Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Keikutsertaan KB di Bali Sudah Lebih Baik

BKKBN
BKKBN saat menggelar evaluasi program KKBPK

BALI TRIBUNE - Perwakilan Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Bali menggelar evaluasi program Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK). Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Bali, Ida Bagus Wirama, SH. M.Kes., menyampaikan, dengan evaluasi ini, pihaknya dapat melakukan langkah strategis dalam meningkatkan program tahun berikutnya. Karena tahun 2017 ini, pihaknya mempunyai sasaran strategis dan sasaran program.

"Secara umum, sasaran strategis itu, adalah rata-rata anak yang dilahirkan perempuan pada saat reproduksinya adalah 2,04 anak. Kemudian kepersetaan KB diharapkan 66,25 persen," ungkapnya, di Denpasar, belum lama ini.

Dua ukuran tersebut, lanjutnya, sangat penting. Dimana hasil-hasilnya dapat dilihat dari keikutsertaan KB di Bali sudah cukup baik. Seperti dari 100 pasangan, 60 sampai 70 persen sudah menjadi peserta KB. "Kita juga tidak boleh memaksa untuk melakuakan pemasangan KB bagi keluarga baru ataupun keluarga yang ingin cepat memiliki anak," imbuhnya.
Sementara terkait capian nasional, BKKBN Bali sudah lebih baik. Sedangkan untuk rata-rata anak yang dilahirkan seorang wanita, secara nasional sudah mencapai 2,4 anak. Tetapi di Bali sudah mencapai 2,21 anak. "Begitu juga dengan kepesertaan KB, sudah lebih baik dari rata-rata nasional," ujarnya.

Sedangkan Rektor IKIP PGRI Bali, Dr. Made Suarta, SH. M.Hum., yang menjadi mitra kerja BKKBN Provinsi Bali mengungkapkan, menginginkan mahasiswanya mendapatkan informasi terkait program KB sedini mungkin. Karena bagaimanapun juga, mahasiswa tidak bisa terlepas akan berkeluarga.

"Saya mengapresiasi BKKBN karena telah melakukan MoU dengan kami. Dan kami pun akan mengagendakan itu memberikan pepenceraha terkait program keluarga berencana itu," ungkapnya.

Rapat evaluasi BKKBN itu sendiri berlangsung selama satu hari dan diikuti oleh 70 peserta dari Ikatan Bidan Indonesia seluruh Bali, TNI, TP Pokja IV, OPD KB se Bali, Disduk Capil KB Provinsi Bali, Dinas Kesehatan Provinsi Bali, dan undangan lainnya.

wartawan
Bernard MB
Category

Gemarikan Digencarkan, Stunting di Badung Masih Jadi PR

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung menggencarkan program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) sebagai upaya menekan angka stunting. Kali ini, sebanyak 200 paket olahan ikan dibagikan kepada ibu hamil, balita, dan anak-anak berisiko stunting di Kelurahan Kuta, Selasa (21/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Layanan Keliling PBB-P2 Permudah Warga Bayar Pajak

balitribune.co.id I Denpasar - Jelang Batas Akhir 31 Agustus, warga mulai sibuk mendaftarkan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Program layanan 'Jemput Bola' yang dilancarkan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Denpasar dinilai efektif dalam mempermudah masyarakat sekaligus mendukung optimalisasi penerimaan pajak daerah menjelang batas akhir pembayaran PBB-P2.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Imigrasi Singaraja Perketat Pengawasan WNA

balitribune.co.id I Singaraja - Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja terus meningkatkan pengawasan terhadap keberadaan dan kegiatan Warga Negara Asing (WNA) di wilayah kerjanya yang meliputi Kabupaten Buleleng, Jembrana, dan Karangasem. Langkah ini dilakukan melalui optimalisasi teknologi serta patroli lapangan secara intensif. 

Baca Selengkapnya icon click

Polisi Rekonstruksi Pembunuhan Mang Colik, Pelaku ANPP Tusuk Korban Sambil Mandi Bareng

balitribune.co.id I Semarapura - Polres Klungkung terus bergerak tuntaskan kasus pembunuhan Nyoman Cita alias Mang Colik yang sempat viral dan mengebohkan jagat maya Bali. Satreskrim Polres Klungkung bersama Kejaksaan Negeri Klungkung menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan berencana dengan tersangka berinisial ANPP, Selasa (21/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ribuan Kasus Gigitan HPR Terjadi di Gianyar, Pemkab Intensifkan Layanan Rabies Center

balitribune.co.id I Gianyar - Trend kasus gigitan hewan penular rabies (HPR) di Kabupaten Gianyar masih cukup tinggi. Dari data Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar yang diterima, Selasa (21/7/2026), selama Januari hingga Juni 2026 telah tercatat 4.545 kasus gigitan HPR yang terjadi di kabupaten dengan julukan gumi seni ini. Itu artinya, rata-rata kasus gigitan HPR di Gianyar mencapai 756 kasus per bulan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.