Kasus Bertambah, Pedagang Sapi dan Pedagang Keliling Terkonfirmasi Positif Covid-19 | Bali Tribune
Bali Tribune, Selasa 04 Agustus 2020
Diposting : 8 July 2020 21:04
A.A. Samudra Dinata - Bali Tribune
Bali Tribune /Ilustrasi - ist
balitribune.co.id | Bangli - Terjadi penambahan kasus positif Covid-19 di Bangli serta penambahan pasien sembuh. Berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Bangli ada 4 orang sembuh dari Covid-19 dan 2 orang tambahan kasus. Sementara tambahan kasus meliputi seorang pedagang sapi dan pedagang keliling.
 
Humas GTPP Covid-19 Bangli, I Wayan Dirgayusa menjelaskan tambahan kasus meliputi seorang warga berusia 47 tahun terkonfirmasi positif Covid-19 setelah adanya pelaksanaan rapid test oleh tim survailen Dinas Kesehatan Kodya denpasar terhadap para pedagang di sejumlah pasar yang ada di wilayah  Denpasar. 
 
Kemudian hasil rapid test tersebut menunjukan pria asal Desa Bantang ini reaktif. Berdasarkan hasil tersebut, Dinas Kesehatan Kodya Denpasar berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Bangli. "Setelah koordinasi tersebut, warga Bantang ini selanjutnya menjalani uji  swab di RSUD Bangli pada 4 Juli kemarin," ungkapnya Rabu (8/7). 
 
Menurut Wayan Dirgayusa, bila pria ini terkonfirmasi positif Covid-19 pada 8 Juli. "Pria yang keseharian sebagai pedagang keliling ini termasuk orang tanpa gejala (OTG) sehingga menjalani karantina di hotel," sambungnya. 
 
Kasus berikutnya, ada di Banjar Bukit Tungtung, Desa Songan B. Seorang pria berusia 41 tahun dan keseharian sebagai pedagang sapi. Disampaikan jika kasus ini pengembangan kasus sebelumnya yang tercatat sebagai kasus nomor 175. Yang mana kasus ada di  Banjar Kayupadi, Desa Songan A. Kemudian saat pelaksanaan rapid yang bersangkutan hasilnya non reaktif. Setelah merasakan gejala seperti covid, warga ini memeriksakan diri ke RS yang ada di Denpasar. "Akhirnya kembali dilakukan rapid menyusul uji swab, dan hasilnya menunjukan positif," sebutnya seraya mengatakan warga ini mendapar penanganan di rumah sakit. 
 
Disisilain, pasca tambahan kasus ini, maka akan dilakukan tracing di kedua wilayah ini. Diagendakan tracing akan dilakuka pada Kamis (9/7).  "Sudah dijadwalakan untuk pelaksanaan tracing di Bantang maupub di Songan," imbuhnya Wayan Dirgayusa sembari menambahkan akumulasi kasus di Bangli sebanyak 177 kasus dan masih dalam perawatan sebanyak 48 orang.