Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kandang Ayam di Munduk Temu Terbakar

Bali Tribune/ TERBAKAR - Kandang ayam di Desa Munduk Temu, Pupuan, Tabanan, ludes terbakar, Selasa (20/8) dini hari.
balitribune.co.id | Tabanan - Kandang berisi 12 ribu ayam di Banjar Dinas Munduk Temu Kaja, Desa Munduk Temu, Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan, ludes terbakar, Selasa (20/8) dini hari. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian ditaksir mencapai Rp 1,2 miliar.
 
Berdasarkan informasi, kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul  04.10 Wita, pada saat itu salah satu warga melihat kandang ayam milik dari I Gede Maruta (54), yang tinggal di Perumahan Mulya Asri no. 8, Tegaljaya Dalung, Kuta Utara, Badung. Kemudian saksi membangunkan karyawan yang tinggal di sana. Pada saat kebakaran karyawan di sana yang dibantu oleh masyarakat sempat berusaha untuk memadamkan api dengan air pam, namun karena api terlalu besar susah untuk dipadamkan. Kemudian warga menghubungi pemadam kebakaran Tabanan. 
 
Kapolsek Pupuan AKP Ida Bagus Mahendra saat di konfirmasi menuturkan bahwa kandang ayam yang terbakar tersebut berukuran 8×100 meter dengan menampung sekitar 12.000 ekor ayam yang baru berumur 1 Minggu. “Kebakaran terjadi Selasa (20/8) sekitar 04.10 Wita. Kandang ayam berukuran 8×100 meter itu milik I Gede Maruta (54), alamat Tegal Jaya, Desa Dalung, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung,” ujarnya.
 
Kebakaran diduga akibat korsleting listrik. Dua unit mobil pemadam kebakaran yang diturunkan ke lokasi, dibantu warga sekitar dapat menaklukkan api sekitar pukul 06.00 Wita. Akibat kebakaran itu, kandang ayam yang sebagian bangunanya terbuat dari material kayu, bambu dan beratapkan asbes, dengan 4 lantai dan berisi 12 ribu ayam hangus terbakar.(u)
wartawan
Komang Arta Jingga
Category

DPC Gerindra Klungkung Laporkan Pemilik Akun Facebook ke Polisi

balitribune.co.id I Semarapura - Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Klungkung I Wayan Baru melaporkan seorang pemilik akun Facebook ke Polres Klungkung atas dugaan pencemaran nama baik partai melalui media sosial. 

Laporan diterima oleh Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Klungkung pada Jumat (5/6/2026) teregister dengan nomor STPL/103/VI/2026/SPKT/POLRES KLUNGKUNG.

Baca Selengkapnya icon click

Tanah Bersengketa Dipasarkan di Medsos, Kuasa Hukum Minta Masyarakat Waspada

balitribune.co.id I Denpasar - Putusan pengadilan yang telah inkracht ternyata belum menghentikan polemik lahan di Subak Kerdung, Pedungan, Denpasar Selatan. Puri Kaleran Kangin sebagai pemenang perkara perdata justru tidak dapat menguasai tanah yang menjadi hak mereka. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kunjungi SRMP 17 Tabanan, Presiden Prabowo: Siswa Jangan Benci Orang Lain

balitribune.co.id I Tabanan - Kecerian dan rasa bangga terpancar dari wajah para siswa di Sekolah Rakyat Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Minggu (7/6/2026) pagi. Wajar saja, hari itu sekolah yang berlokasi di Sentra Mahatmiya Bali, Banjar Anyar, Kabupaten Tabanan ini dikunjungi Presiden Prabowo Subianto.

Baca Selengkapnya icon click

Ribuan Rare Angon Ikuti Lomba Layangan Pelangi Bali

balitribune.co.id I Denpasar - Gelaran lomba layang-layang Pelangi Bali ke-48 di Pantai Padanggalak mencatat lonjakan kepesertaan yang signifikan, Minggu (7/6/2026). Event tahunan yang berlangsung pada 6 - 7 Juni 2026 ini diikuti oleh 1.077 peserta dari seluruh kabupaten/kota se-Bali, meningkat dari tahun lalu yang hanya mencapai 920 peserta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

RSUD Wangaya Bangun Gedung Poliklinik Terpusat

balitribune.co.id I Denpasar - RSUD Wangaya merencanakan pengembangan infrastruktur besar-besaran dengan membangun gedung poliklinik terpusat (Policentral) setinggi lima lantai. Proyek ini terpaksa merobohkan gedung tua berusia 105 tahun demi mengakomodasi tingginya kunjungan pasien yang mencapai 400 hingga 500 orang per hari.

Baca Selengkapnya icon click

Janji Pulang yang Tak Terwujud, Kisah Perjuangan PMI asal Jembrana yang Meninggal di Jepang

balitribune.co.id | Negara - Perjuangan panjang I Kadek Mas Heriadi alias Dek Mas (34) demi membantu ekonomi keluarga harus berakhir tragis di negeri orang. Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Lingkungan Bilukpoh Kangin, Kelurahan Tegalcangkring, Mendoyo ini meninggal dunia di Ibaraki, Jepang setelah mengalami sakit komplikasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.