Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kehilangan Okupansi Hingga 30%, Villa Kembali Garap Pasar Domestik

Bali Tribune / MAKAN MALAM - Saat ratusan turis Tiongkok menikmati makan malam di cafe-cafe Kedonganan, sejak virus corona merebak akhir-akhir ini penerbangan dari/ke Bali-Tiongkok dihentikan sementara yang berimbas pada penurunan okupansi villa dan hotel di Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Sejumlah villa dan hotel di Bali kehilangan hunian kamar dari wisatawan mancanegara terutama Tiongkok. Pasalnya, kedatangan turis dari Negeri Tirai Bambu ini mampu mengisi okupansi atau tingkat hunian kamar hotel dan villa sekitar 20-30%. Namun akibat dari mewabahnya virus corona di Kota Wuhan (Tiongkok),  Pemerintah Republik Indonesia menghentikan sementara seluruh penerbangan dari/ke Indonesia-Tiongkok pada Rabu 5 Februari 2020.

Berdasarkan hal tersebut, turis Tiongkok tidak mendapat akses untuk mengunjungi Pulau Dewata. Kunjungan wisatawan dari Negeri Panda ke Pulau Bali setiap tahunnya mencapai jutaan orang. Tercatat di Dinas Pariwisata Daerah Bali, kedatangan turis Tiongkok pada 2019 lalu mencapai 1.185.519 kunjungan. Jumlah tersebut menduduki posisi terbesar kedua setelah Australia sejumlah 1.245.410 kunjungan. 

Kondisi ini berdampak pada sejumlah akomodasi baik villa dan hotel yang memiliki pangsa pasar Tiongkok. Seperti diakui Ketua Bali Villa Association, I Gede Ricky Sukarta beberapa waktu lalu kepada Bali Tribune. Ia yang juga General Manager di Villa Kayu Raja mengatakan bahwa sebelum virus mematikan yang menyerang pernafasan merebak, sekitar 30% okupansi villa dengan jumlah 68 kamar ini disumbang oleh turis dari Tiongkok. "Di villa kami juga ada market Tiongkok, tapi sekarang wisatawan dari Tiongkok sudah kosong, kami kehilangan potensi okupansi," terang Sukarta. 

Pada bulan Februari ini okupansi hanya 32%, kondisi tersebut menurut dia sangat parah. Biasanya pada tahun-tahun sebelumnya, Februari-Maret memang merupakan momen low season (musim sepi kunjungan wisatawan), namun okupansi masih berkisar di atas 50%. "Saat ini, Februari okupansi diisi dari Australia dan India," katanya. 

Upaya untuk mengatasi kekosongan okupansi dari wisatawan Tiongkok, pihaknya bersama tim penjualan mengambil peluang potensi India. Namun, untuk mendatangkan turis India cukup susah karena terkendala penerbangan langsung. Pihaknya pun berharap adanya akses penerbangan langsung dari/ke Bali-India. Sedangkan market Australia dengan jumlah penerbangan langsung yang cukup banyak ini masih menghadapi bencana kebakaran hutan. 

Pihaknya pun saat ini kembali melirik pasar domestik. Dimana sebelumnya pasar domestik cukup tinggi, karena kendala harga tiket pesawat yang sangat mahal sejak awal tahun 2019 lalu menyurutkan perjalanan domestik. "Pasar domestik ini biasanya turut menyumbang okupansi. 

Sekarang ini untuk Australia kami masih memberikan spesial diskon untuk pembelian bergrup," terangnya. 

Potongan harga untuk pemesanan kamar dari wisatawan yang bergrup ini akan menarik minat semakin banyak wisatawan Australia berkunjung ke Bali. Sedangkan untuk menarik kedatangan domestik pihaknya telah membuat paket kerja sama dengan agent di Jakarta diantaranya adalah paket Honeymoon dan Balinese Costume diskon sampai 25%. 

"Hal ini untuk menggrab tamu saat sepi. Kondisi ini sudah kami persiapkan, mengisi okupansi dengan menurunkan harga dengan diskon. Kita bikin suatu perencanaan untuk mengantisipasi kekosongan okupansi," imbuh Sukarta. 

Turunnya tingkat hunian kamar villa, dikatakannya juga dijadikan kesempatan melakukan pelatihan dan peningkatan kemampuan SDM. "Tapi untuk pekerja harian kita berhentikan," cetusnya. 

Pengelola kawasan The Nusa Dua (ITDC) juga menyampaikan hal senada bahwa di kawasan ini sekitar 20% okupansi diisi oleh wisatawan dari Tiongkok. "Turis dari Tiongkok daratan menyumbang okupansi di kawasan Nusa Dua sekitar 20%. Sisanya, turis dari Australia, Eropa, domestik dan Negara-negara Asia lainnya," ungkap Managing Director The Nusa Dua, Gusti Ngurah Ardita.

Pemerintah diharapkan bisa menggenjot kedatangan turis asing ke Bali dari negara-negara lainnya. Sehingga, sejumlah hotel di Bali maupun di kawasan Nusa Dua khususnya tidak kehilangan okupansi secara signifikan.

wartawan
Ayu Eka Agustini

Gelar PKKMB, FT Unmas Denpasar Ajak Mahasiswa Peduli Lingkungan di Pantai Mertasari

balitribune.co.id | Denpasar - Fakultas Teknik Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar mengemas rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) 2026 dengan aksi pengabdian kepada masyarakat (Aksos) berupa bersih-bersih lingkungan di Pantai Mertasari, Sanur, Sabtu (5/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Jadwal Terbang Bandara Ngurah Rai Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau

balitribune.co.id | Mangupura - Sehubungan dengan peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda antara Pulau Jawa dan Sumatra, terdapat sejumlah penerbangan di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali yang mengalami pembatalan dan/atau penyesuaian jadwal penerbangan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Wujud Kepedulian, Keluarga Besar Dwijendra Kirim Bantuan bagi Korban Gempa NTT

balitribune.co.id | Denpasar - Rasa kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan keluarga besar Yayasan Dwijendra. Sebagai bentuk solidaritas kepada masyarakat yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT), Yayasan Dwijendra menyalurkan bantuan kemanusiaan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Bali.

Baca Selengkapnya icon click

Harpelnas 2026, Dealer Kecak Motor Pererat Keharmonisan Bersama Konsumen

balitribune.co.id | Denpasar – Dalam rangka memperingati Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2026, Astra Motor Bali bersama seluruh jaringan dealer resmi Honda menghadirkan beragam aktivitas apresiasi bagi konsumen setia. Mengusung tema besar “Satu Hati, Menemani Setiap Langkah”, rangkaian kegiatan ini dirancang untuk memberikan pengalaman yang berkesan, personal, dan penuh nilai kepedulian sosial hingga akhir September 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sembahyang Rahina Tumpek Uye di Pura Luhur Batukau, Bupati Sanjaya: Jaga Keharmonisan dengan Alam

balitribune.co.id | Tabanan – Dalam rangka memperingati Rahina Tumpek Uye, Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., bersama Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, beserta jajaran memaknai perayaan hari suci yang menjadi momentum untuk mengungkapkan rasa syukur sekaligus menjaga keharmonisan dengan alam dan seluruh makhluk hidup, khususnya satwa, melalui Persembahyangan Bersama di Pura Luhur Batukaru, Sabtu (5/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.