Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kehabisan BBM, Nelayan Ditemukan Selamat di Pulau Sepatu Selatan Nusa Penida

Bali Tribune / EVAKUASI - Tim SAR saat membantu evakuasi dan mengawal jukung nelayan hilang yang ditemukan di Pulau Sepatu selatan Nusa Penida

balitribune.co.id | Amlapura - Setelah Tim SAR gabungan dari Basarnas, Bakamla, BPBD Karangasem, Polair Polres Karangasem, Balawisata serta sejumlah nelayan sempat melakukan pencarian terhadap I Nyoman Sudi (30) nelayan asal Desa Antiga, Kecamatan, Manggis, Karangasem, yang sebelumnya dilaporkan hilang oleh keluarganya saat memancing ditengah perairan Amuk, Manggis, akhirnya berhasil ditemukan.

Korban I Nyoman Sudi ditemukan terombang-ambing bersama jukungnya di perairan selatan Nusa Penida yang dikenal dengan arus dan gelombangnya yang cukup ganas. Oleh nelayan yang menemukan, korban kemudian dievakuasi ke jukung nelayan sementara proses evakuasi dan saat jukung milik korban ditarik kedarat dibantu oleh Tim SAR gabungan, hingga korban bersama jukungnya tiba di darat,

Koordinator Pos SAR Karangasem, I Gusti Ngurah Eka Widnyana, kepada Bali Tribune, Senin (10/1) menyampaikan, untuk proses pencarian korban Tim SAR gabungan menurunkan satu Riggid inflatable Boat (RIB) satu unit Rubber Boat serta di back up oleh kapal patroli laut Polair Polres Karangasem.

“Penyisiran kita arahkan ke areal perairan Amuk hingga ke Nusa Penida. Dan sekitar pukul 08.30 korban berhasil ditemukan dengan selamat bersama jukungnya di pulau sepatu perairan selatan Nusa Penida,” tegasnya. Selanjutnya korban kata dia dibawa dengan pengawalan dan pengawasan Tim SAR menuju ke darat tepatnya di Pantai Amuk, Manggis.

Menurut informasi yang diperoleh, korban sendiri berangkat melaut pada Minggu (9/1) sekitar pukul 17.00 Wita, dari pantai Amuk menuju area perairan dekat Nusa Penida. Namun hingga malam, korban tidak juga kembali dari melaut, sementara keluarga korban yang khawatir dengan keadaan korban, langsung turun melakukan pencarian bersama nelayan di Pantai Amuk menggunakan jukung.

Sayangnya korban saat itu belum berhasil ditemukan hingga akhirnya kejadian itu dilaporkan ke BPBD Karangasem, Pos Sar Karangasem dan ke Polsek Manggis. Keesokan paginya, pencarian kembali dilakukan oleh Tim SAR gabungan bersama nelayan hingga akhirnya korban berhasil ditemukan.

“Dari keterangan yang kami peroleh, korban mengaku mengalami kehabisan BBM sehingga jukungnya terseret arus dan tidak bisa kembali. Dan saat ditemukan kondisi korban stabil dan saat ini sudah kembali ke keluarganya,” pungkasnya.

wartawan
AGS
Category

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Tata Kelola Digital, Pemkab Tabanan Gelar Monev OpenSID di 133 Desa

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah desa se-Kabupaten Kabupaten Tabanan terus menunjukkan komitmen dalam penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID). Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penerapan aplikasi OpenSID yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Baca Selengkapnya icon click

Berbulan-Bulan Tak Berfungsi, Traffic Light Depan MPP Bangli Akhirnya Diperbaiki

balitribune.co.id I Bangli - Sempat berbulan- bulan tidak berfungsi, akhirnya lampu traffic light di depan kantor Mall Pelayanan Publik (MPP) di perbaiki petugas Dinas Perhubungan Bangli. Kini lampu pengatur arus lalin telah berfungsi secara normal. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.