Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kasdam: Rantai Komando Harus Dipahami

PAM VVIP – Jelang kunjungan Presiden Joko Widodo, Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Kasuri, mewakil Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, SIP., mengecek kesiapan Pasukan Pengamanan (Pam) VVIP di area Taman Budaya GWK, Pecatu, Kabupaten Badung, akhir pekan lalu.

BALI TRIBUNE - Kodam IX/Udayana selaku Koops Pam VVIP wilayah Bali dan Nusa Tenggara bersama Polda Bali dan Pemerintah Daerah (Pemda) setempat serta unsur pendukung lainnya selalu bersinergi untuk mencapai tujuan dan sasaran pengamanan secara maksimal. “Untuk itu, kejelasan tugas, tanggung jawab, dan rantai Komando harus dipahami dan dijadikan pedoman dalam pelaksanaan tugas di lapangan,” ujar Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Kasuri sebagai pimpinan apel pengecekan kesiapan Pasukan Pengamanan VVIP di area Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana (GWK), Pecatu, Kabupaten Badung, akhir pekan lalu. Ketika membacakan amanat Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto, SIP., beberapa jam sebelum Presiden Joko Widodo meresmikan GWK tersebut, Kasdam menjelaskan, bahwa pengamanan VVIP sudah sering dilaksanakan secara bersama, baik pada event nasional maupun internasional, namun harus tetap diperlakukan sebagai operasi baru dan tidak ada istilah rutinitas. “Oleh karena itu, dalam Apel Gelar Pasukan seperti ini sangat penting dilakukan untuk mengecek sejauh mana tingkat kesiapan pasukan pengamanan, baik secara perorangan maupun satuan sesuai prosedur tetap (protap) Pengamanan VVIP yang berlaku. Serta untuk memastikan sinergitas dan kerja sama antarsemua unsur pengamanan yang terlibat,” kata Kasdam. Patung GWK karya seniman I Nyoman Nuarta, sebagai ikon terbaru bagi masyarakat Bali ini sudah rampung pembangunannya dan dirilis sejak awal Agustus lalu, namun barus diresmikan Presiden Joko Widodo, akhir pekan lalu. Terkait hal ini digelar apel yang diikuti oleh unsur Paspampres, Satgas Intel, Walakir, Subsatgas GWK, Subsatgas Incognito, Subsatgas Rute, Tirai Mobile, Kesehatan, Komlek, Pelabuhan, Bandara, Penerangan, unsur Kepolisian dan Cadangan. “Gunakan Apel Gelar Pasukan ini sebagai sarana komunikasi dan koordinasi antarunsur pengamanan untuk menjamin kelancaran pelaksanaan tugas. Serta untuk menghindari terjadinya kesalahan sekecil apapun dalam pelaksanaan tugas di lapangan,” perintah Kasdam.

wartawan
Djoko Moeljono
Category

OJK Buka Jalan Demutualisasi Bursa Efek, Kepemilikan Saham Dibatasi 5 Persen

balitribune.co.id | Jakarta - Struktur kepemilikan Bursa Efek di Indonesia memasuki babak baru. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menerbitkan Peraturan OJK Nomor 13 Tahun 2026 tentang Pemegang Saham Bursa Efek (POJK 13 Tahun 2026), yang menjadi dasar hukum pelaksanaan demutualisasi Bursa Efek.

Regulasi tersebut berlaku sejak diundangkan pada 17 September 2026. OJK menjelaskan penerbitan aturan itu melalui siaran pers, Senin (21/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

APBD Buleleng Defisit Rp200 Miliar, Pembangunan RSUD Dibiayai Lewat Pinjaman Daerah

balitribune.co.id | Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng menyiapkan skema pembiayaan melalui pinjaman daerah untuk mendukung revitalisasi dan pemenuhan sarana prasarana Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Buleleng. Kebijakan tersebut berdampak pada postur Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) yang diproyeksikan mengalami defisit lebih dari Rp200 miliar.

Baca Selengkapnya icon click

Antisipasi Banjir, Sedimentasi di Tukad Mati Kembali Dikeruk

balitribune.co.id |  Denpasar - Bencana banjir bandang yang terjadi tahun lalu, belantaran Tukad Mati Denpasar yang terparah. Memasuki musim hujan, Pemerintah Kota Denpasar bersama Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida melakukan pengerukan sedimentasi di alur Tukad Mati, Jalan Pura Demak I, Pemecuta kelod, Selasa (22/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perajin Pelinggih Keluhkan Penurunan Kualitas Bahan Batu Alam

balitribune.co.id | Bangli - Perajin batu alam di Kabupaten Bangli saat ini kerap menerima permintaan pesanan dari kalangan rumahtangga, akomodasi wisata dan pihak pengelola Pura. Batu alam yang dijadikan bahan untuk membuat Pelinggih atau bangunan suci umat Hindu Bali, ketersediaannya masih memadai namun terjadi penurunan kualitas batu alam. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.