Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kejuaraan Soft Tenis Indonesia 2018, Adu Kekuatan Indonesia vs Korsel

Salah satu atlet soft tenis putri andalan Indonesia dalam Kejuaraan Soft Tenis Indonesia 2018 yang berlangsung di Lapangan Tenis KONI Bali.

 BALI TRIBUNE - Hujan yang mengguyur Denpasar sejak pagi hari,  termasuk di kawasan Lapangan Tenis KONI Bali, membuat Panpel Kejuaraan Soft Tenis Indonesia IV 2018 menunda  seluruh pertandingan yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis (29/11). “Panpel memutuskan menunda seluruh jadwal pertandingan hari  ini (kemarin,red). Semua partai penyisihan ganda putra dan putri akan  berlangsung Jumat (30/11),” ucap Ketua Panpel Kejuaraan Soft Tenis Indonesia IV 2018, Agus Rosadi di arena pertandingan. Menurut pria yang juga Sekretaris Jenderal Pengurus  Pusat Persatuan Soft Tenis Seluruh Indonesia (PP Pesti) itu, penundaan tidak  berpengaruh pada durasi turnamen. Pihaknya telah menghitung ulang jumlah pertandingan dan optimistis tuntas sesuai jadwal. Sementara itu dari arena pertandingan, atlet tuan rumah mendapat  tantangan berat dari peserta asal Korea Selatan. Wakil kedua negara itu berhasil  lolos dari babak penyisihan grup nomor tunggal putra dan putri yang telah berlangsung Rabu (28/11).  Indonesia menempatkan lima wakil tunggal putra pada perempat final turnamen soft tenis internasional ini, sedangkan Negeri Ginseng hanya mampu meloloskan tiga atlet. Di babak delapan besar, andalan Merah Putih bakal berjibaku dengan jagoan asal Korsel. Fernando Daniel Sanger menantang Yoon Hyoung Wook, Irfandi Hendrawan menghadapi Park Jae Kyu, dan Hemat Bakti Anugrah yang menguji kedigdayaan Kim Sun Min. Sementara Risky Saputra terlibat perang saudara dengan kompatriotnya, Ragil Wahyudiono. “Kami akan memaksimalkan peluang untuk menjadi juara. Meskipun kami memang tidak berlatih khusus menghadapi turnamen ini karena baru saja mengikuti Korea Cup, bulan lalu. Pemain yang datang ke Bali ini merupakan pemain nasional putra, sementara pemain putri merupakan gabungan dari beberapa wilayah,” tutur pelatih tim Korsel, Seo Kyu Jae yang membawa 13 atlet, terdiri dari enam atlet putra dan tujuh putri. Di tunggal putri, Indonesia memastikan bakal terlibat duel dengan wakil Korsel di partai pamungkas. Tiga wakil tim Negari Ginseng berkumpul di paruh atas undian babak perempat final. Jin Sua yang mendapat bye, akan menunggu pemenang pertandingan antara Yun So Ra yang menghadapi Ju Seu Gil untuk melangkah ke final. Sementara itu, tiga wakil skuat Merah Putih menguasai paruh bawah babak delapan besar. Di semifinal, Sharon Cornelia Watupongoh yang memperoleh bye akan berjibaku dengan pemenang partai Runi Utami dengan Angelica Lontoh. Selain nomor tunggal, kejuaraan juga mempertandingkan empat nomor lainnya yaitu ganda dan beregu baik putra maupun putri. Penundaan seluruh pertandingan pada Kamis (29/11) malah memberi  kesempatan bagi seluruh peserta ajang ini untuk menikmati pesona wisata  Pulau Dewata.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Hilirisasi Bandeng, Buleleng Bidik Pasar Dunia

balitribune.co.id I Singaraja - Para pembudidaya dan pengusaha perikanan di kawasan Buleleng Barat, Bali, kini tengah melakukan langkah transformasi besar. Tidak lagi sekedar mengandalkan ekspor benih ikan bandeng (nener), mereka kini merambah ke tahap hilirisasi melalui pembesaran bandeng kelas premium tersentral yang ditargetkan mampu menembus pasar internasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kuliner Wisata Bali Dituntut Utamakan Higienitas

balitribune.co.id I Tabanan - Keberadaan kuliner Bali di tempat-tempat wisata di Pulau Dewata sangat diperlukan wisatawan. Selain untuk mengobati rasa lapar setelah lelah mengeksplor destinasi wisata yang dikunjungi, kuliner Bali sebagai salah satu cara mengenalkan keunikan yang ada di pulau ini. Sehingga wisatawan dapat merasakan secara langsung nikmatnya kuliner Bali yang dibuat dengan bumbu-bumbu lengkap ala masyarakat Bali. 

Baca Selengkapnya icon click

TPA Peh Overload, Jembrana Wajibkan Teba

balitribune.co.id I Negara - Hingga kini persoalan penanganan sampah juga menjadi persoalan yang pelik di Jembrana. Terlebih dengan kondisi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Peh kini kondisinya sudah semakin over kapasitas. Penanganan sampah bahkan kini justru dititikberatkan pada partisipasi aktif masyarakat hingga di pedesaan untuk mengelola mandiri sampah di lahan masing-masing.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.