Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Karya Eka Dasa Warsa di Pura Sakenan, Ida Bhatara Nyejer 7 Hari, Pemedek Diimbau Kurangi Penggunaan Plastik

Bali Tribune/ PUJAWALI - Wakil Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara didampingi Sekda Kota Denpasar, AA Rai Iswara, Penglingsir Puri se Bali, penglingsir Griya Se-Bali saat upacara Pemelaspasan, Ngingsah dan Mecaru Panca Kelud di Pura Dalem Sakenan Serangan, Minggu (28/7).
balitribune.co.id | Denpasar - Bertepatan dengan Hari Suci Kuningan, Sabtu (3/8) mendatang  akan digelar pujawali di Pura Sakenan. Namun tingkatan upakara yang digunakan lebih besar dari biasanya, sebab Pujawali di Pura Dalem Sakenan kali ini bertepatan dengan Pujawali Eka Dasa Warsa.
 
Panglingsir Pangempon Pura, AA Ngurah Gede Kusuma Wardana didampingi Prawartaka Karya, Ida Bagus Gede Pidada, menjelaskan bahwa pada Kuningan di Bulan Agustus mendatang ini, Pujawali di Pura Dalem Sakenan bertepatan dengan Eka Dasa Warsa. Dimana, setiap 10 tahun sekali dilaksanakan pujawali dengan rangkaian karya Eka Dasa Warsa Pengratep Pujawali Padudusan Agung madulur antuk Pamlehpeh Segara.
 
“Setiap 10 tahun sekali dilaksanakan Karya Pangratep Pujawali dengan tingkatan upakara Madudus Agung dengan Caru Panca Kelud ke Pertiwi dan Pakelem Kambing, Angsa, bebek dan Ayam ke segara,” ujar Gus Pidada.
 
Seluruh rangkaian Karya Eka Dasa Warsa Pengratep Pujawali Padudusan Agung di Pura Dalem Sakenan akan dimulai pada Minggu (28/7) yang diawali dengan Ngingsah, Melaspas dan Mecaru Panca Kelud, dilanjutkan pada Rabu (31/7) dengan upacara Melasti, Mendak Agung dan Mendak Siwi, pada Kamis (1/8) dilaksanakan upacara Mapepada Karya. Sedangkan puncak karya dilaksanakan Nemoning Rahina Saniscara Wuku Kuningan pada Sabtu (3/8) mendatang.
 
Setelah puncak karya, Ida Bhatara Nyejer/Ngadeg selama 7 hari dengan dilaksanakan Bhakti Penganyar yang diawali oleh Pemerintah Kota Denpasar pada Minggu (4/8), berturut-turut dilanjutkan Kecamatan Denpasar Timur, Kecamatan Denpasar Selatan, Kecamatan Denpasar Barat dan Kecamatan Denpasar Utara. Sedangkan Bhakti penyineb dilaksanakan oleh Pemkab Badung pada Sabtu (10/8) mendatang.
 
IB Pidada menambahkan, seluruh rangkaian pelaksanaan karya diikuti oleh krama penyiwi sebagai wujud Yasa Kerthi. Adapun yang menjadi Pengempon Pura adalah Puri Kesiman, sedangkan Pengamong  terdiri atas Desa Serangan, Desa Pamogan, Desa Suwung Kepaon, dan Desa Kelan Badung. Selain itu juga terdapat pengiring yakni Pura Dalem Cemengaon, Pura Dalem Braban, Pura Wana Mera dan 18 Pura di Samuan Agung.
 
IB Pidada mengatakan, Karya Eka Dasa Warsa Pengratep Pujawali Padudusan Agung merupakan wujud sradha bhakti umat kepada Ida Sang Hyang Widi Wasa untuk menciptakan kerahayuan jagat santhi. Pihaknya juga turut menghimbau agar masyarakat atau pemedek yang hendak tangkil bersembahyang di Pura Dalem Sakenan agar tidak fokus terhadap puncak karya atau bertepatan dengan Rahina Kuningan dan Umanis Kuningan. Hal ini lantaran pada hari tersebut masih terdapat rangkaian karya.
 
