Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kepala Puskesmas Abiansemal I ‘Digoyang’ Staf

Ruang pelayanan di Puskesmas Abiansemal I tampak sepi akibat pelayanan belum maksimal akibat terbatasnya fasilitas dan SDM.

Mangupura, Bali Tribune

Borok Puskesmas Abiansemal I dikit demi sedikit mulai terkuak. Selain pelayanan yang kendor karena minimnya SDM dan fasilitas medis, puskesmas di Desa Blahkiuh ini juga dirundung masalah intern. Terbukti, sejumlah pegawainya sampai melayangkan mosi tak percaya (MTP) terhadap atasannya sendiri.

Mosi tak percaya terhadap kepala puskesmas ini bahkan sampai ke meja DPRD Badung. Sejumlah pegawai yang tidak menyebutkan nama ini "menggoyang" kepala puskesmas dengan mengirim surat pengaduan ke DPRD Badung lewat Komisi IV. Yang mana para pegawai yang mengaku petugas medis dan staf administrasi ini mengecam kebijakan yang dikeluarkan kepala puskesmas Abiansemal. Mereka juga mendesak wakil rakyat Badung turun tangan menyelesaikan konflik internal di puskesmas terbesar di Badung itu.

Sedikitnya ada 9 poin yang diadukan oleh para pegawai tersebut. Diantaranya mereka mengadukan tidak adanya dokter pada setiap shif jaga. Selama ini Puskesmas Abiansemal I dengan rawat inap UGD 24 jam hanya dengan satu bidan, satu perawat, satu sopir, satu satpam, satu Cs dan sangat jarang sekali dengan satu dokter. “Kami lelah menjawab pertanyaan masyarakat yang menanyakan keberaradaan dokter jaga,” keluh pegawai dalam suratnya.

Mereka juga merasa terbebani dengan diberlakukan dua shif sesuai SK PNS dan SK 24 jam. Pasalnya, dengan dua SK tersebut pegawai dituntut kerja 2 kali, tanpa ekstra libur setelah lembur. Mereka juga mengeluhkan Kepala Puskesmas dr. I Made Sukadana tidak pernah mendengar aspirasi dan keluhan pegawai. Kepemimpinan kepala Puskesmas ini juga dituding tidak merakyat, tidak mengenai wilayah kerja tidak pernah turun ke desa dan menilai staf hanya secara subyektif.

"Kepala Puskesmas juga jarang ada di ruangan, sehingga surat-surat sampai menumpuk. Saat ada kantin di puskesmas ia justru menghabiskan waktu sampai berjam-jam di kantin," ungkap pegawai ini.

Saking jengkelnya, dalam suratnya para pegawai juga menyebut kepala Puskesmas Abiansemal I sama sekali tidak bisa dibanggakan. Nah, terkait hal itu mereka meminta kepala puskesmas dicopot untuk diganti dengan yang lebih bijaksana. "Mohon cepat dicarikan pengganti kepala puskesmas yang bijaksana," pinta para pegawai dalam suratnya.

Ketua Komisi IV DPRD Badung, AAN Agus Nadhi Putra saat ditemui, Senin (18/4), membenarnya pihaknya menerima pengaduan dari pegawai Puskesmas Abiansemal I. Ia pun menyayangkan buruknya kondisi puskesmas dengan gedung megah tersebut. “Yang jelas kita sangat menyayangkan masalah ini. Gedung megah tapi alat medis dan SDMnya memperihatinkan. Ironisnya lagi disana terjadi konflik internal,” ujarnya.

Terkait permasalahan yang terjadi di puskesmas tersebut, Gung Nadhi - sapaan Nadhi Putra berjanji akan segera menindaklanjuti. Pasalnya, selain pengaduan lewat surat, sejumlah staf puskesmas juga banyak yang "pakrimik" langsung ke dewan Badung. "Sebenarnya permasalahan ini sudah lama, pegawai bahkan ada yang datang langsung ke kita menyampaikan permasalahan ini," terang Gung Nadhi.

Dalam waktu dekat, pihaknya berjanji akan melihat langsung kondisi di lapangan. Tak menutup kemungkinan, dewan Badung akan memanggil pihak-pihak terkait. Sebab, boroknya puskesmas ini akan berimplikasi terhadap pelayanan kesehatan kepada masyarakat. "Yang jelas segera kita tindaklanjuti, karena masalah ini akan mengganggu pelayanan kepada masyarakat," tegasnya.

