Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kemarau Panjang, Warga Lereng Tandus Karangasem Alami Krisis Air Bersih

Bali Tribune / AIR BERSIH - Warga Dusun Paleg, Desa Tianyar, Kecamatan Kubu, mengambil air bersih dari salah satu cubang komunal di desa mereka.

balitribune.co.id | Amlapura - Kemarau panjang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Karangasem, ini berdampak pada terjadinya bencana kekeringan dan kesulitan air bersih yang dialami oleh masyarakat, utamanya yang tinggal di daerah tandus, seperti di Kecamatan Kubu. Warga dilereng tandus, Dusun Paleg, Desa Tianyar, Kubu, bahkan harus berjalan kaki turun gunung untuk mencari air bersih untuk minum dan memasak.

Kepala Dusun Paleg, I Wayan Sudana kepada media ini, Rabu (29/9/2021) mengatakan, krisis air bersih yang dialami warganya memang biasa terjadi saat musim kemarau pajang, seperti sekarang ini. Dimana saat musim kemarau warganya harus turun gunung dan berjalan kaki hampir tiga kilometer mencari sumber air untuk bisa memperoleh air bersih guna keperluan minum dan memasak.

“Dibawah itu ada sumber mata air, tapi sekarang ini karena musim kemarau airnya sangat kecil, dan yang mengambil air disana juga banyak,” ujar Sudana. Jadi saat kemarau dan kekeringan seperti saat ini, praktis warganya harus berusaha keras untuk mencari air bersih, dan untungnya di dusunnya ada dua cubang komunal, jadi ketika ada bantuan air bersih dari BPBD Karangasem atau dari relawan, warganya bisa mengambil air bersih untuk keperluan minum dan memasak dari cubang tersebut.

Satu cubang komunal berada di lereng atas, dan satunya lagi di lereng bawah. Nah jika ada bantuan air bersih menggunakan mobil tangki, airnya dibagi dua. Setengah didistribusikan di cubang di bawah dan setengahnya lagi didistribusikan di cubang diatas. “Untuk bantuan distribusi air bersih di cubang ini, dimanfaatkan oleh 80 KK jadi tidak sampai seminggu airnya sudah habis,” bebernya. Karena itu mengingat musim kemarau yang belum diketahui sampai kapan akan berakhir tersebut, pihaknya berharap agar bantuan air bersih dari pemerintah dan relawan tersebut bisa dilaksanakan secara rutin setiap seminggu sekali.

“Kami memohon kepada pemerintah dan relawan, kalau bisa diberikan bantuan air bersih setiap seminggu sekali. Sebab kalau membeli air dari mobil tangki harganya cukup mahal dan warga kami tidak mampu untuk membeli,” harapnya.

Hal senada juga dikatakan Ni Nyoman Ekawati, warga Paleg yang kebetulan mencari air bersih di cubang komunal yang ada di dusun tersebut. Dikatakannya, musim kemarau suudah terjadi hampir enam bulan. “Kalau gak salah hujan terakhir turun pada Bulan Maret 2021 lalu. Dirumah juga ada cubang tapi tidak ada airnya, karena cubang itu untuk menampung air hujan saat musim hujan. Jadi selama kekeringan ini saya dan lainnya ambil air bersih untuk minum dan memasak di cubang komunal ini,” ungkapnya.

Kendati harus berjalan lumayan jauh, namun itu harus dilakukan demi mendapatkan air bersih. “Ya ini harapan kami satu-satunya. Kalau membeli air dari mobil tangki harganya mahal, Rp. 160 ribu sampai 200 ribu pertangkinya,” sebutnya.

Sementara itu, Kalak BPBD Karangasem, Ida Ketut Arimbawa, kepada media ini mengatakan pihaknya bersama relawan akan merespon cepat jika ada masyarakat di satu desa atau dusun yang membutuhkan bantuan air bersih. “Bagi masyarakat terdampak kekeringan dan kesulitan air bersih yang membutuhkan bantuan air bersih, bisa mengajukan permohonan kepada kami melalui Kadus kemudian dilanjutkan dengan bersurat melalui Kepala Desa. Begitu surat permohonan bantuan itu diterima, kami akan langsung distribusikan bantyuan air bersih menggunakan mobil tangki,” tegasnya.

wartawan
AGS
Category

Jelang Mudik Lebaran 2026, Ketapang-Gilimanuk Dihantam Insiden Kebakaran dan Gesekan Antrean

balitribune.co.id I Negara - Aktivitas penyeberangan Ketapang–Gilimanuk menjelang mudik Lebaran 2026 diwarnai sejumlah insiden. Dalam kurun waktu kurang dari 24 jam, dua kejadian berbeda terjadi di dua pelabuhan utama penghubung Pulau Jawa dan Bali tersebut. Setelah sebuah kapal penyeberangan terbakar di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, kericuhan terjadi di Pelabuhan Gilimanuk.

Baca Selengkapnya icon click

Peringati Hari Perempuan Internasional, TP PKK Denpasar Serukan Semangat 'Woman Taking Action'

balitribune.co.id | Denpasar - Sekretaris I TP - PKK Kota Denpasar, Ny. Ayu Kristi Arya Wibawa berkesempatan menghadiri Perayaan Hari Perempuan Internasional Tahun 2026 oleh Konsulat Jenderal Australia di Denpasar di Maya Resort, Sanur pada Kamis (12/3/2026). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Fraksi Golkar Desak Manajemen RSU Tabanan Buka-bukaan Soal Utang

balitribune.co.id I Tabanan - Fraksi Golkar DPRD Tabanan mendesak adanya transparansi informasi yang berimbang mengenai kemelut keuangan dan krisis obat di RSUD Tabanan. Fraksi ini menuntut manajemen rumah sakit berhenti menjadikan BPJS Kesehatan sebagai alasan atas kacaunya operasional yang sedang menjadi perhatian publik saat ini.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Sutjidra Tegaskan Kesiapan Pengamanan Sambut Nyepi dan Idulfitri

balitribune.co.id I Singaraja -  Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng menegaskan komitmennya untuk memastikan keamanan dan pelayanan publik tetap optimal menjelang dua hari raya besar yang waktunya berdekatan, yakni Hari Raya Nyepi Tahun Saka 1948 dan Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Komitmen tersebut disampaikan dalam Rapat Kesiapsiagaan Pemerintah Daerah yang digelar di lingkungan Pemkab Buleleng, Kamis (12/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kebut Pemulihan Pascabencana di Banjar dan Seririt, Bupati Buleleng Prioritaskan Kebutuhan Dasar Jelang Nyepi

balitribune.co.id I Singaraja - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng terus mengebut proses pemulihan pascabencana alam yang melanda Kecamatan Banjar dan Kecamatan Seririt pekan lalu. Menjelang perayaan Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri, Bupati Buleleng menegaskan fokus utama pemerintah saat ini adalah percepatan pembersihan lokasi dan pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak.

Baca Selengkapnya icon click

Tujuh Hari Pencarian Nihil, Basarnas Tutup Operasi SAR di Buleleng

balitribune.co.id I Singaraja - Memasuki hari ketujuh, operasi pencarian terhadap satu korban tersisa akibat bencana alam di Kabupaten Buleleng resmi ditutup. Keputusan ini diambil sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) setelah upaya maksimal yang dikerahkan oleh Tim SAR Gabungan belum membuahkan hasil.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.