Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Karya Agung Di Pura Luhur Taman Sari Subamia

Wabup I Komang Gede Sanjaya nunas wangsuh pada Ida Bhatara di Pura Taman Luhur Sari Subamia saat hadir dalam pelaksanaan ritual di Pura tersebut belum lama ini.

BALI TRIBUNE - Wakil Bupati I Komang Gede Sanjaya menghadiri Karya Agung Ngenteg Linggih, Mupuk Pedagingan, Tawur Balik Sumpah, Pedudusan Agung, Menawa Ratna, Ngusaba Nini lan Mepedanan di Pura Luhur Taman Sari Desa Pakraman Subamia, Tabanan, Sabtu(22/9) lalu. Turut hadir pada kegiatan itu, anggota DPR RI I Made Urip, anggota DPRD Kabupaten Tabanan, I Wayan Widnyana dan I Made Dirga serta Camat Tabanan I Putu Arya Suta. Manggala Karya I Nyoman Sukarja mengatakan  bahwa Pura Luhur Taman Sari disungsung oleh dua banjar adat yaitu, Banjar Subamia Dencarik dan Banjar Subamia Ambal-Ambal. Adapun jumlah karma pengempon Pura mencapai 180 KK. “Penyungsung Pura Taman Sari adalah  dua banjar adat, Banjar Subamia dencarik dan banjar Subamia Ambal-ambal, dengan jumlah KK  sekitar 180 KK,” ujarnya. Sukarja juga mengatakan bahwa karya agung Ngenteg Linggig di Pura Taman Sari puncaknya jatuh pada rahina Buda Wage Kelawu tanggal 26 September 2018 ini,” terangnya. Pada kesempatan yang sama,  Wakil Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya mengapresiasi semangat krama dalam melaksanakan karya agung ngenteg linggih. Ia berharap, semangat, kekompakan, kesatuan dan kesatuan krama di tempat itu senantiasa terjaga dengan baik. “Bagaimana kita bersatu padu dalam membangun Tabanan untuk mewujudkan Visi Tabanan Serasi,”ucapnya. Wabup menambahkan, Pemerintah Kabupaten Tabanan akan selalu mendukung dan berada bersama masyarakat. Menurutnya, hal itu sudah menjadi tanggung jawab pemerintah dalam upaya pelestarian adat, agama dan budaya. “ Sudah menjadi tugas kita Pemerintah, dalam rangka mewujudkan tabanan serasi, yang di dalam RPJMD  pola pembangunan semesta  berencana dalam poin 4 yaitu pelestarian adat agama dan budaya,” tambahnya. Di akhir kegiatan, Wabup Sanjaya ngaturang punia sebesar Rp 5 juta yang diterima manggala karya di Pura tersebut.

wartawan
Komang Arta Jingga
Category

Barungan Agung Kolaborasi Empat Sekaa Hipnotis Penonton

balitribune.co.id I Gianyar - Open Stage Balai Budaya Gianyar, Senin (13/4/2026) malam terasa berbeda. Riuh tepuk tangan dan decak kagum ribuan penonton yang memadati Alun-alun Gianyar pecah sejak Sekaa Gong Kebyar Anak-anak Sanggar Cudamani memasuki panggung. Open Stage Balai Budaya Gianyar mendadak panas oleh energi muda saat pementasan Gong Kebyar Barungan Agung serangkaian  Pekan Budaya Gianyar.

Baca Selengkapnya icon click

Satpol PP Denpasar Bersihkan Ratusan Atribut Ilegal

balitribune.co.id I Denpasar - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Denpasar melakukan penertiban besar-besaran terhadap media promosi ilegal yang melanggar estetika kota, Selasa (14/4/2026). Langkah ini diambil menyusul banyaknya pengaduan masyarakat terkait maraknya baliho, spanduk, hingga pamflet yang terpasang serampangan di fasilitas umum.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkab Badung Bagi Wilayah Pengolahan Sampah, Kuta ke TPST Padang Sumbu dan Mengwi ke Mengwitani

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung membagi pengelolaan sampah berdasarkan wilayah untuk mengantisipasi penutupan permanen TPA Suwung mulai 1 Agustus 2026.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Badung I Made Agus Aryawan, mengatakan saat ini pengelolaan sampah di Badung dilakukan melalui dua skema utama.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Komisi IV DPRD Badung Evaluasi LKPJ 2025, Soroti Fasilitas Kesehatan dan Kabupaten Layak Anak

balitribune.co.id I Mangupura - Komisi IV DPRD Kabupaten Badung menggelar rapat kerja (Raker) bersama delapan organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mengevaluasi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Badung Tahun Anggaran 2025, Senin (13/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Masih Ada Kawasan Kumuh di Badung

balitribune.co.id I Mangupura - Kabupaten Badung sebagai destinasi pariwisata kelas dunia ternyata masih memiliki kawasan kumuh. Pemerintah berlambang keris ini bahkan sampai merogoh kocek bermiliar-miliar rupiah untuk menangani masalah kekumuhan wilayah ini.

Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Badung menyebut keberadaan kawasan kumuh sebagian besar tersebar di wilayah persewaan yang berkembang seiring pesatnya sektor pariwisata.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.