Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kejurnas Panjat Tebing KU, Bali Sementara Raih Dua Medali

Bali Tribune/ Samudera Setiadji Putra saat naik podium di Kejurnas Panjat Tebing KU, di Sport Climbing Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan.
balitribune.co.id | Denpasar - Tim panjat tebing Bali berhasil meraih 1 medali emas dan 1 perak dalam ajang Kejurnas FPTI Kelompok Umur XIV 2019 di Sport Climbing Palaihari Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan, Kamis (1/8).
 
Medali emas untuk Bali pada kejuaraan yang berlangsung mulai 27 Juli hingga 4 Agustus 2019 itu dipersembahkan Samudera Setiadji Putra di nomor speed youth D putra, sedangkan medali perak juga dipersembahkan Samudera Setiadji dari nomor lead youth D putra.
 
Ketua Umum Pengprov Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Bali, Putu Yudiatmika, SH menyambut positif hasil tersebut dan berharap raihan medali akan terus bertambah sehingga prestasi panjat tebing junior Bali kian diperhitungkan oleh daerah-daerah lain di Tanah Air.
 
"Ini kejurnas kelompok umur, jadi atlet yang kami kirim merupakan masa depan dan menjadi andalan Bali nantinya. Raihan dua medali ini patut kita syukuri mengingat juga mereka harus bersaing dengan daerah yang selama ini menjadi kiblatnya cabor panjat tebing di Indonesia," ujar Putu Yudiatmika.
 
Yudi Atmika yang juga salah seorang pengurus KONI Bali itu mengatakan,  dengan raihan sementara satu emas dan satu perak, tim panjat tebing Bali berada di peringkat tiga di bawah Jawa Tengah di posisi pertama dan Jawa Timur di peringkat kedua.
 
Jawa Tengah yang dikenal sebagai gudangnya atlet panjat tebing sementara mengoleksi 4 medali emas dan 1 perunggu. Sedangkan Jawa Timur di peringkat dua setelah mengumpulkan 1 medali emas, 4 perak dan 1 medali perunggu.
 
"Kita masih ada peluang menambah medali karena dua atlet Bali masuk final yang akan dimainkan hari Jumat (2/8). Kedua atlet tersebut semuanya putri yakni Komang Ayu dan Desak. Kita doakan semoga keduanya berhasil menambah medali untuk Bali," ujar Putu yudi Atmika.
 
 FPTI Bali ke ajang Kejurnas Kelompok Umur XIV/2019 tersebut hanya mengirim 7 atlet dan tidak turun dengan kekuatan penuh seperti kejurnas-kejurnas lainnya, terutama yang digelar di Pulau Jawa. Yudi Atmika mengatakan, kejurnas di Kalimantan Selatan ini memerlukan biaya tidak sedikit sedangkan dukungan dana dari KONI Bali terbatas.
 
“Ya, dana terbatas, maka kami tidak bisa berbuat banyak mengirim atlet. Beda jika kejurnasnya digelar di Jawa seperti beberapa waktu lalu, dimana kami menurunkan banyak atlet, karena bisa ditempuh menggunakan transportasi darat,” pungkas Putu Yudi Atmika. (u)
wartawan
Djoko Purnomo
Category

Kodam IX/Udayana Gelar Rapim TA 2026, Perkuat Sinergi TNI dan Rakyat Wujudkan Sishankamrata Bali Nusra

balitribune.co.id | Mangupura – Dalam upaya memperkuat sistem pertahanan semesta di wilayah Bali Nusra, Kodam IX/Udayana menyelenggarakan Rapat Pimpinan (Rapim) TA 2026 dengan mengusung tema “Kodam IX/Udayana Hadir Untuk Rakyat Mewujudkan Sishankamrata Menuju Indonesia Maju.” Kegiatan strategis ini berlangsung di Balai Budaya Girinata Mandala, Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Badung, Rabu (18/2/2026), yang dipimpin langsung oleh Pangdam IX/Udayana

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hadiri Karya di Pura Dalem Jambe Kapal, Bupati Adi Arnawa Tekankan Pengelolaan Sampah Mandiri dan Program Pendidikan Gratis

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri rangkaian upacara Nyakap Karang, Melaspas, dan Mendem Pedagingan di Pura Dalem Jambe, Banjar Adat Panglan Baleran, Kelurahan Kapal, Selasa (17/2). Kehadiran Bupati didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap pelestarian adat dan budaya di gumi keris.

Baca Selengkapnya icon click

Ketupat, Barongsai dan Canang, Cerita Akulturasi Alami Umat Tionghoa di Tabanan

balitribune.co.id | Tabanan - Ribuan umat keturunan Tionghoa merayakan Tahun Baru Imlek 2577 di Kong Co Bio Tabanan dengan suasana akulturasi budaya Bali yang kental melalui penggunaan sarana canang dalam persembahyangan.

Selain dupa dan kue keranjang, kehadiran ornamen serta sesaji khas lokal ini menjadi simbol keharmonisan tradisi leluhur Tionghoa dengan budaya Hindu di Kabupaten Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.