Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kelompok Remaja Dongki Bali siap Cegah Perkelahian Antar Remaja dan Jaga Kamtibmas

Bali Tribune / DONGKI - silaturahmi pengurus Dongki Bali di Peguyangan Denpasar, Minggu (29/12).

balitribune.co.id | Denpasar - Kelompok Remaja Dongki Bali siap menjaga kamtibmas dan mencegah perkelahian antar remaja di wilayah Denpasar. Deklarasi ini disampaikan Ketua Umum Kelompok Remaja Dongki Bali, Bagus Mahesa Bayu saat mengadakan silaturahmi pengurus Dongki Bali di Peguyangan Denpasar, Minggu (29/12).

Silaturahmi yang dikemas dalam suasana kekeluargaan itu, diawali dengan ucapan selamat datang kepada pengurus Kelompok Remaja Dongki Bali dan Ketua Kelompok Remaja Balmor (Bali x Timor) Kadek Andika Pramudya atau yang akrab disapa Boyka yang turut diundang pada kesempatan tersebut.

Dalam sambutannya, Bagus Mahesa menyampaikan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada pihak pengurus Kelompok Dongki Bali dan Balmor yang telah hadir dengan agenda rencana kegiatan Dongki kedepan dan pengarahan dari Ketua Umum Dongki terhadap pengurus Kelompok Dongki  Bali dan Kelompok Balmor yang ada dibawah binaannya.

"Remaja asal Denpasar ini berharap silaturahmi seperti ini terus berkelanjutan," ungkapnya.

Kelompok Remaja Dongki Bali adalah kelompok remaja yang berisikan warga asli Bali yang tersebar di masing-masing Kabupaten dan Kodya di Bali. Organisasi remaja yang lahir di tahun 1980 itu, telah berjalan selama 4 generasi. Dengan memiliki tujuan untuk menghapus stigma negatif masyarakat terhadap keberadaan kelompok remaja yang ada di Bali.

"Kelompok Dongki Bali memberikan pembinaan dan pendekatan kepada kelompok-kelompok remaja lainnya untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang kondusif, serta mengajak remaja di Bali agar lebih produktif dengan aktif dan belajar berorganisasi secara dewasa dengan tujuan yang positif tentunya," ujar pria yang akrab disapa Bagus Barker ini. 

Pada kesempatan tersebut, ia juga menyampaikan bahwa Kelompok Remaja Dongki Bali siap menjaga ketertiban dan mencegah perkelahian antar kelompok remaja di Bali dengan wujud peryataan sikap dan deklarasi yang dilakukan oleh pengurus inti dengan didampingi oleh kelompok Balmor.

"Saya Bagus Mahesa Bayu selaku ketua dari Kelompok Remaja Dongki Bali beserta dengan Ketua kelompok Balmor dan mewakili rekan-rekan kami yang lain, dalam kesempatan ini kami menyatakan sepenuhnya memberikan dukungan dalam menjaga keamanan dengan mencegah terjadinya perkelahian antar kelompok remaja," katanya.

Ia berharap kedepannya akan lebih memberikan pemahaman dan pendekatan terhadap kelompok-kelompok remaja lainnya yang masih sering terlibat keributan atau tawuran. Selain itu, kegiatan bakti sosial kepada warga yang kurang mampu dan panti asuhan menjadi agenda kami kedepannya.

"Tentunya untuk memberikan vibrasi positif terhadap keberadaan kelompok remaja yang ada di Denpasar, serta menghapus stigma negatif keberadaan kelompok remaja yang sering diidentifikasikan sebagai geng berandalan," pungkasnya. 

wartawan
RAY

Hilirisasi Bandeng, Buleleng Bidik Pasar Dunia

balitribune.co.id I Singaraja - Para pembudidaya dan pengusaha perikanan di kawasan Buleleng Barat, Bali, kini tengah melakukan langkah transformasi besar. Tidak lagi sekedar mengandalkan ekspor benih ikan bandeng (nener), mereka kini merambah ke tahap hilirisasi melalui pembesaran bandeng kelas premium tersentral yang ditargetkan mampu menembus pasar internasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kuliner Wisata Bali Dituntut Utamakan Higienitas

balitribune.co.id I Tabanan - Keberadaan kuliner Bali di tempat-tempat wisata di Pulau Dewata sangat diperlukan wisatawan. Selain untuk mengobati rasa lapar setelah lelah mengeksplor destinasi wisata yang dikunjungi, kuliner Bali sebagai salah satu cara mengenalkan keunikan yang ada di pulau ini. Sehingga wisatawan dapat merasakan secara langsung nikmatnya kuliner Bali yang dibuat dengan bumbu-bumbu lengkap ala masyarakat Bali. 

Baca Selengkapnya icon click

TPA Peh Overload, Jembrana Wajibkan Teba

balitribune.co.id I Negara - Hingga kini persoalan penanganan sampah juga menjadi persoalan yang pelik di Jembrana. Terlebih dengan kondisi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Peh kini kondisinya sudah semakin over kapasitas. Penanganan sampah bahkan kini justru dititikberatkan pada partisipasi aktif masyarakat hingga di pedesaan untuk mengelola mandiri sampah di lahan masing-masing.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.