Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

KBS Komit Jaga Pilkada Aman, Nyaman dan Damai, Klarifikasi Ketidakhadiran pada Sarasehan Pendidikan

politik
Wayan Koster

BALI TRIBUNE - Anggota Komisi X DPR RI Dr.Ir. Wayan Koster, MM akhirnya buka suara terkait ketidakhadirannya dalam acara Sarasehan Membangun Masa Depan Pendidikan Bali, di Gedung Wiswa Sabha Kantor Gubernur Bali, Senin (22/1) lalu. Absennya Koster yang juga menjadi calon Gubernur Bali ini karena komitmennya sangat kuat agar Pilkada serentak di Bali tahun 2018 berlangsung nyaman, aman dan damai. Politisi PDI Perjuangan asal Desa Sembiran yang dikenal dengan KBS (Koster Bali Satu) ini tak ingin menodai kegiatan yang memiliki tujuan mulia tersebut, lantaran sebelumnya kehadirannya dalam acara Rembug Desa yang dilaksanakan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Bali di Ksiarnawa Art Center, Denpasar, Minggu (21/1), dipermasalahkan. Padahal dirinya mendapat undangan resmi dari Kementerian Desa, Dinas PMD Provinsi Bali, dalam kapasitasnya sebagai anggota Pansus Perancang Undang-Undang Desa dari Bali. Pada acara Sarasehan Membangun Masa Depan Pendidikan Bali, KBS diundang secara resmi dalam kapasitas sebagai anggota Komisi X DPR RI yang membidangi pendidikan, sangat relevan dengan tema sarasehan. Undangannya resmi yang diterimannya ditandatangani Sekretaris Daerah Tjokorda Ngurah Pemayun. “Sesungguhnya saya berencana dan sudah menjadwalkan untuk hadir, karena ada seorang panitia yang menghubungi bahwa Pak Gubernur sangat mengharapkan kehadiran saya,”kata KBS yang dikonfirmasi via telepon, Selasa (23/1). Akan tetapi dengan mempertimbangan menjaga kondusivitas suasana, dirinya memutuskan tidak hadir. Lantaran sehari sebelumnya pada saat acara Rembug Desa, kehadiran dirinya dipersoalkan oleh Wakil Ketua DPRD dari Bali Fraksi Golkar Dapil Buleleng, Nyoman Sugawa Kory. “Pada acara Rembug Desa itu saya diundang dalam kapasitas sebagai anggota DPR RI yang menjadi salah satu anggota Pansus penyusun Undang-Undang Desa. Kehadiran Saya dipersoalkan oleh Bapak Sugawa Kory, katanya karena saya menjadi calon Gubernur Bali, sedangkan calon lain tidak hadir padahal juga diundang dalam kapasitas jabatannya saat ini,”ungkapnya. Pada saat itu, menurut KBS, Sugawa Kory menyampaikan sangat keberatan kalau acaranya jalan terus dengan menghadirkan dirinya sebagai salah satu pembicara, dan mengancam dirinya tidak akan hadir pada acara tersebut. Sugawa bahkan bersikap lebih jauh lagi bahwa kehadiran dirinya pada acara itu mengganggu kenyamanan dan keamanan serta menodai Pilgub Bali 2018. “Oleh karena itu saya memilih tidak jadi hadir pada acara Rembug Desa tersebut, karena saya tidak ingin kehadiran dengan niat baik malah dinilai dan dipersepsikan secara politis yang negatif oleh Pak Sugawa Kory,”kata KBS. KBS mengatakan, pada saat itu Sugawa juga menyampaikan suatu sikap agar Pemprov Bali tidak lagi melaksanakan acara yang mengundang calon gubernur, Pemprov harus netral. Atas pertimbangan itulah dirinya memutuskan tidak hadir pada acara sarasehan pendidikan tersebut, agar tidak mendapat protes semacam itu lagi. Serta yang tak kalah penting, untuk menjaga jangan sampai gubernur yang memprakarsai acara sarasehan tersebut disudutkan atau dipersepsikan secara negatif oleh pihak lain. KBS mengucapkan terimakasih kepada Gubernur Bali atas undangan untuk menjadi narasumber pada acara sarasehan pendidikan untuk masa depan Bali. Namun, dirinya memohon maaf sebesar-besarnya kepada gubernur dan panitia serta para peserta sarasehan atas ketidakhadiran dirinya, sama sekali bukan karena ada kesibukan di DPR RI atau faktor lain, tetapi semata-mata tidak ingin lagi ada protes dari pihak lain.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Siat Geni di Tuban, Tradisi Melempar Api untuk Menetralisasi Energi Negatif