Dengan demikian, untuk menciptakan suasana yang nyaman dalam pelaksanaan persembahyangan, para pemedek dapat memanfatkan bhakti penganyar yang dilaksanakan selama 7 hari untuk menghaturkan bhakti. Selain itu, dhimbau juga bagi pemedek dan masyarakat untuk mengurangi penggunaan kantong plastik saat tangkil, utamanya saat nunas tirta Ida Bhatara.
 
“Pengurangan penggunaan plastik sudah menjadi komitmen kita selaku prawartaka dan pengempon sejak tahun lalu, dan tahun ini juga kami terapkan, bagi masyarakat yang hendak tangkil nunas tirta dapat menggunakan sangku, toples, atau bumbung pakuluh sebagai sarana nunas tirta. Hal ini juga untuk mendukung dan mensukseskan program pemerintah kota Denpasar dan Bali dalam mengurangi penggunaan plastik,” tutup IB Pidada.
 
Sementara itu  upacara Pemelaspasan, Ngingsah dan Mecaru Panca Kelud di Pura Dalem Sakenan Serangan telah  dilaksanakan bertepatan dengan Redite Wage Kuningan, Minggu (28/7). Dalam acara ini dihadiri Wakil Walikota Denpasar, IGN Jaya Negara didampingi Sekda Kota Denpasar, AA Rai Iswara, Penglingsir Puri se Bali dan Denpasar, penglingsir Griya serta kepala OPD dilingkungan Pemkot Kota Denpasar dan masyarakat setempat. (u)
wartawan
I Wayan Sudarsana
Category

Gema Takbir dan Ngembak Geni Berpadu, Potret Harmoni Idul Fitri dan Nyepi 1948 di Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Ketika umat Hindu menjalani Ngembak Geni rangkaian hari raya Nyepi Tahun Saka 1948, gema takbir dari umat Muslim yang merayakan malam Idul Fitri 1447 Hijriah pun mengalun berdampingan.

Dalam suasana penuh penghormatan dan kebersamaan ini, Polda Bali hadir memastikan harmoni tetap terjaga.

Baca Selengkapnya icon click

Dampingi Wabup Buka Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV, Nyoman Satria Apresiasi Kreativitas Yowana

balitribune.co.id | Mangupura - ​Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Nyoman Satria bersama Ketua WHDI Badung yang juga anggota DPRD Ni Putu Yunita Oktarini mendampingi Wakil Bupati Badung, I Bagus Alit Sucipta, dalam pembukaan resmi Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV yang digelar di Taman Bencingah Puri Ageng Mengwi, Rabu (18/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harmoni Buleleng: Usai Nyepi, Ribuan Warga Muhammadiyah Gelar Salat Id di Eks Pelabuhan

balitribune.co.id | Singaraja – Suasana penuh toleransi dan kebersamaan mewarnai perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di Kabupaten Buleleng, Bali. Tepat setelah berakhirnya Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948, Ribuan warga Muhammadiyah melaksanakan salat Id di kawasan Eks Pelabuhan Buleleng, Jumat (20/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Nyepi Berdarah di Seririt, Satu Orang Luka Serius Akibat Tebasan Samurai

balitribune.co.id | Singaraja - Suasana sakral Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 tercoreng oleh peristiwa berdarah yang terjadi di Desa Joanyar, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng. Kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam ini terjadi di Banjar Dinas Kajanan dan kini tengah ditangani oleh aparat kepolisian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pura-pura Bisu Saat Ditegur Pecalang, Bule Keluyuran Saat Nyepi Diamankan Polisi

balitribune.co.id | Gianyar - Suasana hening pelaksanaan hari  Raya di Sukawati sempat terusik ulah seorang warga negara asing (WNA), Kamis (19/3/2026). Bule ini didapati dengan santai jalan- jalan di Jalan Raya Sukwati dan mengabaikan teguran para pecalang adat yang mencoba memperingatkan. Hingga akhirnya, WNA ini diarahkan ke Mapolsek Sukawati, untuk menghindari hal-hal yang tidak dinginkan.

Baca Selengkapnya icon click

Safety First! Tips Jaga Kondisi Rem Tetap Optimal dari Astra Motor Bali

balitribune.co.id | Denpasar – Keselamatan berkendara menjadi hal utama yang tidak bisa ditawar, terutama saat menggunakan sepeda motor dalam aktivitas sehari-hari. Melalui edukasi keselamatan berkendara, Astra Motor Bali mengingatkan masyarakat untuk lebih peka terhadap kondisi sistem pengereman.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.