya. Belum lagi kondisi  adiknya kini masih dirawat di RS Sanglah karena juga mengalami gangguan hati. 
 
Perut Yuli semakin membesar. Bahkan menurut Rumput, cucunya Kadek Yuli sempat dirawat sebulan di RSU.
 
“Sama seperti kakaknya, Kadek Yuli juga sakit lever, alami gangguan ginjal dan sesak nafas,” katanya.
 
Berbeda dengan kakaknya, Kadek Yuli mulai menderita sakit sejak umur tiga bulan, diawali gejala sesak nafas. Setelah itu pada umur tiga tahun sakitnya makin parah dan disertai muntah darah. Sejak itu Yuli harus bolak balik opname di rumah sakit. 
Pihak keluarga juga menempuh segala cara untuk mengobati sakit dua bersaudara tersebut. Selain secara medis juga menempuh jalur niskala dengan melakukan upacara nebusin di Batara Hyang Guru. Termasuk juga tinggal di luar rumah dengan ngekos di lingkungan Besang.
 
Segala usaha untuk penyembuhan kakak beradik ini sudah dilakukan, tapi tak kunjung membuahkan hasil. Sementara sang ayah hanya bekerja sebagai tukang potong batu. Sesekali mencari tambahan penghasilan sebagai tukang potong daging babi. Sedangkan sang ibu tidak bisa bekerja  karena harus menjaga anaknya. 
 
“Segala macam obat sudah dicoba. Termasuk obat tradisional Bali. Tapi belum juga sembuh,” ujar Rumput, seraya berharap dan berdoa kepada Tuhan semoga kedua cucunya bisa diberikan kesembuhan kembali seperti sediakala. 
wartawan
Ketut Sugiana
Category

DPRD Bangli Terima RAPBD 2027 Senilai Rp1,32 Triliun, Fraksi-Fraksi Tekankan Keadilan dan Efektivitas Anggaran

balitribune.co.id | Bangli - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangli menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian Pemandangan Umum Fraksi-Fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Bangli Tahun Anggaran 2027 di Gedung DPRD Bangli, Jumat (25/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Punya Hipertensi, Masih Boleh Minum Kopi?

balitribune.co.id | Secangkir kopi sering menjadi tersangka ketika tekanan darah meningkat. Kabar baiknya, penderita hipertensi tidak selalu harus berpisah dengan kopi. Pedoman European Society of Cardiology tahun 2024 menyebut konsumsi kopi tidak berkaitan dengan peningkatan risiko hipertensi pada populasi umum; konsumsi moderat bahkan dalam penelitian observasional dikaitkan dengan risiko hipertensi yang lebih rendah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Grab Dorong Inklusivitas Lewat Edukasi Bahasa Isyarat dan Rompi Khusus Mitra Tuli

balitribune.co.id | Denpasar - Memperingati Hari Bahasa Isyarat Internasional, Grab Indonesia kembali menghadirkan semangat “Teman Setara: Satu Ekosistem, Semua Bisa Tumbuh” melalui rangkaian kegiatan bersama Mitra Pengemudi, Mitra GrabMerchant, pengguna, dan karyawan internal.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ramadhipa Siap Melesat, Jaga Asa Papan Atas Moto3 Junior Aragon

balitribune.co.id | Jakarta – Pebalap muda binaan PT Astra Honda Motor (AHM), M. Kiandra Ramadhipa, siap menghadapi putaran keenam FIM Moto3 Junior World Championship 2026 di MotorLand Aragón, Spanyol, 25–27 September 2026. Berada di posisi kelima klasemen sementara dengan 80 poin, Ramadhipa bertekad memanfaatkan dua balapan di Aragón untuk terus bersaing di papan atas.

Baca Selengkapnya icon click

Sensatia Gandeng Seven Clean Seas Bersihkan 173 Kg Sampah di Pantai Padang Galak

balitribune.co.id | Denpasar - Sensatia berkolaborasi dengan Seven Clean Seas menyelenggarakan aksi bersih pantai di Pantai Padang Galak, Bali, pada Sabtu (19/9/2026). Kegiatan ini melibatkan 75 peserta yang terdiri dari masyarakat setempat dan karyawan Sensatia, yang bersama-sama mengumpulkan sekitar 173 kg sampah dari kawasan pesisir tersebut. Sampah yang terkumpul terdiri dari 41 kg sampah organik, 35 kg sampah plastik, dan 97 kg sampah residu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.