Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kantor Terendam Banjir, Pelayanan PDAM Terhambat

Bali Tribune/ DIJEMUR - Berkas PDAM yang sempat terendam belum bisa digunakan sehingga masih harus dijemur dihalaman kantor.
balitribune.co.id | Negara - Selain mengakibatkan kerusakan sejumlah infrastruktur serta kerugian material yang mencapai ratusan juta rupiah, banjir akibat meluapnya sungai dan suluran darainase yang terjadi disejumlah wilayah didua kecamatan dikawasan Kota Negara Kamis (23/5) malam juga menyebabkan terganggunya aktifitas perkantoran. Bahkan pelayanan PDAM Tirta Amerta Jati Kabupaten Jembrana yang sempat terendam banjir kini masih terhambat.
 
Lokasi kantor PDAM Tirta Amertha Jati Kabupaten Jembrana yang berada di Jalan Udayana, Kelurahan Baler Bale Agung, Kecamatan Negara memang merupakan kawasan langganan banjir. Kondisi ini diperparah dengan posisi areal kantor yang rendah dan bersebelahan dengan alur saluran drainase. Saat hujan deras beberapa jam saja, kawasan ini memang kerap tergenang.  Pasca banjir Kamis malam, operasional kantor PDAM ini masih terhambat. Air setinggi dada orang dewasa yang merendam kantor ini membuat seluruh dokumen dan sarana prasarana kantor belum bisa digunakan. Bahkan pelayanan public pun masih terhambat.
 
Direktur PDAM Tirta Amerta Jati Kabupaten Jembrana, Ida Bagus Kerta Negara dikonfirmasi, Senin (27/5), mengatakan sejak 26 tahun lalu banjir tidak pernah sebesar seperti yang terjadi Kamis malam. Banjir akibat hujan deras selama hampir empat jam itu mencapai 1,5 meter dan baru surt Jumat pagi. "Meski disini langganan banjir biasanya hanya sebetis. Tapi ini sampai 1,5 meter. Saat itu kami semua panik karena air masuk sampai ke ruangan kerja," ujarnya. Saat itu menurutnya gardu listrik di PDAM kemasukan air. Sehingga pihaknya saat itu juga langsung menghubungi petugas PLN agar jaringan dan intalasi listrik tidak konslet.
 
Pihaknya pun sejak Jumat (24/5) kembali melakukan kerja bakti pembersihan maupun pemulihan sarana prasarana yang tergenang. Bahkan selain berkas-berkas maupun dokumen administrasi yang ada di ruangan kerja seluruhnya basah, perangkat komputer yang ada dikantornya rusak terendam air sehingga harus diperbaiki. Berkas hingga kemarin tidak sedikit yang masih harus dijemur di halaman kantor.  
 
Ia juga mengaku banjir juga menyebabkan pelayanan kepada masyarakat terhambat. Karena pelayanan masih terhambat lantaran dokumen yang basah dan kerusakan saran prasarana, pihaknya kini memaksimalkan sistem pembayaran online di kantor pos. 
 
Banjir yang terjadi kawasan ini diduga akibat terjadinya penyempitan sungai yang diperparah pembuangan sampah kesungai, debit air yang besar dari hulu serta lokasi yang lebih renda. Pihaknya berharap kodisi ini bisa diatasi seperti dengan pelebaran sungai dan normalisasi alur sungai serta kesadaran untuk tidak lagi membuang sampah ke sungai. uni
wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Bendungan Sangsang Jebol, Puluhan Hekta Sawah dan Tambak Terancam

balitribune.co.id | Gianyar - Untuk kesekian kalinya, Bendungan Sangsang di Desa Lebih, Gianyar, kembali jebol. Akibatnya, tidak ada aliran air di Sungai Pakerisan yang menjadi sumber air irigasi  puluhan hektare sawah dan tambak. Kondisi ini membuat resah para petani, larena terancam gagal tanam. Terlebih, tanaman padi di wilayah itu, rata-rata baru berumur sekitar satu pekan terancam mengalami kekeringan akibat terhentinya suplai air. 

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Sanjaya Hadiri Karya Agung di Pura Manik Toya, Batannyuh, Marga

balitribune.co.id | Tabanan - Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menghadiri Uleman Karya Agung Mamungkah, Ngenteg Linggih, Padudusan Agung lan Tawur Balik Sumpah ring Pura Manik Toya, Banjar Adat Umadiwang, Desa Batannyuh, Kecamatan Marga, Tabanan, Kamis (5/2).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sebut Pansus TRAP DPRD Bali 'Lucu', Perbekel Pancasari Tegaskan Desa Tak Punya Kewenangan Backing Bali Handara

balitribune.co.id | Singaraja - Kepala Desa (Perbekel) Desa Pancasari, Sukasada, Buleleng, Wayan Komiarsa, mengaku kecewa terhadap proses Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar oleh Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali, pada Rabu (4/2/2026) lalu. Ia menilai aspirasi dan data riil dari pihak desa terkait persoalan banjir di wilayahnya tidak diberikan ruang yang cukup untuk dipaparkan.

Baca Selengkapnya icon click

Pesan Gubernur Bali di Rakor P4GN 2026, Penanganan Narkoba Harus Serius dan Terpadu

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Provinsi Bali menegaskan komitmen serius dalam pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan, dan peredaran gelap narkotika (P4GN) melalui Rapat Koordinasi P4GN Provinsi Bali Tahun 2026 yang digelar di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Kamis (5/2).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.