Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kasus Stunting Jadi Atensi, Penanganan Jangan Sekadar Seremonial

Bali Tribune/CEGAH STUNTING - Perkembangan anak-anak yang berpotensi stunting diminta diperhatikan secara seksama.

balitribune.co.id | Negara - Hingga kini persoalan stunting masih menjadi perhatian serius. Semua pihak kini didorong untuk focus untuk penanganan stunting. Program yang dilaksanakan diminta tidak seremonial semata. Ditargetkan kasus stunting kini bisa ditekan dalam waktu tiga bulan. 

Bupati Jembrana I Nengah Tamba, Kamis (6/6), meminta semua pihak fokus tehadap program penanganan stunting sehingga hasil yang diharapkan bisa signifikan. Kerja semua jajarannya diharapkan terukur. Pihaknya menekankan dalam setiap program yang dikerjakan harus jelas antara target dan hasilnya. Bahkan kini setiap petugas yang menangani stunting di wilayah binaannya ditargetkan mampu menurunkan angka stunting dalam kurun waktu tiga bulan. 

Pihaknya mengingatkan agar pelaksanaan program penanganan stunting tidak hanya seremonial semata. Ia meminta progress penanganan stunting dilaporkan secara berkala. Pihaknya akan turun langsung mengecek. Saya ingin kegiatan penanganan stunting tidak hanya sebatas seremonial saja, akan tetapi aksi dan terget yang terukur. Saya dorong setiap petugas wilayah terus melaporkan hasilnya. Berapa penurunan dan berapa yang masih tercatat stunting. Ini akan saya cek berkeliling di tiap-tiap wilayah, ujarnya bersama Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna di Posyandu Kartika Sari, Banjar Batu Agung, Desa Batuagung.

Ditegaskannya, penurunan angka kasus stunting tidak bisa menjadi tanggung jawab satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) saja. Menurutnya, penanganannya mesti dilakukan secara komperehensif. Perkembangan anak-anak yang berpotensi stunting diminta diperhatikan secara seksama. Pihaknya mengajak semua pihak seperti tokoh masyarakat, termasuk kepala desa serta para suami untuk turut serta dalam program Posyandu.

Dikatakannya mengukur perkembangan anak sebelum dan sesudahnya di Posyandu menjadi penting. Posyandu ini sebenarnya paling tepat untuk mengukur keberhasilan penurunan angka stunting di masyarakat. Saya mengharapkan ibu-ibu, kepala desa, kelihan dan tokoh-tokoh masyarakat dan tak terkecuali para suami menghadirkan ibu dan anaknya datang ke posyandu. Jadi kehadiran keposyandu mesti 100 persen. Ini juga jadi catatan kepala desa mampu menggerakkan warganya, imbuhnya. 

Posyandu disebutnya memeiliki peran penting dalam penruuann angka stunting. Ia mengatakan Pemkab Jembrana juga mesuport melalui berbagai program pendukung. Diantaranya program bapak/bunda asuh anak stunting (BAAS), pemberian makanan tambahan kepada ibu hamil dan balita, serta program suportif lainnya yang disebar di masing-masing OPD. Kita mau memenuhi target sampai empat hingga enam persen. Saya mengimbau kepada seluruh ibu-ibu yang hari ini ada bayi agar melihat betul, mencatat dan memperhatikan secara seksama karena disitu terlihat sekali perkembangan sebelum dan sesudahnya, tambahnya. 

Menurutnya, Posyandu memainkan peran krusial dalam menilai perkembangan anak-anak. 

wartawan
PAM
Category

87 Warga Binaan Rutan Bangli Terima Remisi, Warga Uzbekistan Langsung Bebas

balitribune.co.id I Bangli - Sebanyak 87 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Bangli menerima remisi umum 17 Agustus bertepatan dengan HUT RI ke-81. 

Dari total jumlah WBP yang menerima remisi, sebanyak 4 WBP langsung bebas termasuk diantaranya 1 WBP warga negara Uzbekistan yang tersandung kasus pencurian.

Baca Selengkapnya icon click

Pengacara Yuli Utomo Kembali Raih Penghargaan Internasional "The Best Presentation" di Konferensi Disabilitas dan Rehabilitasi Dunia

balitribune.co.id | Denpasar - Pengacara sekaligus mahasiswa doktor hukum Yuli Utomo, S.H., M.H., C.Med kembali meraih penghargaan internasional. Ia dinobatkan sebagai Best Presentation pada World Disability and Rehabilitation Conference (WDRC 2026) ke - 11 yang diselenggarakan di Bali, 10–11 Agustus 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kosan di Denpasar Isi 10 Kamar ke Atas Akan Dikenakan Pajak

balitribune.co.id I Denpasar - Wacana pemerintah memperluas penerimaan pajak terhadap sektor persewaan properti, termasuk rumah, kontrakan, dan kos-kosan pada 2027 mendatang, mendapat perhatian dari Pemerintah Kota Denpasar. Pemkot Denpasar menegaskan, pengenaan pajak terhadap usaha kos-kosan telah diatur dalam regulasi daerah, khususnya bagi usaha yang memiliki 10 kamar atau lebih.

Baca Selengkapnya icon click

Pungutan Bedah Rumah Gratis Akan Dikenakan Sanksi

balitribune.co.id | Denpasar - Tahun 2026 ini Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menambah jumlah rumah tidak layak huni menjadi layak huni melalui program bedah rumah di seluruh Indonesia yang menyasar sebanyak 400 ribu unit. Sedangkan tahun 2025 lalu, jumlah bedah rumah yang dilakukan pemerintah pusat ini menyasar 45 ribu unit rumah tidak layak huni menjadi layak huni.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Literasi dan Inklusi Keuangan Bali Tembus Tiga Besar Nasional

balitribune.co.id | Denpasar - Tingkat literasi dan inklusi keuangan masyarakat Bali kembali menunjukkan kinerja positif. Berdasarkan hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) 2026, Bali mencatat indeks literasi keuangan sebesar 78,77 persen, sekaligus menempatkan provinsi ini di posisi ketiga tertinggi secara nasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.