Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kelompok Nelayan Wanasari Sabet Penghargaan Labdha Kertya 2019

Bali Tribune/Tanda Piagam Penghargaan
Balitribune.co.id | Denpasar - Kelompok Nelayan Wanasari menyabet penghargaan Labdha Kertya 2019 dari Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Ristekdikti).
 
Penghargaan itu diserahkan oleh Wakil Presiden, Jusuf Kalla kepada Ketua Kelompok Nelayan Wanasari, Made Sumasa pada puncak peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Harteknas) ke-24 Tahun 2019 di Denpasar baru-baru ini. Ini merupakan satu-satunya dari Bali yang mendapat penghargaan dalam Sub Kategori Pengembangan Sumber Daya Alam. 
 
Made Sumasa yang ditemui Bali Tribune kemarin mengatakan, penghargaan ini atas inovasi dalam pembenihan Kepiting Bakau, Produk Makanan Berbasis Bakau, Kuliner dan Ekowisata Hutan Bakau. 
 
"Orientasi kami tidak hanya pasa bisnis semata, tetapi juga kepada lingkungan. Apalagi kami sudah turun temurun dari nenek moyang kami mencari makan di laut ini. Jadi, wajib hukumnya bagi kami untuk menjaga lingkungan," ungkapnya. 
 
Inovasi tersebut telah berhasil memberi nilai tambah, baik dalam bentuk komersil, ekonomi, maupun sosial budaya. Inovasi tersebut telah dijajaki sejak tahun 2009 silam dan di tahun 2010 mulai dilakukan budidaya pembesaran kepiting bakau. 
 
Seiring dengan berjalannya waktu, hasil pembenihan pembesaran kepiting bakau itu sudah biasa dikirim ke luar negeri. Tidak hanya itu saja. Bahkan kemudian lahirlah gagasan pembangunan ekowisata mangrove Wanasari Tuban yang muncul seiring dengan pembangunan Jalan Tol Bali Mandara. Dimana usaha kuliner Kampoeng Kepiting berkonsep ekowisata.
 
 "Kami juga melakukan pembibitan dan penanaman mangrove di sekitar Kampung Kepiting ini. Karena konsep kami bukan hanya bisnis tetapi juga alam dan lingkungan sekitar kami," ujarnya. 
 
Selain di bidang ekonomi, pengamalan konsep ekowisata tersebut juga menggalakkan kegiatan penghijauan dan bersih - bersih lingkungan di hutan bakau sekitar Kampung Kepiting. Sebab konsep ekowisata untuk menjaga lingkungan dan pelestarian lingkungan, namun memberikan hasil bagi masyarakat.
 
 "Tidak hanya menanam. Kami juga menjaga dan merawat pohon mangrove. Hampir setiap pekan kami selalu membersihkan sampah sampah plastik di area mangrove ini. Kalau lingkungannya bersih, habitat yang ada di dalam hutan bakau akan hidup dan berkembang biak dengan sehat," katanya. 
 
Menariknya, dari bakau juga menghasilkan sejumlah produk olahan buah mangrove, seperti sirup, puding, sabun, lulur, selai dan permen.
 
Ketika ada event, produk-produk itu kerap kita susun jadi parsel. Selain itu, olahan buah mangrove juga kita inovasikan sebagai bumbu masakan di Kuliner Kampung Kepiting. Itu tentu mampu memberikan cita rasa khas pada sejumlah masakan yang kami hidangkan. Dan banyak orang atau kelompok yang datang belajar tentang ini. Sehingga kami bisa bertukar informasi. Seperti ada kelompok dari Papua yang punya informasi tentang akar mangrove dapat menyembuhkan sakit gigi, tuturnya.(u) 
wartawan
Ray
Category

Dukung Pencegahan Stunting, Pemkot Denpasar Luncurkan Dapur Abhipraya

balitribune.co.id I Denpasar - Guna mendukung upaya pencegahan Stunting, Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Denpasar melaksanakan peluncuran Dapur Abhipraya yang terletak di Rumah Kula Abhi Praya, Jalan Gatut Subroto IVF, Kota Denpasar, sebagai bagian dari semangat Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT), Selasa (18/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Digempur Produk Modern, Permintaan Gerabah untuk Kebutuhan Upacara Adat Masih Stabil

balitribune.co.id I Mangupura - Pembuatan gerabah tradisional hingga saat ini masih ditekuni salah satu perajin di Desa Kapal Kabupaten Badung. Pasalnya, gerabah yang terbuat dari tanah liat tersebut kerap dibeli masyarakat yang akan melaksanakan upacara Pengabenan. Sehingga gerabah menjadi salah satu kebutuhan yang tidak bisa lepas dari upacara adat Bali.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati, Wabup dan Ketua DPRD Badung Sambut Silaturahmi Kajari Badung

balitribune.co.id | Mangupura - Dalam suasana hangat dan kekeluargaan, Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menerima kunjungan silaturahmi Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Badung yang baru, I Wayan Sumertayasa beserta jajaran di Rumah Jabatan Bupati Badung, Puspem Badung, Selasa (18/8/2026). Bupati didampingi Wakil Bupati Bagus Alit Sucipta, Ketua DPRD I Gusti Anom Gumanti, dan Sekda Ida Bagus Surya Suamba.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Daya Saing UMKM, DPRD Badung Serap Aspirasi Raperda Pelindungan Produk Unggulan Daerah

balitribune.co.id | Mangupura - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Badung menggelar penyerapan aspirasi masyarakat terkait Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pelindungan dan Pemberdayaan Produk Unggulan Daerah. Ranperda inisiatif ini dirancang guna memperkuat daya saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta Koperasi di tengah persaingan pasar yang kian ketat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.