Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kendaraan Dinas Dipinjam Warga Asing, Perbekel Desa Bukti Minta Maaf

Bali Tribune / Penjabat (Pj) Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana

balitribune.co.id | Singaraja - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng menegaskan kepada seluruh jajaran untuk menggunakan aset dalam mendukung operasional pemerintahan.

Penjabat (Pj) Bupati Buleleng Ketut Lihadnyana menyikapi beredarnya video motor plat merah yang dikendarai turis asing di seputaran jalan Teuku Umar Barat, Denpasar viral pada Rabu (5/4). Motor plat merah yang dikendarai turis tersebut diketahui merupakan kendaraan dinas Perbekel Desa Bukti, Kecamatan Kubutambahan. Saat video tersebut viral, pihaknya langsung meminta klarifikasi Perbekel Desa Bukti. “Dia (perbekel desa bukti) sudah minta maaf, motor itu setiap rapat di kabupaten memang dibawa perbekel. Saat itu sedang dibawa ke Denpasar untuk nengok cucunya,” terangnya.

Pj Lihadnyana mengatakan kendaraan dinas tersebut merupakan aset desa. Meski demikian, pihaknya wajib melakukan pembinaan agar tidak terjadi hal serupa. “Itu aset desa meskipun demikian karena perbekel/desa menjadi binaan kabupaten wajib kita memberitahukan agar yang lain tidak mengikuti seperti itu. Dia (perbekel desa Bukti) sudah minta maaf dan mungkin tidak terpikirkan sebelumnya itu akan terjadi,” katanya.

Disisi lain, Sekretaris Daerah (Sekda) Buleleng Gede Suyasa sudah memberikan peringatan kepada perbekel desa Bukti untuk menjaga seluruh aset yang dimiliki. Serta memanfaatkan aset tersebut sesuai dengan fungsinya mendukung operasional dinas di kantor desa. “Kedepan ini menjadi bahan evaluasi untuk lebih berhati-hati termasuk untuk seluruh perangkat daerah dan perbekel. Dan dalam waktu singkat saya juga akan membuat edaran kepada seluruh perbekel dan siapapun yang menggunakan fasilitas pemerintah untuk menggunakannya untuk kepentingan pemerintah,” tegasnya.

Sementara Perbekel Desa Bukti Gede Wardana menjelaskan saat itu dirinya berangkat ke Denpasar menggunakan kendaraan dinas. Bertujuan untuk menyerahkan laporan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) ke Dinas Kebudayaan Provinsi Bali. Di tengah perjalanan, dirinya mendapat telepon dari Sekretaris Desa (Sekdes) jika ada beberapa hal yang kurang dari laporan tersebut. Karena lokasi dekat dengan rumah anaknya, Perbekel Wardana memutuskan untuk mampir menengok cucu. Motor tersebut kemudian dipinjamkan sang anak kepada temannya yang notabene warga negara Amerika tanpa sepengetahuan sang ayah. Sayangnya kendaraan dinas itu digunakan turis asing untuk mencari ATM hingga ke jalan raya. Hal itu kemudian direkam warga menggunakan kamera ponsel dan di unggah ke sosial media sehingga menjadi viral. 

wartawan
CHA
Category

Insiden Manta Point, Turis Korea Selatan Ditemukan Tak Bernyawa Saat Snorkeling

balitribune.co.id | Nusa Penida - Niat menikmati keindahan bawah laut Nusa Penida berakhir tragis. Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Korea Selatan bernama Seungmin Ryu (40) dilaporkan meninggal dunia saat melakukan aktivitas snorkeling di perairan Manta Point, Kabupaten Klungkung, pada Selasa (2/2/2026) lalu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tabrakan Maut di Bypass Ir Soekarno, Pemotor Tewas Tabrak Truk Parkir

balitribune.co.id | Tabanan - Seorang pemotor tewas setelah menghantam truk tronton yang parkir di pinggir jalan Bypass Ir Soekarno, Banjar Dauh Pala, Desa Dauh Peken, Rabu (4/2). Korban bernama I Wayan Sumerta (54) meninggal dunia di lokasi kejadian akibat masuk ke kolong kendaraan besar tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menu Sate MBG Basi, Siswa di Dua SDN Karangasem Ogah Makan

balitribune.co.id | Amlapura - Nasi belum tanak serta lauk berupa sate basi membuat para siswa di dua Sekolah Dasar (SD) penerima manfaat MBG di Karangasem ogah memakannya pada Rabu (4/2) pagi. Dua SD yang menerima makanan basi tersebut masing-masing SD Negeri 5 Karangasem dan SD Negeri 1 Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click

PT Sarana Buana Handara Tegaskan Taat Hukum dan Siap Lengkapi Dokumen yang Diminta DPRD Bali

balitribune.co.id | Denpasar - PT Sarana Buana Handara menegaskan komitmennya untuk taat hukum dan terbuka terhadap proses klarifikasi yang dilakukan Panitia Khusus Tata Ruang dan Alih Fungsi Lahan (Pansus TRAP) DPRD Bali. Hal itu disampaikan Direktur Utama PT Sarana Buana Handara, Aliza Salviandra, usai rapat dengar pendapat bersama Pansus TRAP DPRD Bali, Rabu (4/2).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.