Kasus Kematian Covid-19 Tembus 94 Orang | Bali Tribune
Bali Tribune, Sabtu 16 Oktober 2021
Diposting : 29 April 2021 22:18
A.A. Samudra Dinata - Bali Tribune
Bali Tribune / JENASAH - Petugas mengevakuasi jenasah yang akan dikremasi di krematorium Kelurahan Bebalang, Bangli.

balitribune.co.id | BangliDari merebaknya pandemi Covid-19, hingga saat ini tercatat 94 kasus kematian. Teranyar ada dua orang warga Bangli yang menjalani perawatan di rumahnya meninggal dunia. Selain itu ada pula kasus baru, sehingga akumulasi kasus positif Covid-19 sebanyak 286 kasus.

Humas GTPP Covid-19 Kabupaten Bangli, I Wayan Dirgayusa mengatakan dua kasus kematian meliputi warga Desa Tamanbali, Kecamatan Bangli dan Desa Suter, Kecamatan Kintamani. Warga Desa Tamanbali yang meninggal merupakan jero mangku yang berusia 70 tahun. Sementara warga Desa Suter merupakan pria berusia 66 tahun.

Wayan Dirgayusa menjelaskan jero mangku asal Tamanbali sempat mendapat perawatan di rumah sakit beberapa hari. Awalnya almarhum sakit pada 21 April lalu. Dari hasil pemeriksaan positif Covid-19 dengan gejala berat. "Pasien meninggal terkonfirmasi pada 27 April malam," jelasnya Rabu (28/4).

Selanjutnya, warga Desa Suter awal masuk rumah sakit pada 21 April lalu. Pasien tersebut dinyatakan positif Covid-19 dengan gejala sedang. Setelah menjalani perawatan intensif, pasien tersebut meninggal pada Rabu pagi.

"Terdata 94 orang warga Bangli meninggal dengan hasil pemeriksaan positif Covid-19," bebernya.

Disisi lain ada pula kasus positif baru sebanyak 12 orang. Masing-masing berasal dari Kelurahan Kawan, Kelurahan Kubu, Kecamatan Bangli, Desa/Kecamatan Susut, Desa Awan, Desa Bayung Gede, Desa Selulung, Kecamatan Kintamani. "Warga yang positif Covid-19 ada yang dirawat di rumah sakit maupun isolasi mandiri," ujar mantan Camat Kintamani ini.