Dikonfirmasi terpisah Kepala Puskesmas Abiansemal I, dr. I Made Sukadana mengklaim pelayanan puskesmas yang ia pimpin tidak ada masalah. Pihaknya mengaku sudah mengatur pembagian tugas pegawai termasuk tenaga medis sesuai aturan puskesmas 24 jam, sehingga tiap hari baik pagi, siang, maupun malam selalu ada petugas jaga. “Tyang (saya) sudah atur jadwal kok. Cuma dokternya 4 orang. Pagi dia sebagai PNS, terus sore sama malam ikuti SK (SK UGD 24 jam,-red),” ujarnya.

Selaku kepala puskesmas ia juga mengaku sudah melaporkan permasalahan kekurangan fasilitas dan SDM di unit kerjanya ke Diskes Badung. "Sebagai UPT kita hanya menerima dan menjalankan. Karena yang mengadakan kan dari SKPD. Sekarang apa yang ada itulah yang kita pakai," tegasnya.

Ia pun menepis tudingan stafnya yang menyebut dirinya jarang ada di ruangan. Ia mengaku selama ini sudah menjalankan tugas dengan baik. "Kalau bilang saya jarang di kantor, mungkin bisa dicek langsung kesini," kata pria yang memimpin Puskesmas Abiansemal I sejak tahun 2012 itu.

Ia juga menanggapi dingin perihal desakan agar dirinya dicopot dari jabatannya sebagai Kepala Puskesmas Abiansemal I. Menurutnya masalah jabatan adalah kewenangan pimpinan, selaku aparat pihaknya hanya menjalankan tugas. “Oh soal itu (diganti sebagai kepala puskesmas, red). Itu kewenangan pimpinan,” pungkasnya.

wartawan
I Made Darna
Category

Pimpin Apel Peringatan Hari Lahir Pancasila, Walikota Jaya Negara Ajak Kolaborasi Bangun Denpasar

balitribune.co.id | Denpasar - Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara menjadi Inspektur Upacara pada Apel Bendera Peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni yang digelar jajaran Pemerintah Kota Denpasar di Halaman Kantor Walikota Denpasar, Senin (1/6/2026). Apel ini merupakan momentum untuk mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan berbangsa, bernegara serta menjalankan roda pemerintahan. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

​Bupati Karangasem Ajak Masyarakat Teguhkan Nilai Pancasila Sebagai Fondasi Persatuan dan Perdamaian ​

balitribune.co.id | Amlapura - Pemerintah Kabupaten Karangasem menggelar Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 yang berlangsung khidmat di Lapangan Tanah Aron, Amlapura, pada Senin (1/6/2026).

​Bertindak selaku Inspektur Upacara adalah Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata, S.E., sementara Komandan Upacara dipercayakan kepada Kapten Inf. I Komang Sumadana (Pasiter Kodim 1623/Karangasem).

Baca Selengkapnya icon click

Fraksi PDIP Tabanan Sebut Putusan MK Soal Kuota 30 Persen Perempuan Langkah Progresif

balitribune.co.id I Tabanan - Fraksi PDIP DPRD Kabupaten Tabanan menilai putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 128/PUU-XXIV/2026 merupakan terobosan besar bagi demokrasi Indonesia.

Putusan yang mewajibkan parpol memenuhi kuota 30 persen perempuan dengan ancaman pencoretan di daerah pemilihan (dapil) tersebut dianggap sebagai langkah nyata dalam menjamin keadilan politik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Wabup Bagus Alit Sucipta Pimpin Apel Hari Lahir Pancasila 2026

balitribune.co.id | Mangupura - Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta, memimpin Apel Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 di Lapangan Mangupraja Mandala, Puspem Badung, Senin (1/6/2026). Peringatan tahun ini mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia".

Baca Selengkapnya icon click

Penataan Dimulai, Alat Berat Bongkar Deretan Kios di Terminal Pesiapan

balitribune.co.id l Tabanan - Program penataan Terminal Pesiapan di Desa Dauh Peken, Kecamatan Tabanan, yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan sudah dimulai. Penataan itu ditandai dengan keberadaan sejumlah alat berat yang mulai merobohkan deretan kios di kawasan terminal, Senin (1/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.