Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kegagalan di SEA Games Mesti Dievaluasi

Ketut Suwandi
Ketut Suwandi

BALI TRIBUNE - Meski menyumbangkan dua medali emas bagi kontingen Indonesia dari ajang SEA Games 2017 Malaysia, namun keberadaan atlet Bali yang berlaga di ajang tersebut patut dievaluasi. Demikian disampaikan Ketua Umum KONI Bali, Ketut Suwandi.

“Dengan dilakukan evaluasi, maka kita mengetahui apa yang mesti dibenahi sehingga jika dipercaya kembali membawa Merah Putih di ajang internasional seperti SEA Games, prestasi atlet Bali bisa lebih baik,” ujar Suwandi, Minggu (3/9) di Denpasar.Ia mengakui bukan hanya atlet asal Bali saja yang menurun prestasinya di SEA Games, tapi kontingen Indonesia secara keseluruhan juga menurun prestasinya. Bagi Suwandi, raihan medali emas kontingen Indonesia di SEA Games tidak sesuai harapan dan cenderung sangat memalukan. Karena dari sisi jumlah medali emasnya terpaut cukup jauh.Meski secara peringkat masuk sesuai target bercokol di 5 besar tetapi dari sisi jumlah medali emas sangat tidak terpenuhi. Dan, semua itu terjadi juga tidak lepas dari andil atlet asal Pulau Dewata yang bergabung dengan kontingen Indonesia. "Makanya kami evaluasi secara khusus mulai dari Bali. Apa penyebab dan solusi ke depannya," tegas Suwandi. Dikatakannya, atlet asal Bali yang meraih medali emas, yakni karateka Tjokorda Istri Sanityasrani kelas -61 kg dan I Ketut Ariana di angkat besi. Sementara yang lainnya gagal mempersembahkan emas. Bahkan, raihan medali emas di SEA Games 2015 lalu, yang diraih atlet Bali juga lepas.Atlet Bali yang gagal mempertahankan medali emas, Maria Natalia Londa dari sebelumnya 2 medali emas turun menjadi 2 perak di lompat jauh dan lompat jangkit. Berikutnya judoka Any Pandini gagal total tanpa medali, dan petinju Kornelis juga gagal meraih medali. Dan, ketiga-tiganya itu di SEA Games dua tahun lalu meraih medali emas. Kata Suwandi, jika secara kalkulasi raihan medali atlet asal Bali sempat menyumbangkan total 7 medali emas untuk Indonesia di event SEA Games beberapa tahun silam. Namun kejayaan itu terus menurun. Dari 7 keping emas menurun menjadi 5, dan kini di SEA Games Malaysia hanya menyumbang 2 medali emas."Kita selama ini kan berbicara dan orientasi meraih medali emas. Saya bukan bermaksud mengabaikan raihan medali di luar itu. Bagaimana mengembalikan itu, itu jadi evaluasi kami," beber mantan Ketum KONI Badung itu.

Masalah klasik yang kini menerpa atlet Bali, yakni faktor usia atlet, nonteknis atau sarana-prasana dan dukungan anggaran. Semua itu, lanjutnya, akan dievaluasi. Karena dia sadar betul, setiap atlet itu tidak bisa terus-menerus Berjaya. "Saya harap militansi kedaerahan terus digalakkan. Dan, regenerasi atlet tetap kompetitif berkesinambungan,"  imbuhnya.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Bank BPD Bali Naik Kelas ke KBMI 2, Perkuat Pembiayaan UMKM dan Transformasi Digital

balitribune.co.id | Denpasar -  PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali mencatat tonggak penting pada Triwulan II 2026 dengan resmi masuk dalam Kelompok Bank berdasarkan Modal Inti (KBMI) 2. Status baru tersebut diraih setelah modal inti perseroan menembus Rp6,064 triliun, melampaui batas minimum yang ditetapkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Baca Selengkapnya icon click

BI Bali Apresiasi Rakor Pembangunan, Dorong Program Berlanjut hingga Tahap Realisasi

balitribune.co.id | Denpasar - Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Bali, Achris Sarwani, mengapresiasi pelaksanaan Rapat Koordinasi Pembangunan Wilayah Bali yang digelar di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Senin (20/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Simpan 280 Gram Sabu Siap Edar, Polisi Tangkap Oknum PPPK Dishub Tabanan

balitribune.co.id I Tabanan – Tim Satresnarkoba Polres Tabanan menangkap seorang oknum Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu Dinas Perhubungan (Dishub) Tabanan berinisial IGBBY (32).

Pria asal Karangasem ini diringkus di kamar kosnya karena kedapatan menyimpan narkotika jenis sabu-sabu dengan berat ratusan gram siap edar.

Baca Selengkapnya icon click

Rencana 'Regrouping' Dua SD, Disdik Tabanan Tunggu SK Bupati

balitribune.co.id I Tabanan - Dinas Pendidikan (Disdik) Tabanan memastikan rencana penggabungan atau regrouping dua sekolah dasar (SD) di tahun ini dilakukan setelah ada dasar hukumnya.

Saat ini Disdik Tabanan masih menunggu terbitnya Surat Keputusan (SK) Bupati. Selama payung hukum itu belum turun, para murid di dua SD yang hendak digabung itu belajar seperti biasa.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tolak Pemindahan Penyeberangan ke Pelabuhan Celukan Bawang, Puluhan Sopir Logistik Geruduk Kantor Dewan

balitribune.co.id I Negara - Puluhan sopir logistik lintas Jawa-Bali mendatangi gedung DPRD Kabupaten Jembrana, Senin (20/7/2026). Mereka mengeruduk kantor dewan lantaran merasa resah atas persoalan kemacetan hingga antrean panjang yang kerap terjadi baik di Pelabuhan Gilimanuk maupun Ketapang. Mereka juga menyampaikan penolakan terhadap pemindahan penyeberangan angkutan logistik ke Pelabuhan Celukan Bawang, Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click

Tiga Bulan Gaji Belum Dibayar, 32 Pekerja TPS3R Bumi Resik Asri Mogok Kerja

balitribune.co.id I Mangupura - Sebanyak 32 pekerja TPS3R Bumi Resik Asri di Kelurahan Sempidi, Kecamatan Mengwi, Badung, melakukan aksi mogok kerja setelah gaji mereka selama tiga bulan, yakni Mei hingga Juli 2026, belum dibayarkan. Aksi tersebut menyebabkan pelayanan pengangkutan sampah di wilayah Sempidi terganggu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.