Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Karya Puja Wali Pura Ulun Danu Batur

Bali Tribune / PENJOR - Menjelang karya, dilakukan pemasangan penjor di areal Pura Ulun Danu Batur, Desa Batur, Kecamatan Kintamani, Bangli, Minggu (13/3).

balitribune.co.id | Bangli - Karya Pujawali di Pura Ulun Danu Batur pada Purnama Kadasa, Kamis (17/3) pada pelaksanaanya nanti, masing-masing kabupaten di Bali mendapat giliran untuk menghaturkan bhakti penganyar. Pemedek yang akan takil untuk sembahyang dapat mengikuti jadwal atau giliran dari kabupatennya. 

Dane Jero Gede Batur Duhuran menyebutkan dalam situasi pandemi Covid-19 karya pujawali di Pura Ulun Danu Batur berjalan seperti biasa. Menurutnya tidak ada mengurangi susunan upacara atau bhakti yang dihaturkan. "Sudah tiga kali karya dilaksanakan dalam situasi pandemi,” ujarnya, Minggu (13/3)

Menurut Jero Gede Batur jika pihaknya juga telah mempersiapkan fasilitas untuk penerapan protokol kesehatan, termasuk juga mengatur tempat sembahyang bagi pemedek. 

Lanjutnya, dalam pelaksanaan karya pujawali ini setiap kabupaten/kota di Bali dijadwalkan untuk menghaturkan bhakti pengayar. Bhakti penganyar dihaturkan mulai 20 Maret. Kemudian pemedek/umat yang mau sembahyang dipersilakan. Memang diharapkan umat ini mengikuti jadwal dari kabupatennya. "Diharapkan tangkil bersamaan dihari kabupatennya menghaturkan bhakti penganyar. Kalau pun tidak bisa agar mengatur waktu untuk tangkil," harapnya.

Jero Gede Batur menjelaskan, ritual pujawali yang dilaksanakan juga memohon keselamatan, kerahayuan seluruh umat. Selain itu berharap pandemi Covid-19 cepat berakhir.

Disinggung terkait persiapan karya, Jero Gede Batur mengatakan  persiapan sudah mulai dilaksanakn sejak  2 Maret lalu yang diawali nanceb rompok, ngeker dewasa, naceb sunari, mapangalang, ngingsah, netegang, nyuci, nunas tirta serta nunas beras catur. 

Pada Buda Umanis Dukut, Rabu (16/3/) dilangsungkan upacara mainoman disusul dengan Ida Bhatara Bhatari katuran bhakti pengodal, ngangsih, katuran nyejer, katuran pasucian, ngadegang bagia pulakerti, melaspas bagia, dan mepada wewalungan. "Mepepada  wewalungan ini untuk penyucian hewan yang menjadi sarana upacara seperti kerbau, kambing, bebek" jelasnya.

wartawan
SAM
Category

Kasus Gigitan Hewan Penular Rabies di Karangasem Meningkat Dua Kali Lipat

balitribune.co.id I Amlapura - Kasus gigitan Hewan Penular Rabies (HPR) di Kabupaten Karangasem mengalami peningkatan dua kali lipat dari tahun sebelumnya. 

Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem mencatat total kasus gigitan HPR utamanya anjing liar yang ditangani seluruh Posko Rabies Centre (PRC) yang ada di seluruh Puskesmas dan Rumah Sakit di Karangasem dari Bulan Januari hingga April 2026 mencapai 3.379 kasus gigitan.

Baca Selengkapnya icon click

Curi Bokor Perak, Wanita Asal Desa Sakti Nusa Penida Diciduk Polisi

balitribune.co.id I Semarapura - Tim Jalak Nusa Unit Reskrim Polsek Nusa Penida berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian barang-barang sakral berupa bokor, dulang, dan kapar yang terjadi di wilayah Desa Sakti, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Minggu (17/5/2026). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polres Klungkung Bubarkan Aksi Balap Liar di Pesinggahan

balitribune.co.id I Semarapura - Personel Polres Klungkung bersinergi dengan Polsek Dawan membubarkan aktivitas balap liar di Jalan Raya Pesinggahan, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung, Minggu (17/5/2026). Pembubaran dilakukan mengingat aktivitas balap liar tersebut telah membahayakan dan meresahkanmasyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Gus Par Tinjau Pasar Barat dan Timur Amlapura, Tegaskan Pentingnya Kebersihan dan Ketertiban Parkir

balitribune.co.id | Amlapura - Usai mengikuti kegiatan Car Free Day, Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata (Gus Par) turun langsung meninjau kondisi Pasar Barat dan Pasar Timur Amlapura, Minggu (17/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Kresna Budi Sebut Pansus TRAP Kebablasan

balitribune.co.id | Singaraja - Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali, IGK Kresna Budi, melontarkan kritik tajam terhadap arah kerja Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali. Aksi Pansus yang belakangan gencar menutup sejumlah unit usaha karena dinilai melanggar tata ruang, dianggapnya keliru karena belum menyentuh persoalan yang mendesak bagi masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.