Kemenkes : Kabupaten dengan Kasus DBD Tertinggi Buleleng | Bali Tribune
Bali Tribune, Jumat 30 Oktober 2020
Diposting : 25 September 2020 01:29
Hans Itta - Bali Tribune
Bali Tribune/ RAWAT INAP - Pasien demam berdarah (DBD) tengah menjalani rawat inap di salah satu ruang RS Kertha Usdaha Singaraja, beberapa waktu lalu.
Balitribune.co.id | Jakarta - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan bahwa Buleleng merupakan kabupaten dengan kasus demam berdarah (DBD) tertinggi di Indonesia saat ini.
"Buleleng yang pertama," kata Kepala Pusat Data dan Informasi Direktorat Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik Kemenkes Didik Budijanto, dilansir Antara, Kamis.
 
Ia mengatakan bahwa kasus DBD di Indonesia dalam 38 pekan terakhir sejak penemuan kasus pertamanya di tahun ini terus mengalami fluktuasi, kadang naik, kadang turun.
 
Kasus DBD yang tercatat oleh Kemenkes sampai dengan saat ini (24/9), adalah sekitar 85.018 kasus, dengan Buleleng menempati posisi pertama sebagai kabupaten yang mencatatkan kasus DBD paling banyak, yaitu sekitar 2.682 kasus.
 
Di urutan kedua dan ketiga adalah Kota Bandung di Jawa Barat dan Kota Badung, Bali, yang sama-sama mencatatkan kasus sekitar 2.138. Disusul Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) di posisi keempat dengan 1.715 kasus dan kelima adalah Jakarta Timur dengan laporan kasus sekitar 1.452.