Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kasus Baru Rabies, Korban Bertambah

Bali Tribune/ KORBAN - Ni Nyoman Dendi (73), salah seorang korban gigitan anjing positif rabies di Desa Tuwed, Melaya.
balitribune.co.id | Negara - Kasus gigitan anjing positif rabies di Jembrana bertambah lagi. Belum usai pelacakan seorang wanita misterius korban gigitan anjing rabies yang diduga berasal kawasan Desa Banyubiru, Kecamatan Negara, Jembrana, kini tiga warga di Desa Tuwed, Kecamatan Melaya juga menjadi korban gigitan ajing positif rabies.
 
Berdasarkan informasi, Minggu (26/5), kasus gigitan HPR (hewan positif rabies) itu diketahui terjadi pada Minggu (19/5) di Banjar Puseh, Desa Tuwed, Kecamatan Melaya. Namun pasca gigitan anjing positif rabies tersebut, tidak ada warga yang melapor ke puskemas terdekat. Kasus gigitan positif rabies ini terungkap setelah seorang warga, Ni Nyoman Dendi (73) saat itu digigit anjing daerah telapak kaki kiri. Nenek ini digigit anjing miliki oleh Kade Mastra tanpa adanya provokasi apapun.  Anjing tersebut kembali menggigit seorang bocah, Dewa Made Santika (12) pada Senin (20/5) hingga mengalami luka gigitan pada tangan kiri.
 
Mengetahui adanya informasi gigitan anjing dengan gejala rabies itu, pihak Dinas Kesehatan turun menelusuri korban dan kedua korban langsung dilarikan ke Puskesma I Melaya untuk diberikan Vaksin Anti Rabies (VAR) pada Senin lalu. Anjing yang menggigita dua warga itu mati sendirinya pada Jumat (24/5) lalu. Setelah sampel otaknya diambil oleh petugas Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner dan berdasarkan hasil uji lab di Balai Besar Veteriner (BB Vet) Denpasar yang turuni Sabtu (25/6) dinyatakan positif rabies. Petigas puskesmas I Melaya kembali turun melakukan Penyelidikan Epidemiologi (PE).
 
Di lokasi pemilik anjing itu, petugas kembali mendapatkan informasi adanya seorang warga digigit anjing tersebut. Warga ini adalah Desak Ketut Arnyani (48) yang tergigit pada jari tangan. "Ketika menyepelekan gigitan, tidak lapor puskesmas sangat berbahaya sekali. Memang ada tiga warga yang sudah kami tangani dan dinyatakan positif rabies," ujar Kadis Kesehatan dr. Putu Suasta, Minggu kemarin. 
 
Kendati sosialisasi telah gencar dilakukan termasuk vaksinasi HPR didesa-desa, namun dengan adanya korban gigitan HPR yang tidak melapor, pihaknya mengaku harus kembali turun untuk mengedukasi masyarakat. "Nah ini yang harus kami edukasi ke masyarakat, bahwa penting untuk melapor ke petugas. Awalnya korban yang di Tuwed itu tidak datang ke puskesmas, karena merasa luka lecet. Kami lakukan penaganan dengan memberikan VAR karena berbahaya bagi korban sendiri," ungkapnya. 
 
Pihaknya juga masih terus melakukan berbagai upaya pencarian terhadap korban gigitan yang belum diketahui identitas dan keberadaanya diwilayah Banyubiru. Selain dengan perangkat desa juga dengan menggunakan mobil informasi keliling. "Kami terus berupaya mudah-mudahan segera ketemu atau ada yang menemukan ibu tersebut," ujarnya.
 
Berdasarkan data yang dihimpun dari Bidang Keswan Kesmavet Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Jembrana, Kasus gigitan anjing positif rabies pada dua tahun terkahir dialami 14 orang warga, masing-masing pada 2018 lalu ada 12 orang korban gigitan anjing positif rabies dan hingga akhir Februari 2019 lalu ada 2 orang korban gigitan anjing positif rabies. Dari total 2841 kasus gigitan anjing pada 2018, 12 kasus dinyatakan positif. Sedangkan sejak awal Februari 2019, jumlah gigitan 434 dengan dua kasus gigitan dinyatakan positif kini hingga menjelang akhir Mei bertambah menjadi delapan orang korban gigitan. 
wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Gubernur Koster Bahas Raperda Pengendalian Toko Modern Lindungi Warung

balitribune.co.id | Denpasar - Gubernur Bali Wayan Koster mulai membahas Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) berjudul Pengendalian Toko Modern Berjejaring demi melindungi perekonomian warga di warung-warung mikro (UMKM).

Gubernur Koster di Denpasar, Senin (1/12), menyampaikan ke DPRD Bali bahwa mengendalikan waralaba-waralaba yang semakin hari terus bertambah di Bali itu penting.

Baca Selengkapnya icon click

Investor Asal Prancis Jadi Pengedar Narkoba

balitribune.co.id | Mangupura - Seorang investor asal Prancis berinisial QAAS (35) ditangkap anggota Polres Badung karena kedapatan membawa berbagai jenis narkotika di kawasan Canggu, Kuta Utara, Kabupaten Badung,  Jumat (28/11) sekitar pukul 13.30 WITA. Peran tersangka sebagai pengedar narkoba. Menariknya, ia sempat melakukan perlawanan saat diamankan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Batalkan Putusan PN Singaraja, MA Vonis Terdakwa Kasus Penusukan 3 Tahun Penjara

balitribune.co.id | Singaraja - Upaya hukum Kasasi yang dilakukan Kejaksaan Negeri (Kejari) Buleleng atas kasus pembunuhan di Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, dengan terdakwa I Wayan Suarjana alias Jana (46), dikabulkan Mahkamah Agung (MA). Melalui putusannya MA menjatuhkan vonis tiga tahun penjara kepada Suarjana setelah dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindakan pembunuhan.

Baca Selengkapnya icon click

BKSAP DPR RI Kunjungi Pemkot Denpasar, Bahas Waste Management dan Quality Tourism

balitribune.co.id | Denpasar - Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI menegaskan bahwa Provinsi Bali, khususnya Kota Denpasar, memerlukan perhatian lebih besar dari pemerintah pusat untuk menjaga keberlanjutan pembangunan dan kualitas pariwisata. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

OJK, PPATK dan BSSN Sepakat Jaga Integritas Sektor Jasa Keuangan

balitribune.co.id | Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) dan Badan Siber dan Sandi Nasional (BSSN) menyepakati perjanjian kerja sama terpisah dalam memperkuat sinergi untuk menjaga integritas dan keamanan sektor jasa keuangan.

Baca Selengkapnya icon click

Desa Adat Bongan Puseh Berharap Tradisi Mesuryak Kian Lestari

balitribune.co.id | Tabanan - Desa Adat Bongan Puseh berharap tradisi Mesuryak kian lestari setelah ditetapkan sebagai warisan budaya tidak benda (WBTB) oleh Pemerintah Pusat pada 15 Oktober 2025 lalu.

Selain terpelihara kelestariannya, tradisi Mesuryak yang sebagian besar dilaksanakan warga Desa Adat Bongan Puseh, bisa dikemas menjadi suatu atraksi budaya untuk kepentingan diversifikasi wisata di Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.