Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

“Kembalikan Ruh Bali United”

Bali United
Daniel Heffernan

Kuta, Bali Tribune

Takluk dari Semen Padang 0-3 dalam lanjutan kompetisi ISC A 2016 di Stadion H Agus Salim Padang, Senin lalu, membuat pendukung Bali United di Bali geram. Mereka mendesak manajemen mengembalikan ruh Serdadu Tridatu yang mengutamakan striker lokal dan mendepak striker asing asal Inggris, Daniel Heffernan.

Ketum Semeton Dewata Buldog, Ketut Budi, Selasa (4/10), menilai permainan Daniel Heffernan sangat jauh dari harapan suporter. “Bukannya kami mau merendahkan dia (Heffernan, red). Awalnya kami memang optimis, tapi lama kelamaan skillnya jadi jelek,” katanya.

Budi juga mengatakan, penyerang yang pernah bermain di Liga Australia tersebut terlihat hanya sebagai pelengkap dari 11 pemain di lapangan saja. Pria asal Gitgit tersebut mengatakan, lebih baik memakai pemain lokal seperti I Made Wirahadi, Sukarja, atau Martinus. Bahkan, Nemanja Vidakovic diakuinya jauh lebih bagus daripada Heffernan.

“Dribble, shooting, penguasaan bolanya jelek. Lebih baik pakai pemain lokal. Mau tidak mau kami harus mengritik untuk kebaikan tim daripada terus memuji yang jelek,” tegasnya sembari menambahkan sebaiknya Heffernan diputus kontrak saja.

Menurutnya, manajemen Bali United tidak perlu mempertahankan keberadaan Heffernan. “Untuk apa dipertahankan dengan kualitas seperti itu. Makan gaji buta saja. Kalau bisa dalam kontrak enam bulan percobaan ini bisa diberhentikan, kenapa tidak,” katanya.

Kritikan lain terhadap permainan Bali United kala dijamu Semen Padang juga menyeruak di akun instagram @baliunitedfc. Tidak sedikit suporter mencibir permaian Serdadu Tridatu yang jauh dari kata sempurna. Terutama permaian dari Heffernan. Akun bernama @rizkyhermawan613 misalnya, mengomentari permainan Serdadu Tridatu yang buruk. “Percuma nguasai permainan tapi kalah …daniel kenapa masih tetap dimainkan,” tulisnya.

Yang lebih parah ditulis oleh akun bernama @yan_gelgel. “Rooney kw pang kuala mesuang peluh gen to,” cuitnya. Akun @edojuniartaa lain lagi berkata lain. “Kembalikan trio Bayu Gatra, Lerby, Sultan Samma,” tulisnya.

Akun bernama @triepramana justru lebih menyerang sang Manajer Bali United, Indra Sjafri. “Mourinho gen nyak ningehin masukan fans ne, masak pelatih Bali e sing nyak,” ucapnya di akun Instagram Bali United.

Menanggapi hal tersebut, Asisten Pelatih Bali United, Eko Purdjianto yang dikonfirmasi terpisah mengatakan bukan kewenangan dirinya mengomentari performa Heffernan di lapangan. “Lebih baik tanya Coach Indra saja ya biar lebih enak,” terangnya. Namun sayang, ketika dihubungi beberapa kali Coach Indra tidak menjawab telepon.

Di sisi lain, CEO Bali United Yabes Tanuri saat dikonfirmasi terpisah mengenai masalah tersebut mengatakan, pihak manajemen masih akan melihat performa Heffernan hingga akhir musim ini. “Lihat saja nanti, ini kan juga musim pertama dia (Heffernan, red). Lagi pula bursa transfer paruh musim sudah ditutup September kemarin. Tidak seenaknya kami bisa memutus kontrak,” terangnya.

Terkait kritikan keras dari para suporter, Yabes mengatakan jika para suporter hanya melihat dari satu sisi saja. “Jangan hanya melihat dari satu sisi. Semua hal termasuk pemain juga butuh proses,” imbuhnya.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Komisi IV DPRD Karangasem Sidak ke Sejumlah Sekolah

balitribune.co.id I Amlapura - Guna memastikan seluruh siswa SMP di Karangasem mengikuti ujian sekolah dan untuk memastikan seluruh siswa kelas IX di Karangasem melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA setelah lulus nanti, Komisi IV DPRD Karangasem, Selasa (5/5/2026) melaksanakan kegiatan Sidak ke sejumlah sekolah di Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click

Terlibat Narkoba dan Malas Kerja, Tiga ASN Pemkab Gianyar Dipecat

balitribune.co.id I Gianyar - Tiga orang ASN  Pemkab Gianyar diberhentikan oleh Tim Pertimbangan Hukuman Disiplin (TPHD), usai pelaksanaan rapat pemeriksaan Tim pada hari Selasa (5/5/2026), di Ruang Kerja Sekda Gianyar. Dua orang terlibat Narkotika dan seorang lainnya tak pernah ngantor.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Berantas Gepeng di Ubud, Pol PP Identifikasi Sang Pengantar

balitribune.co.id I Gianyar - Berulangkali ditertibkan, penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) atau Gepeng yang sebagian besar asal Karangasem tatap bermunculan di Ubud. Karena mengusik dan menuai banyak keluhan, Selasa (5/5/2026) dinihari sedikitnya 20 gepeng ditertibkan. Tak hanya itu, Satpol PP Gianyar pun berhasil melacak identitas salah satu pengantar gepeng.

Baca Selengkapnya icon click

Pasca-Arus Balik, 40 Duktang Terjaring di Kesiman

balitribune.co.id I Denpasar - Kelurahan Kesiman menggencarkan pendataan penduduk nonpermanen di wilayah Lingkungan Banjar Ujung sebagai bagian dari upaya penertiban administrasi kependudukan (Adminduk) pasca-arus balik Lebaran. Dalam giat yang dilaksanakan Selasa (5/5/2026), petugas menjaring 40 penduduk pendatang (duktang) yang belum melapor diri. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dinkes Denpasar Gencarkan Inovasi Cegah Bunuh Diri

balitribune.co.id I Denpasar - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Denpasar menaruh perhatian serius terhadap kesehatan mental menyusul temuan 11 kasus bunuh diri di ibu kota sepanjang tahun 2024. Secara regional, prevalensi kasus bunuh diri di Bali menyentuh angka 3,07 per 100 ribu penduduk, sebuah alarm bagi penguatan sistem proteksi sosial dan psikologis.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Tinjau Kesiapan Operasional RSUD Giri Asih Harapkan Jadi RS Rujukan Terbaik

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa didampingi Ketua Komisi IV DPRD Badung I Nyoman Graha Wicaksana dan anggota Ni Luh Putu Sekarini beserta sejumlah Pimpinan Perangkat Daerah meninjau kesiapan operasional RSUD Giri Asih di Desa Blahkiuh, Kecamatan Abiansemal, Selasa (5/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.