Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Karangasem Diguyur Hujan Lebat, Bangunan Pelinggih di Manggis Hancur Terbawa Longsoran

Bali Tribune/ PENANGANAN - Petugas BPBD Karangasem lakukan penanganan di lokasi longsor di Banjar Dinas Belong, Desa Manggis, Kec. Manggis.
Balitribune.co.id | Amlapura - Hujan lebat yang mengguyur sebagian besar wilayah di Kabupaten Karangasem memicu terjadinya bencana banjir dan longsor di beberapa tempat. Di Desa Manggis, Kecamatan Manggis, Karangasem, bangunan pelinggih milik I Wayan Janu Arianta warga Banjar Dinas Belong, hancur akibat senderan pelinggih miliknya itu longsor.
 
Berdasarkan informasi yang dihimpun Bali tribune di lokasi kejadian, Senin (4/1/2021),  musibah longsor tersebut terjadi sekitar pukul 03.00 Wita dinihari. Menurut pemilik bangunan, kepala dusun dan warga sekitar, sebelumnya selama hampir seharian penuh memang terjadi hujan yang sangat lebat. Dan pukul 03.00 Wita, Janu Arianta saat itu tengah tertidur di rumahnya yang lokasinya tidak jauh dari pelinggih yang longsor merasakan ada getaran seperti gempa disertai suara gemuruh.
 
Kaget dengan yang dirasakannya itu, Janu Arianta langsung keluar rumah untuk memeriksa apa yang terjadi. Dan ternyata bangunan pelinggih masing-masing Sanggah Kemulan, Sanggah Surya, Sanggah Ngerurah, dan Sanggah Rong Tiga, miliknya tersebut sudah hancur akibat senderan pelinggih yang longsor oleh gerusan air hujan.  Kejadian tersebut kemudian dilaporkan Janu Arianta kepada Kepala Dusun Belong, I Kadek Jumarlana untuk diteruskan ke BPBD Karangasem guna bantuan penanganan. “Sebelumnya hujannya lebat sekali selama seharian penuh dari pagi sampai malam. Nah sekitar pukul 03.00 Wita kalau tidak salah, senderan pelinggihnya ini longsor yang menyebabkan beberapa bangunan pelinggih ikut terbawa longsoran,” ungkap Kadus Belong, I Kadek Jumarlana.
 
Pemilik bangunan pelinggih I Wayan Janu Arianta, mengaku masih was-was akan kemungkinan sisa bangunan pelinggih miliknya yang masih tersisa kembali longsor menyusul hujan lebat yang masih terjadi. “Saya memohon bantuan dari pemerintah, kalau untuk kerugian sekitar 50 juta rupiah,” harap Wayan Janu Arianta.
 
Sejumlah anggota dari BPBD Karangasem telah duturunkan ke lokasi kejadian untuk melakukan penanganan sekaligus mendataan serta asesmen. “Anggota sudah kami turunkan ke lokasi kejadian. Tidak ada korban jiwa atau luka-luka karena rumah warga pemilik cukup jauh dari bangunan pelinggih yang longsor itu,” ujar Kasi Kedaruratan BPBD Karangasem, Asmi Sukmawati.
 
Disebutkannya, untuk penanganan bencana longsor lainnya yang terjadi di Purwayu dan Sega Kecamatan Abang, juga sudah dilaksanakan. “Untuk di Purwayu masih berkoordinasi karena penanganan harus menggunakan alat berat,” tuntasnya. 
wartawan
Husaen
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Belanja Gianyar Rp4,3 Triliun, Pendapatan  Rp3,4 Triliun

balitribune.co.id I Gianyar - Pemerintah Kabupaten Gianyar mengajukan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dengan defisit mencapai Rp921,956 miliar lebih.

Rancangan tersebut disampaikan Bupati Gianyar I Made Mahayastra melalui Pengantar Nota Keuangan dalam Rapat Paripurna DPRD Gianyar, Senin (7/9), di Ruang Sidang Utama DPRD Gianyar. Rapat dipimpin Ketua DPRD Gianyar I Ketut Sudarsana.

Baca Selengkapnya icon click

Huma Cafe Kebobolan Lagi, Barang Berharga Dikuras Maling

balitribune.co.id I Gianyar - Pengusaha di Kabupaten Gianyar kembali dibuat resah oleh aksi pencurian. Huma Cafe di Kecamatan Tegallalang bahkan harus mengalami kejadian serupa untuk kedua kalinya. Kali ini,  pelaku tidak hanya membawa kabur sejumlah barang berharga, tetapi diduga sempat mengacak-acak sistem keamanan kafe untuk memuluskan aksinya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Rekayasa Lalin Ubud Belum Optimal, Dishub Gianyar Turunkan Skenario Anyar

balitribune.co.id I Gianyar - Setelah dua pekan Rekayasa Lalin tahap II diterapkan, ternyata belum efektif meratakan volume kendaraan di kawasan Ubud. Mulai, Selasa ( 8/9/2026) Dinas Pehubungan ( Dishub) Gianyar kembali turunkan  skenario anyar. Dalam Rekayasa Tahap III ini,  Jalan Raya Ubud dari Catus Pata hingga simpang Patung Arjuna satu jalur keluar Ubud dan  Pangosekan dari simpang Pertamina  menuju Ubud.

Baca Selengkapnya icon click

Terdeteksi Terlibat Judol dan Pinjol, Puluhan Warga Buleleng Kehilangan Hak Penerima Bansos

balitribune.co.id I Singaraja - Sejumlah warga Buleleng terpaksa kehilangan hak penerimaan bantuan sosial (Bansos) setelah mereka ditemukan terlibat dalam permainan judi online (judol). Tidak hanya itu, beberapa diantaranya juga terpaksa dicoret dari daftar penerima bansos akibat terdeksi penerima pinjaman online (pinjol). Hal itu diungkap Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.