Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kejurnas Tinju di Lampung, Raih 4 Medali, Pertina Denpasar Peringkat Empat

TINJU - Ketua Pertina Denpasar Made Muliawan Arya yang akrab disapa De Gadjah berpose bersama petinju Bali saat di Kejurnas Lampung.

 BALI TRIBUNE - Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Kota Denpasar tembus empat besar nasional di Kejurnas Tinju Lampung, dengan meraih 4 medali terdiri dari 2 medali emas, 1 perak dan 1 medali perunggu. Ajang yang berlangsung sejak 5 Desember lalu dan berakhir kemarin, diikuti petinju dari 24 provinsi di Tanah Air, termasuk Pertina Denpasar yang mewakili Bali. Pertina Denpasar mengutus 6 petinju dengan pelatih Yulius Bunga. Hasil gemilang yang ditorehkan petinju Pertina Denpasar untuk Bali ini membuat senyum sumringah bagi seluruh masyarakat pecinta tinju di Bali terutama bagi Pengurus Pertina Denpasar yang diketuai Made Muliawan Arya "De Gadjah". "Hasil kejurnas di Lampung, anak-anak (petinju) dapat 2 emas 1 perak dan 1 perunggu. Hasil ini buat saya sebagai pelatih sangat puas. Anak-anak sudah bermain maksimal dan sesuai arahan," ungkap pelatih yang akrab disapa Om Yul melalui pesan singkatnya, Rabu (12/12). Lanjut dia, ada beberapa yang perlu diperbaiki lagi, terutama untuk Krispinus yang turun di kelas Layang Ringan 46 kg dan Goris di kelas welter ringan 64 kg.  "Semua main bagus dan sudah maksimal. Hanya khusus untuk Goris dan Ipin pada ronde ketiga kurang gencar. Mereka berdua menghujani lawan dengan pukulan di awal, tapi di akhir ronde agak kendor," akunya. Menurutnya, justru di akhir ronde biasanya hakim lebih mengamati pukulan dari masing-masing petinju untuk menentukan pemenang. Dari empat medali yang dibawa pulang, dijabarkan pelatih diperoleh Kornelis Kwangu Langu emas di kelas 49 kg, emas lagi satu dibawa pulang oleh Julio Bria yang turun di kelas 56 kg. Sedangkan medali perak diperoleh Krispinus di kelas 46 kg dan medali  perunggu dibawa petinju Gregorius yang turun di kelas 64 kg. Setelah sukses berlaga di China sebelumnya ditambah lagi dengan hasil yang didapat dari Kejurnas ini, Ketua Pertina Denpasar yang akrab disapa De Gadjah mengaku sangat bangga akan apa yang diraih oleh petinjunya. "Dari saat berlaga di China hingga di Kejurnas Lampung, semua berkat ketekunan dan latihan yang disiplin dari para petinju. Kita semua wajib berbangga dengan usaha yang sangat maksimal dari petinju kita. Empat medali dengan dua emas dan satu perak serta satu perunggu adalah buah hasil dari kerja keras mereka selama latihan," kata De Gadjah yang terus hadir di setiap pertandingan. Lanjut De Gadjah yang lebih membagakan lagi, dari enam petinju yang diboyong pada Kejurnas di Lampung, Kornelis terpilih sebagai sebagai petinju terbaik putra. Dari jalannya pertandingan, kata De Gadjah ada sedikit kekecewaan saat laga Krispinus di atas ring. Penilaian hakim terkesan sangat berpihak pada lawan. Karena kenyataan dalam setiap ronde, Krispinus lebih menguasai dan banyak berikan pukulan. Bahkan lawan sempat mendapat hitungan dari wasit. "Secara kasat mata saya melihat Krispinus menang mutlak. Bahkan lawannya sempat kedodoran dan dihitung wasit pada ronde ke tiga. Tapi yang buat kami semua kecewa justru penilaian akhir justru memenangkan pihak lawan Krispinus. Saya harap kekecewaan ini tidak membuat larut, karena kita harus menatap pada pertandingan ke depan untuk lebih memantabkan lagi," tutup Pria yang juga duduk sebagai Dewan DPRD Denpasar.

wartawan
I Made Ari Wirasdipta
Category

Ramadhipa Impresif, Melesat Raih Podium Perdana di Moto3 Junior Barcelona

balitribune.co.id | Jakarta - Pebalap belia binaan PT Astra Honda Motor (AHM), Muhammad Kiandra Ramadhipa, mencetak debut impresif pada ajang Moto3 Junior World Championship 2026 di Circuit de Barcelona-Catalunya, Spanyol, Minggu (24/5/2026). Bersama Honda Asia-Dream Racing Junior Team, pebalap asal Sleman, Yogyakarta tersebut sukses meraih posisi ketiga pada race 1 dan menutup akhir pekan debutnya dengan posisi keenam pada race 2.

Baca Selengkapnya icon click

Modus Baru Penipuan Digital Terbongkar, CANTVR dan YUDIA Dihentikan Satgas PASTI

balitribune.co.id | Jakarta - Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) kembali menindak praktik keuangan ilegal yang merugikan masyarakat. Kali ini, dua entitas yakni CANTVR dan YUDIA dihentikan operasinya karena diduga menjalankan skema penipuan dengan berbagai modus digital.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Red Bull Cliff Diving 2026 Seri Bali: Iffland dan Heslop Rajai Pantai Kelingking Nusa Penida

balitribune.co.id | Nusa Penida - Seri pembuka ajang bergengsi dunia, Red Bull Cliff Diving World Series 2026, sukses digelar di Pantai Kelingking, Nusa Penida, Klungkung, Bali. Juara dunia bertahan, Rhiannan Iffland (Australia), kembali membuktikan dominasinya sebagai peloncat tebing wanita terbaik dunia setelah berhasil mengamankan podium utama dengan total raihan 345,55 poin.

Baca Selengkapnya icon click

Geger! Jasad Bayi Perempuan Ditemukan Mengambang di Tukad Mati Kuta

balitribune.co.id | Mangupura - Aksi pembuangan bayi kembali terjadi di wilayah hukum Polresta Denpasar. Sesosok mayat bayi berjenis kelamin perempuan ditemukan dalam kondisi tewas mengambang di Tukad Mati, Jalan Tuan Lange, Kuta, Kabupaten Badung, pada Sabtu (23/5/2026) sekitar pukul 16.00 WITA.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

13 Calon Jemaah Haji Ilegal Digagalkan di Bandara Ngurah Rai

balitribune.co.id I Mangupura - Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai bersama petugas Imigrasi menggagalkan keberangkatan 13 calon jemaah haji nonprosedural di Terminal Internasional Bandara Ngurah Rai, Jumat (22/5/2026) malam. 

Belasan Warga Negara Indonesia (WNI) tersebut kini telah dipulangkan secara mandiri ke daerah asal masing-masing, sementara polisi memburu pihak penyelenggara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.