Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kembangkan Holtikultura Seluas 15 Hektar, Sidan Libatkan Pemuda

Bali Tribune/KEMBANGKAN - Para Pemuda di Desa Sidan kembangkan tanaman holtikultura.

balitribune.co.id | Gianyar  - Tidak hanya intens mengembangkan padi organik seluas 40 hektar, Desa Sidan juga mencoba varietas lainnya. Kali ini dengan melibatkan para petani muda, Sidan mengembangkan komoditas holtikultura seluas 15 hektar. Lahan ini didapat dari lahan milik warga yang tidak digarap, namun masih produktif. Sedangkan sistemnya dengan kontrak atau bagi hasil.
 
Perbekel Desa Sidan Made Sukra Suyana, Senin (23/8/2021), membenarkan kini sedang mulai menyasar komoditas holtikultura organik. "Padi organik yang sudah kami kembangkan di lahan 40 hektar, dan dalam sambil jalan kami optimis semua subak akan organik. Selain itu, kini kami coba tanaman holtikultura, tahap pertama 15 hektar," jelasnya.
 
Tanaman holtikultura yang dimaksud adalah tanaman cabai, terong, tomat, jahe dan sayurab. Dikatakannya, saat ini sedang proses pembibitan dan semuanya tanaman organik. Sukra Suyasa menyebut, dari awal pengolahan lahan semua diusahakan dengan organik, sehingga nanti semuanya benar-benar komoditas organik. Untuk pembibitan dengan luas lahan sekitar 30 are.
 
Bahkan tanaman porang juga dikembangkan, pada tahap pertama seluas 7 hektar. Mengingat komoditaa porang memiliki nilai ekonomis yang tinggi dan pasarnya sangat terbuka, sebagai komoditas ekspor. Untuk pengelolaan tanaman holtikultura ini, Perbekel Sidan membentuk kelompok usaha tani (KUT) dimana pemuda desanya direkrut menjadi petani. "Kami namai Petani Muda Keren, Desa Sidan, anggotanya baru 15 pemuda," jelasnya. 
 
Dijelaskan lagi, pemuda ini akan mengelola komoditas holtikultura dibawah pengawasan dari perbekel. "Lupakan pariwisata, pertanian saat ini lebih menjanjikan. Peluang sudah ada di depan mata, tergantung pemuda ini nantinya, apa bisa berkembang," optimistisnya.
 
Setelah tahap pertama ini berhasil, dirinya akan terus mencari lahan yang tidur untuk dimanfaatkan sebagai lahan pertanian organik. Disebutnya masih ada sekitar 25 hektar lahan yang belum tergarap optimal,
wartawan
ATA
Category

Sanggar Seni Kasturi Rekonstruksi Tari Baris Paku, Penari Pantang Konsumsi Daging Babi

balitribune.co.id I Bangli - Sanggar Seni Kasturi, Banjar Sabang, Desa Adat Selulung, menggelar revitalisasi kearifan lokal melalui rekonstruksi Tari Baris Paku, Minggu (12/7/2026). Rekonstruksi digelar sebagai  upaya pelestarian terhadap tari sakral yang ada di wilayah Kintamani bagian barat ini.  

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BRI Life Tekankan Pentingnya Manajemen Keuangan dan Proteksi Menjaga Aset

balitribune.co.id | Denpasar - Memiliki rumah dan aset dinilai belum cukup untuk menjamin ketenangan finansial. Masyarakat perlu menerapkan manajemen keuangan yang baik dengan menyeimbangkan alokasi dana untuk investasi, kebutuhan hidup, dan proteksi agar aset yang telah dikumpulkan tidak terkuras ketika menghadapi risiko.

Baca Selengkapnya icon click

Lewat Proyek Karbon Hutan Kopi Kintamani sebagai Wadah Alami Menyerap dan Menyimpan CO2

balitribune.co.id | Bangli - Coop Coffee Foundation mengajak awak media di Bali untuk melihat secara langsung proyek pemulihan hutan kopi Kintamani di Desa Catur, Kabupaten Bangli, Kamis (9/7) yang telah menjadi desa pilot pelaksanaan proyek karbon program Tropical Landscape Grant Funding (TLGF). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

World Climbing Series 2026, Desak Made Kembali Persembahkan Emas

balitribune.co.id I Denpasar - Atlet panjat tebing Desak Made Rita Kusuma Dewi kembali mempersembahkan medali emas untuk Indonesia dari nomor speed putri di ajang World Climbing 2026.

Setelah sebelumnya meraih emas pada World Climbing Series Krakow 2026 di Polandia, Sabtu (4/7/2026) pekan lalu, atlet asal Bali ini kembali meraih emas di World Climbing Series Chamonix 2026, Prancis pada Minggu (12/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Sisir Penerima Bansos Hingga ke Banjar-Banjar, Pemkab Jembrana Kerahkan Ribuan ASN

balitribune.co.id I Negara - Ribuan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jembrana tak lagi hanya berkutat di balik meja kantor. Mulai Jumat (10/7/2026), mereka turun langsung menyusuri desa, lingkungan, hingga banjar-banjar untuk mendata dan memverifikasi kondisi masyarakat. Misi yang diemban bukan sekadar mengumpulkan data, melainkan memastikan bantuan sosial benar-benar diterima warga yang berhak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.