Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kebakaran Pasar Badung Diduga Sabotase

KETERANGAN PERS - Kapuslabfor Mabes Polri Cabang Denpasar Kombes Pol Koesnadi (kiri) didampingi Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Hery Wiyanto, SIk (tengah), saat memberikan keterangan pers terkait pengungkapan penyebab kebakaran Pasar Badung, di Mapolda Bali, Selasa (5/4).

Denpasar, Bali Tribune

Dugaan kebakaran Pasar Badung pada Senin (29/2) sektiar pukul 18.00 Wita akibat disabotase semakin mendekati kenyatakan. Ini seiring hasil investigasi tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri Cabang Denpasar bahwa kebakaran tersebut bukan disebabkan korsleting listrik.

Selain itu, tidak ditemukan bahan-bahan mekanik dan kimia yang menjadi sumber api. Meski demikian, polisi tidak mau menyebutkan bahwa kebakaran tersebut akibat disabotase. “Tidak ditemukan mekanik yang menyebabkan panas, tidak ditemukan bahan kimia. Listrik tidak ada masalah. Artinya, penyebab kebakaran itu bukan dari konsleting listrik. Abu yang kita ambil dan periksa hasilnya negatif. Kalau ada indikasi (sabotase,-red), itu bukan ruangan saya. Itu adalah ruangan penyeidik. Kami hanya memberikan hasil dari Labfor,” ungkap Kepala Pusat Laboratorium Forensik (Kapuslabfor) Mabes Polri Cabang Denpasar Kombes Koesnadi kepada wartawan (pers) di Mapolda Bali, Selasa (5/4).

Hal senada disampaikan Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Hery Wiyanto, SIk yang mendampingi Koesnadi saat memberikan keterangan kepada wartawan. “Penyidik Polresta Denpasar yang akan menindaklanjuti hasil Labfor ini. Penyidik yang akan melakukan penyelidikan, apakah kebakaran itu karena dibakara, kelalaian atau bukan. Itu sedang dalam proses penyelidikan,” ujar Hery.

Dijelaskan Koesnadi, olah TKP dilakukan dari lantai I sampai IV Pasar Badung. Penjalaran api meludeskan semuanya. Dari hasil penyelidikan mengerucut titik api di lantai I pada sisi sebelah Utara tiang nomor 7. Itu berdasarkan pemeriksaan material bangunan mengalami pengelupasan akibat suhu panas tinggi dan cukup lama. Bahkan, semen cor juga runtuh sampai besinya terlihat. “Setelah menyimpulkan sumber api barulah mengambil beberapa sampel untuk diteliti salah satunya abu,” terangnya.

Koesnadi kembali menegaskan, bahwa secara kelistrikan di pasar terbesar di Bali itu tidak ada masalah atau disimpulkan penyebab kebakaran bukan karena korsleting. Selain itu, tidak ditemukan peralatan mekanik maupun bahan kimia yang bisa menghasilkan panas sebagai penyebab timbulnya api.

Di TKP merupakan tempat penjualan buah, daging, gerabah dan rempah-rempah termasuk minyak yang membuat api cepat membesar. “Kalau dari hasil pemeriksaan sampel abu hasilnya negatif atau tidak ditemukan adanya unsur bahan bakar,” paparnya.

Kebakaran Pasar Ubud

Sementara itu, terkait kebakaran Pasar Ubud, Koesnadi langsung memastikan akibat korsleting listrik. Berdasarkan hasil penyelidikan ditemukan adanya kerusakan pada jalur kelistrikan di atas plafon lantai I dan terjadi proses pengarangan. “Temparaturnya sampai di atas 280 derajat sehingga disimpulkan sumber api dari korsleting listrik,” ujarnya.

Perwira berpangkat tiga melati ini menjelaskan, kebakaran terjadi di blok A Pasar Ubud. Di lantai satu terdapat enam toko dan 50 lapak. Sedangkan lantai dua, ada 84 kios. Penjalaran api dari lantai satu persisnya di sisi Barat tiang penyangga nomor 4.

Terlepas soal penyelidikan, Koesnadi pada kesempatan itu juga menyampaikan bahwa di dua pasar yang terbakar masih minim APAR (alat pemadam api ringan) termasuk hidran. “Di Pasar Ubud malah tidak ada. Sedangkan di Pasar Badung ada tapi tidak tahu apakah berfungsi atau tidak. Dari pengalaman terjadinya kebakaran di objek vital seperti pasar, kita harapkan diperbanyak peralatan pemadam dan juga pelatihan kepada petugas pasar,” pungkasnya.

wartawan
habit

Bupati Sanjaya Apresiasi Peken Jasindo 2026, Dorong UMKM Tabanan Semakin Berdaya

balitribune.co.id | Tabanan - Komitmen memperkuat kolaborasi dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat terus ditunjukkan Pemerintah Kabupaten Tabanan. Hal tersebut terlihat saat Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., hadir sekaligus memberikan apresiasi langsung terhadap pelaksanaan Peken Jasindo Tahun 2026 di Taman Bung Karno – Garuda Wisnu Singasana, Tabanan, Sabtu (22/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Dinkes Badung Perkuat Layanan Kesehatan 24 Jam, Praktik Medis Ilegal Ditertibkan

balitribune.co.id | Mangupura – Tingginya arus wisatawan mancanegara ke Kabupaten Badung mendorong Dinas Kesehatan (Dinkes) Badung memperkuat kesiapsiagaan layanan kesehatan, khususnya dalam menangani kasus kegawatdaruratan. Melalui sistem Badung Sehat, layanan kesehatan disiagakan selama 24 jam bagi masyarakat maupun wisatawan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pembudidaya Lokal Badung Kebagian Pasar, Hasil Ikan Diserap untuk 6.200 Paket Gemarikan

balitribune.co.id | Mangupura - Program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) di Kabupaten Badung tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan gizi masyarakat. Program ini juga menjadi pasar bagi pembudidaya maupun pengolah ikan lokal.

Baca Selengkapnya icon click

Hilang Dua Hari, Petani Asal Akah Ditemukan Tewas di Manduang

balitribune.co.id | Semarapura - Setelah dinyatakan hilang selama dua hari, seorang petani bernama I Ketut Tambun (62), warga Dusun Sangging, Desa Akah, Kecamatan Klungkung, ditemukan meninggal dunia di sebuah jalan setapak di sebelah timur Kuburan Tinon, Desa Adat Manduang, Sabtu (22/8/2026). Korban ditemukan dalam posisi tengkurap.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gandeng AHASS Rajawali Motor, Astra Motor Bali Layani Puluhan Motor Honda Lewat Service Kunjung

balitribune.co.id | Denpasar - Astra Motor Bali melalui jaringan resmi AHASS Rajawali Motor kembali menghadirkan kemudahan layanan purna jual bagi konsumen sepeda motor Honda melalui program Bengkel Siaga dan Service Kunjung. Kegiatan yang digelar di Gedung Korem, Jalan Sudirman, Denpasar, pada Kamis (20/8/2026) lalu, ini mendapat sambutan positif dari masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click

Bukan Kekeringan, Ini Penjelasan BPBD Tabanan Terkait Penurunan Air di Telaga Tunjung

balitribune.co.id | Tabanan – Informasi mengenai kondisi Telaga Tunjung di Desa Timpag, Kecamatan Kerambitan, Kabupaten Tabanan yang disebut mengalami kekeringan langsung ditindaklanjuti Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tabanan. Kepala Pelaksana BPBD Tabanan I Nyoman Srinada Giri bersama Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik melakukan peninjauan langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi sebenarnya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.