balitribune.co.id | Mangupura - Puluhan yowana Desa Adat Tuban, Kecamatan Kuta, Badung, kembali melaksanakan tradisi Siat Geni di sisi Timur Pura Dalem Kahyangan Tuban, Sabtu (26/9/2026) malam. Tradisi ini digelar bertepatan dengan Purnama Kapat dan menjadi bagian dari rangkaian Puncak Karya Mamungkah, Ngenteg Linggih, Pedudusan Agung, Menawa Ratna, dan Tawur Balik Sumpah Utama.

Baca Selengkapnya icon click

Bapenda Perkuat Penagihan Pajak, Kejar PAD Rp 9,71 Triliun

balitribune.co.id | Mangupura - Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Badung memperkuat strategi penarikan pajak untuk mengejar target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp 9,71 triliun dalam Rancangan Perubahan APBD 2026.

Target PAD tersebut mencapai Rp 9.713.977.236.804, naik sekitar Rp 181,91 miliar atau 1,91 persen dibandingkan target dalam APBD induk 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dukung Pendidikan Vokasi, Astra Motor Bali Gelar Uji Kompetensi Berstandar Industri di SMKN 1 Manggis

balitribune.co.id | Amlapura - Astra Motor Bali kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan pendidikan vokasi berstandar industri. Melalui Vocational Program, Astra Motor Bali menggelar Uji Kompetensi Keahlian (UKK) Teknik Sepeda Motor (TSM) Honda bagi siswa kelas XII SMKN 1 Manggis, Karangasem, Senin (28/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Astra Motor Resmikan Desa Sejahtera Astra Bengkaung, Dorong Potensi Desa secara Berkelanjutan

balitribune.co.id | Mataram – Astra Motor terus memperkuat kontribusinya dalam pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional melalui program Desa Sejahtera Astra (DSA). Dalam rangkaian Hari Ulang Tahun (HUT) ke-56 Astra Motor, Desa Bengkaung yang berada di daerah Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, resmi menjadi Desa Sejahtera Astra Bengkaung binaan Astra Motor, Jumat (25/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Diduga Nyambi DJ dan Overstay 402 Hari, Empat WNA Diamankan Tim Gabungan di Bali

balitribune.co.id | Mangupura - Petugas gabungan mengamankan empat warga negara asing (WNA) dalam Operasi Penegakan Tertib (Gaktib) Polisi Militer "Waspada Wira Tombak" pada Kamis (24/9/2026) malam. Tiga di antaranya diduga menyalahgunakan izin tinggal dengan bekerja sebagai Disc Jockey (DJ) di sebuah klub malam, sementara satu WNA lainnya kedapatan overstay hingga 402 hari.

Baca Selengkapnya icon click

Jamsostek Award 2026: 260 Ribu Pekerja Papua Barat dan Papua Barat Daya Terlindungi

balitribune.co.id | Sorong - Perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di Papua Barat dan Papua Barat Daya terus diperluas. Hingga 2026, sebanyak 260.647 pekerja rentan di dua provinsi tersebut telah mendapatkan perlindungan melalui BPJS Ketenagakerjaan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 111.360 pekerja rentan berada di Papua Barat, sedangkan 149.287 pekerja rentan berada di Papua Barat Daya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.