Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kedatangan Wisnus Liburan Akhir Tahun Diprediksi Melonjak

WISATAWAN - Suasana kedatangan wisatawan domestik dari berbagai kota di Terminal Kedatangan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai

  BALI TRIBUNE - Potensi kedatangan wisatawan nusantara (wisnus) ke Pulau Dewata saat libur akhir tahun 2018 dan Tahun Baru 2019 mendatang diperkirakan akan cukup tinggi. Pasalnya, pulau ini masih menjadi destinasi utama turis domestik dari berbagai kota di Indonesia untuk menikmati libur pergantian tahun seperti tahun-tahun sebelumnya. Tenaga Ahli Menteri Bidang Pemasaran dan Kerjasama Pariwisata Kementerian Pariwisata RI, I Gde Pitana di Sanur, Denpasar, Kamis (22/11) mengungkapkan bahwa Bali siap untuk menyambut wisatawan saat peak season atau puncak musim liburan periode pertengahan Desember 2018 hingga Januari tahun 2019. "Bali siap untuk peak season karena itu sudah berlangsung setiap tahun dan ini juga sudah ditunggu-tunggu oleh industri," ucapnya.   Menurut Pitana, masa peak season di Bali yakni pada periode akhir Juni sampai Agustus. Selanjutnya akan menghadapi periode low season atau musim sepi kunjungan wisatawan. Kemudian peak season akan terjadi pada periode pertengahan Desember hingga pertengahan Januari diawal tahun. "Setelah itu, Februari, Maret akan sepi tapi  kita termasuk syukur karena Bali pasarnya  memiliki musim berbeda, musim panas di utara, dingin di selatan. Musim dingin di utara, panas di selatan. Baik yang summer season dan winter season datang, itu untungnya," beber Pitana.  Disamping market mancanegara, pariwisata Bali juga mempunyai pasar Nusantara yang cukup tinggi. "Betapa banyaknya orang-orang dari berbagai kota di Indonesia berkunjung ke Bali sekarang," cetusnya.   Namun dikatakan Pitana, tren kedatangan turis Nusantara ke Bali ini mulai berubah tidak seperti dahulu. Dimana awalnya pola berwisata wisnus ke Bali menggunakan kendaraan pribadi, tidur di losmen, sewa satu kamar untuk sekeluarga yang terdiri dari 5-6 orang per kamar. Tetapi sekarang cara berwisata wisnus sudah mulai berkelas yakni datang menggunakan pesawat, tidur di hotel berbintang. "Sekarang tren itu sudah berubah karena pertumbuhan ekonomi, transportasi dan media sosial. Begitu melihat ada spot yang bagus di Bali melalui medsos, ingin datang. Ini disebut ekonomi gengsi," katanya.   Tahun ini kata Pitana, diharapkan kedatangan wisnus ke Bali tumbuh 5 persen dari tahun 2017 yang mencapai 8 juta wisnus. Sedangkan untuk wisatawan mancanegara tahun ini pihaknya menargetkan sebanyak 7 juta kunjungan ke Bali. "Saya kira untuk Bali kunjungan wisatawan mancanegara 6,5 juta tercapai. Itu kita bicara jika tidak ada sesuatu," sebut Pitana.   Sementara untuk tahun 2019 mendatang pihaknya optimis akan terjadi pertumbuhan kedatangan turis asing mengingat banyaknya permintaan penerbangan langsung dari luar negeri ke Tanah Air terutama dari Negara Korea, Timur Tengah dan negara lainnya.    Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Bali, Ida Bagus Agung Partha Adnyana menyatakan persiapan puncak musim liburan akhir tahun ini diharapkan dapat berlangsung seperti tahun-tahun sebelumnya. "Tahun lalu domestik masih bagus. Kita peak season mulai pertengahan Desember dan diperkirakan juga kedatangan turis Tiongkok akan bagus. Masih lebih bagus tahun ini kalau tidak ada bencana. Mungkin tahun ini, yang akan liburan ke Lombok akan beralih ke Bali karena kondisi di sana," imbuhnya.

wartawan
Ayu Eka Agustini
Category

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nutug Karya di Pura Dalem Batununggul, Merawat Bhakti dan Tradisi Warisan Leluhur

balitribune.co.id I Semarapura - Rangkaian upacara piodalan di Pura Dalem, Desa Adat Dalem Setra Batununggul, berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Piodalan yang bertepatan dengan Rahina Buda Kliwon Matal menjadi momentum penting bagi krama dalam melaksanakan kewajiban adat dan keagamaan, Rabu (26/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Harga Ayam Potong Naik, Kini Rp45.000 per Kilogram

balitribune.co.id I Denpasar - Harga daging ayam di pasaran belakangan mengalami kenaikan hingga menyentuh Rp45.000 per kilogram. Normalnya daging ayam berada dikisaran Rp35.000 hingga Rp38.000 per kilogram. Kenaikan tersebut dipengaruhi sejumlah faktor, mulai dari minimnya populasi ayam siap panen hingga meningkatnya permintaan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.