Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kebut Pemulihan Pascabencana di Banjar dan Seririt, Bupati Buleleng Prioritaskan Kebutuhan Dasar Jelang Nyepi

pertemuan pascabencana
Bali Tribune / PERTEMUAN - Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra bersama Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna mengadakan pertemuan dengan Forum TJSL atau CSR yang dihadiri oleh para pelaku usaha di Kabupaten Buleleng, Kamis (12/3/2026)

balitribune.co.id I Singaraja - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng terus mengebut proses pemulihan pascabencana alam yang melanda Kecamatan Banjar dan Kecamatan Seririt pekan lalu. Menjelang perayaan Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri, Bupati Buleleng menegaskan fokus utama pemerintah saat ini adalah percepatan pembersihan lokasi dan pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak.

Hal tersebut disampaikan Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra  bersama Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna usai mengadakan pertemuan dengan Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) atau CSR yang dihadiri oleh para pelaku usaha di Kabupaten Buleleng, Kamis (12/3/2026). "Respons para pelaku usaha cukup baik dan mereka berpartisipasi aktif. Nantinya, penyaluran bantuan CSR ini akan dikelola oleh Ketua Forum TJSL dan didistribusikan sesuai dengan kebutuhan spesifik di masing-masing posko desa, seperti Posko Banjar, Dencarik, dan Tirtasari," ujar Bupati Buleleng.

Bupati memaparkan, fase pemulihan saat ini dirasa cukup berat karena banyaknya endapan lumpur, ranting, dan batang pohon yang menutupi rumah warga serta akses jalan. Untuk mempercepat pembersihan, Pemkab Buleleng telah mengerahkan enam unit alat berat ke lokasi terdampak. Bupati juga menginstruksikan pergerakan massal. "Besok pagi, kami bersama seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di Buleleng akan menggelar kegiatan gotong royong di lokasi bencana untuk membantu proses pembersihan," tambahnya.

Lebih lanjut, Bupati Buleleng mengatakan, warga terdampak saat ini sangat membutuhkan bantuan di luar logistik makanan. Banyak harta benda warga yang hanyut terbawa arus banjir dan material longsor. "Saat ini yang paling krusial dibutuhkan warga agar bisa bertahan adalah air bersih, alat-alat dapur seperti kompor gas karena hanyut semua, kemudian tempat tidur atau kasur, pakaian, hingga alat tulis sekolah," ungkap Bupati.

Untuk menjamin kebutuhan pangan warga terpenuhi sebelum masa libur Nyepi dan Hari Raya Idul Fitri, Pemkab akan menyalurkan bantuan beras masing-masing sebanyak 20 kilogram per keluarga, melengkapi paket sembako yang sudah dikirimkan minggu lalu. Terkait anggaran, Bupati menjelaskan bahwa penanganan selama masa Tanggap Darurat (berlaku dua minggu) menggunakan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) dan dukungan CSR pengusaha. Sementara untuk tahap rehabilitasi infrastruktur yang diperkirakan membutuhkan dana hingga belasan miliar rupiah, akan diprogramkan secara khusus di luar dana darurat.

Sementara itu, mengenai proses pencarian korban yang masih berstatus hilang, Bupati menyatakan operasi tim SAR masih terus berlangsung. Pemkab Buleleng menjadwalkan rapat evaluasi dengan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) sore ini untuk membahas potensi perpanjangan masa pencarian. "Kami akan berunding dengan Basarnas. Astungkara, target kami proses pencarian ini bisa selesai sebelum Hari Raya Nyepi. Karena saat Nyepi nanti, tentu seluruh aktivitas (termasuk pencarian) tidak bisa dilakukan," tandasnya. 

wartawan
CHA
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

10 Hari Hilang,  Dadong Geloh Ditemukan Meninggal di Jurang

balitribune.co.id I Gianyar -  Ni Wayan Geloh alias Dadong Geloh (78), warga Banjar Perean, Desa Pupuan, Kecamatan Tegallalang, ditemukan meninggal dunia setelah sekitar 10 hari dilaporkan hilang. Jasad korban ditemukan di dasar jurang sekitar 500 meter dari rumahnya, Selasa (1/9/2026) sore.

Penemuan korban mengakhiri pencarian yang dilakukan keluarga bersama aparat desa dan masyarakat sejak Geloh dilaporkan hilang pada 21 Agustus 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Ketua DPRD Bangli Desak Evaluasi Total Penataan PNS di Setiap OPD

balitribune.co.id | Bangli - Ketua DPRD Kabupaten Bangli, I Ketut Suastika, mendesak Pemerintah Kabupaten Bangli untuk segera mengevaluasi dan menata ulang pendistribusian Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Langkah ini dinilai mendesak agar penempatan pegawai benar-benar selaras dengan Analisis Beban Kerja (ABK) dan prioritas program pembangunan daerah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kebakaran Hantam Desa Adat Sade, Ratusan Pelaku Pariwisata Terdampak

balitribune.co.id | Mangupura - Kementerian Pariwisata memastikan pemulihan pascakebakaran Desa Adat Sade, Lombok Tengah Provinsi Nusa Tenggara Barat beberapa waktu lalu dilakukan secara terkoordinasi. Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Widiyanti Putri Wardhana menggelar Rapat Koordinasi bersama Pemerintah Daerah NTB, Forkopimda, Poltekpar Lombok, dan stakeholder ekosistem pariwisata. 

Baca Selengkapnya icon click

TP Posyandu Provinsi Bali Sapa Kader di Bangli Lewat Aksi Sosial "Membina dan Berbagi"

balitribune.co.id | Bangli – Tim Pembina (TP) Posyandu Provinsi Bali menggelar aksi sosial bertajuk "Membina dan Berbagi" Tahun 2026 di Kabupaten Bangli, Rabu (2/9/2026). Kegiatan ini dipusatkan di dua titik, yakni Wantilan Pura Dalem Gede Sala, Desa Abuan, Kecamatan Susut, dan Wantilan Pura Puseh Desa Adat Bebalang, Kelurahan Bebalang, Kecamatan Bangli.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.