Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kejurnas Tarung Derajat, Bali Tak Wajibkan Medali

Tarung Derajat
AA Bagus Tricandra Arka

BALI TRIBUNE - Kejuaraan nasional (Kejurnas) Tarung Derajat memperebutkan Piala Presiden, siap digelar pada November mendatang di Jakarta. Di ajang bergengsi itu justru Pengprov Keluarga Olahraga Tarung Derajat (Kodrat) Bali tak mewajibkan petarung andalannya yang tampil di ajang tersebut harus meraih medali.

"Jadi di kejurnas nanti kami hanya ingin melihat perkembangan petarung yang kami proyeksikan untuk PON 2020 mendatang. Kalau memang mereka mendapat medali, akan lebih baik. Namun, kami tidak memaksakan harus atau wajib," ujar Sekum Pengprov Kodrat Bali, AA Bagus Tricandra Arka, Rabu (7/3) di Denpasar.

Dijelaskannya, ajang kejurnas nanti merupakan pemanasan bagi petarung Bali sembari melihat peta kekuatan petarung di tingkat nasional. Jadi, sedini mungkin bisa memahami kekuatan calon rival di PON 2020 nanti. "Kalau kami target medali dan tidak sesuai, ‘kan petarung jadi terbebani. Dan juga, nantinya kekuatan Bali akan dibaca oleh provinsi lainnya," terangnya.

Soal petarung yang diturunkan nanti, Tricandra Arka menambahkan bahwa seluruh juara di masing-masing kelas pada Porprov Bali 2017 akan menjadi wakil Bali. Itu artinya Bali akan turun dengan full team (10 tarung bebas putra dan 4 putri). Lalu proses pelatihannya seperti apa nantinya?

"Jadi, semua juara Porprov Bali 2017 itu masuk ke dalam tim pelatda Kodrat Bali. Pemusatan latihannya di Puslat Tarung Derajat di daerah Kesambi, Kesiman dengan arahan koordinator pelatih Gede Sutarya Yasa," ungkap pria yang akrab disapa Gung Cok ini.

Bahkan, diakui Gung Cok, formasi petarung itu bisa saja berubah, karena pihaknya juga akan memantau petarung potensial di arena Porjar Bali mendatang. Jadi, jika ada petarung di Pelatda Kodrat Bali itu penampilannya menurun, maka bisa saja petarung bersangkutan akan digantikan oleh yang lebih bagus. Namun, itu sesuai dengan kelasnya masing-masing.

"Tapi, kami prioritaskan juara porprov dulu. Jadi nanti ada sistem degradasi dan promosi," imbuhnya.

Kejurnas Piala Presiden ini sendiri bakal menjadi event paling prestisius yang dihelat tahun ini. Sesuai namanya, rencana kejurnas akan dibuka langsung oleh Presiden RI, Joko Widodo.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Bupati Sanjaya Buka Marga Fest II Tahun 2026, Dorong Pelestarian Seni Budaya dan Penguatan Potensi Lokal

balitribune.co.id | Tabanan - Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., secara resmi membuka Marga Festival II Tahun 2026 yang berlangsung di Taman Pujaan Bangsa (TPB) Margarana, Marga, Tabanan, Selasa, (2/6/2026) malam. Pembukaan festival ditandai dengan prosesi nepak punggelan Barong Ket oleh Bupati Sanjaya sebagai simbol dimulainya rangkaian kegiatan festival yang akan berlangsung selama lima hari, dari tanggal 2 hingga 6 Juni 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Apresiasi Generasi Muda, Ketua TP PKK Badung Hadiri Malam Purna Paskibraka 2025

balitribune.co.id | Mangupura - Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, menghadiri puncak Malam Purna Paskibraka Kabupaten Badung Tahun 2025. Acara penuh kebanggaan ini digelar bertepatan dengan peringatan Hari Lahir Pancasila, Senin (1/6/2026), di Hotel Made Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jatiluwih Festival 2026 Padukan Olahraga Lari dan Budaya Tani

balitribune.co.id I Tabanan – Manajemen DTW Jatiluwih meluncurkan strategi promosi unik dengan mengolaborasikan aktivitas pertanian, keindahan alam, serta olahraga lari dalam ajang Bali Tourism Run pada 20-21 Juni 2026 mendatang.

Event perdana ini merupakan bagian dari Jatiluwih Festival 2026 yang untuk pertama kalinya resmi masuk dalam program Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jelang Galungan dan Kuningan, Satgas Polda Bali Cek Harga Pangan

balitribune.co.id I Denpasar - Setelah umat Islam merayakan Idul Adha dan umat Buddha memperingati Waisak, masyarakat Bali kini bersiap menyambut Hari Raya Galungan dan Kuningan. Momentum keagamaan yang sarat makna ini biasanya diikuti peningkatan kebutuhan bahan pokok penting (Bapokting), mulai dari beras, telur, minyak goreng, gula, kedelai, cabai, bawang, hingga daging.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.