Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Karo Log Polda Bali Cek Pembangunan Gedung Rumah Sakit Bhayangkara

Bali Tribune / PENGECEKAN - Kepala Biro Logistik Polda Bali (Karo Log) Polda Bali Kombes Pol Satake Bayu Setianto didampingi Kabagfaskon Rolog Polda Bali AKBP A.A.A. Putri Suwelly melaksanakan pengecekan proses pembanguna Rumah Sakit Bhayangkara Denpasar, Rabu (18/12).

balitribune.co.id | DenpasarKepala Biro Logistik Polda Bali (Karo Log) Polda Bali Kombes Pol Satake Bayu Setianto didampingi Kabagfaskon Rolog Polda Bali AKBP A.A.A. Putri Suwelly melaksanakan pengecekan proses pembanguna Rumah Sakit Bhayangkara Denpasar, Rabu (18/12). Dalam pengecekan tersebut, hadir pula kepala proyek pembangunan Rumah Sakit Bhayangkara Denpasar.

Satake Bayu Setianto mengatakan, pembangunan Rumah Sakit Bhayangkara Denpasar tersebut merupakan peningkatan sarana dan prasarana di institusi Polri, baik rumah dinas, fasilitas kantor, mako maupun fasilitas kesehatan terus di lakukan dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas Polri memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada masyarakat. Salah satunya adalah meningkatkan sarana dan prasarana Rumah Sakit Bhayangkara Denpasar untuk menunjang pelayanan kepada masyarakat  dalam bidang pelayanan kesehatan. "Ini juga sebagai perwujudan dari implementasi Polri yang Presisi," ungkapnya.

Dikatakan Satake, pesatnya kemajuan teknologi informasi turut memacu tuntutan masyarakat untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang terbaik. Sehingga Rumah Sakit Bhayangkara Denpasar harus terus melakukan upaya dalam memperbaiki mutu pelayanan kesehatannya. "Tentu saja upaya peningkatan layanan bermutu tinggi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia dan ditunjang oleh peralatan modern harus terus dilakukan untuk dapat memenuhi kebutuhan masyarakat yang semakin tinggi seiring dengan terus melajunya perkembangan dunia kesehatan saat ini," katanya.

Peningkatan fasilitas pendukung seperti peralatan canggih Rumah Sakit Bhayangkara Denpasar guna mewujudkan pelayanan prima sehingga menjadikan Rumah Sakit Bhayangkara Denpasar menjadi rumah sakit impian bagi anggota Polri, ASN dan keluarga besar Polri serta masyarakat umum. Sehingga Kapolda Bali Irjen Pol Daniel Adityajaya berkomitmen untuk terus memperkuat infrastruktur serta fasilitas pendukung lainnya. "Ini adalah wujud kepedulian dari Polri untuk bisa memberikan pelayanan terbaik bagi anggota dan masyarakat," ujar mantan Kabid Humas ini.

Satake berharap kepada seluruh elemen masyarakat khusus bagi masyarakat sekitar Rumah Sakit Bhayangkara Denpasar mohon dukungan proses pembangunan Rumah Sakit tersebut agar segera terwujud  dengan optimal, sehingga gedung Rumah Sakit Bhayangkara  Denpasar segera dapat digunakan dalam pelayanan kesehatan, baik bagi anggota Polri dan keluarga maupun masyarakat pada umumnya. "Mudah-mudahan, pembangunan pembangunan Rumah Sakit Bhayangkara Denpasar tidak ada kendalan apapun dan segera selesai sesuai dengan waktu yang ditentukan, sehingga dapat beroperasi serta dimanfaatkan oleh masyarakat dalam mendapatkan pelayanan kesehatan," pungkasnya.

wartawan
RAY

Kementerian Ekraf Perkuat Ekosistem Kuliner Nasional

balitribune.co.id I Badung - Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) melalui Direktorat Kuliner memfasilitasi jenama lokal dalam ajang internasional Food, Hotel & Tourism Bali (FHTB) 2026. Langkah ini merupakan strategi kunci untuk mendorong produk kreatif Indonesia menembus rantai pasok global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Plastik Mahal, Pedagang Denpasar Tak Lagi Sediakan Kresek

balitribune.co.id I Denpasar - Kenaikan harga plastik kemasan yang signifikan belakangan ini mulai berdampak pada pola transaksi di pasar tradisional. Sejumlah pedagang kini mulai memperketat imbauan pemerintah untuk tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai guna menekan biaya operasional.

Baca Selengkapnya icon click

Insentif Pemuka Adat dan Agama di Denpasar Telan Rp2,8 Miliar per Bulan

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kebudayaan menganggarkan dana sebesar Rp33,8 miliar pada tahun 2026 untuk insentif pemuka adat, tokoh agama, dan pengurus subak. 

Alokasi bulanan yang disiapkan mencapai Rp2,82 miliar sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka dalam menjaga tatanan budaya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.