Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kapolda Launching Buku

Bali Tribune/ LUNCURKAN BUKU - Kapolda Bali Irjen Pol Petrus Reinhard Golose, Gubernur Wayan Koster dan Wagub Cok Ace saat peluncuran buku Kapolda, Kamis (14/2).

Bali Tribune, Denpasar -  Kapolda Bali Irjen Pol Petrus Reinhard Golose menyampaikan pentingnya aktualisasi dalam acara launching buku "Inovasi dan Aktualisasi Gebrakan" di hotel Aston Denpasar, Kamis (14/2). Launching buku diselipi terkait deklarasi tentang bagaimana keselamatan dalam berkendaraan. "Saya launching buku Inovasi dan Aktualisasi ini menunjukkan kepada generasi milenial bahwa kami kepolisian berusaha memperbaiki diri. Saya wujudkan mulai dari 2017 sampai 2019 bagaimana kami melakukan apa yang diekspektasikan oleh masyarakat Bali," ujarnya. Dikatakan, sebagai bentuk dukungan terhadap program-program Kapolri dengan membuat breakthru. "Saya membuat inovasi yang kira-kira reformis. How to show bagaimana menunjukkan government yang sekarang berusaha menjadi good governance," ungkapnya. Diakuinya hal-hal apapun yang dilakukan, sehebat apapun itu jika tidak dilanjutkan oleh milenial generation yakni mereka yang berumur 17 sampai 35 tahun tentunya akan sia-sia. Menurut Golose mereka juga yang akan mengambil estafet bukan hanya di kepolisian. Terkait buku yang ditulisnya, Kapolda menyampaikan bahwa kata “Gebrakan” dalam bukunya itu ditambahkan oleh Rektor Universitas Udayana. Sehingga menambah kesan gregetnya.  Di dalam buku ini lebih membahas terkait upaya Environmental Scanning yang telah dilakukan Golose. Yakni bagaimana melakukan survei, penyelidikan dan strategi yang dibutuhkan. Untuk membuat keputusan yang strategis menjawab ekspektasi masyarakat Bali. Bahkan sebelum dirinya menjabat Kapolda. "Masyarakat Bali berpikir tentang terorisme, peredaran narkoba, premanisme, korupsi dan sengketa lahan," ucapnya. Untuk menjawab ekspektasi itu, Golose melakukan survei untuk mengetes dan melihat apa yang kira-kira harus dilakukan. "Jadi pelayan harus bagaimana, menjadi penegak hukum harus bagaimana, supaya disayangi itu harus bagaimana. Disamping pendekatan kualitatif dan kuantitatif juga kami lakukan. Yang paling penting dan terpenting adalah aktualisasi. Yang bisa diaktualisasikan dan dirasakan masyarakat," ujarnya.

wartawan
Redaksi
Category

Jelang Puncak Karya Agung Ida Betara Turun Kabeh, Belasan Ribu Pemedek Ikuti Upacara Melasti ke Tegal Suci

balitribune.co.id I Amlapura - Jelang puncak karya agung Ida Betara Turun kabeh yang akan berlangsung pada Purnama Sasih Kedasa, Wraspati Wage Watugunung, pada Kamis (2/4/2026) ini, Belasan ribu pemedek tumpah ke Pura Agung Besakih untuk ikut mengiringi Ida Betara Kabeh Melasti ke Tegal Suci, Desa Menanga, Kecamatan Rendang, Karangasem, pada Selasa (31/3/2026) lalu, atau pada Pinanggal Anggara Paing Watugunung, dalam rangkaian Karya Agung Ida Betara Tur

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Kekroditan Selama Karya Ngusaba Kedasa, Polres Bangli Lakukan Rekayasa Arus Lalin

balitribune.co.id I Bangli - Guna mencegah terjadi kekroditan arus lalu lintas selama berlangsungnya upacara karya Ngusaba Kedasa di Pura Ulun Danu Batur, Kintamani  Polres Bangli menyiapkan skema pengalihan arus lalu lintas dan mendirikan  sebanyak 21 pos pengamanan

Baca Selengkapnya icon click

Klungkung Mendapat Kehormatan Jadi Tuan Rumah, Penyerahan Sertifikat HAKI oleh Megawati Soekarnoputri

balitribune.co.id I Semarapura - Kabupaten Klungkung mendapat kehormatan menjadi pusat penyerahan Sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HAKI) tingkat Provinsi Bali. Sertifikat tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sekaligus Presiden Kelima Republik Indonesia, Prof. Dr. (H.C.) Hj. Megawati Soekarnoputri, di Balai Budaya Ida Dewa Agung Istri Kanya, Rabu (1/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Maestro Tari I Made Djimat Toreh Nugraha Kebudayaan Tertinggi

balitribune.co.id I Gianyar - Maestro tari Bali I Made Djimat dinobatkan sebagai penerima penghargaan tertinggi bidang kebudayaan di Kabupaten Gianyar, Parama Satya Budaya, di usianya yang kini 84 tahun. Penghargaan ini menjadi bentuk penghormatan atas dedikasi panjangnya dalam menjaga dan melestarikan seni budaya Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.