Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kepedulian Kepada Alam lewat Kelapa Bali

SERAHKAN - Kepala SMPN 1 Bangli I Wayan Widiana Sandhi serahkan bibit kelapa kepada perwakilan Desa Penglipuran.

 BALI TRIBUNE - Untuk menumbuhkembangkan kepedulian di kalangan siswa terhadap alam dan lingkungan, SMPN 1 Bangli (Esaba) memiliki program baru, yakni  Kepedulian  SMPN 1 Bangli Kepada Alam Bali “Kelapa Bali”. Untuk penjabaran program “Kelapa Bali” seluruh siswa diwajibkan  membawa bibit pohon kelapa yang nantinya akan disebar ke tiap-tiap desa.  Hal tersebut diungkapkan Kepala Sekolah SMPN 1 Bangli, I Wayan Widiana Sandi, Rabu (16/1). Menurut Widiana Sandi bibit yang nantinya dibawa oleh siswa harus hasil pengembangan sendiri siswa dan bukan hasil membeli bibuit di pasaran. “Siswa diberi waktu tiga bulan untuk mengembangkan bibit pohon kelapa,” ujarnya. Untuk pendistribusian bibit yang telah terkumpul akan menggandeng instasi terkait dalam hal pihak kecamatan dan  desa. Mengacu jumlah siswa, maka dalam  satu kali perode saja akan terkumpul sebanyak 895 bibit pohon kelapa. “Untuk pendistribusian di bagi per kecamata dan baru didistribusikan ke desa,” kata Widiana Sandi seraya menambahakn program ini akan terus bergulir setiap tiga bulan. Dipilihnya pohon kelapa karena menurunya jumlah pohon kelapa akibat terjadinya alih fungsi lahan. Selain itu permintaan buah kelapa untuk perlengkapan sarana upacara semakin tinggi. “Salah satu sisi karean alih fungsi lahan banyak pohon kelapa ditebang sementara permintaan terus meningkat, sehingga untuk mengatisipasi kriisis buah kelapa  salah satunya lewat penanaman bibit pohon kelapa,” jelas Kasek tiga kali periode ini. Disamping itu untuk mengenalkan kepada siswa jenis-jenis kelapa yang sering digunakan untuk perlengkapan upacara. “Setidaknya ada 12 jenis pohon kelapa, bahkan kini ada yang sulit didapatkan  dengan program ini nantinya bisa mengembangkan jenis pohon kelapa yang langka,” sebutnya sembari mengatakan sebagai percontohan pada pergantian tahun 2018 dari pihak guru telah menyerahkan bibit kepala kepada desa wisata Penglipuran. 

wartawan
Agung Samudra
Category

Sanggar Seni Kasturi Rekonstruksi Tari Baris Paku, Penari Pantang Konsumsi Daging Babi

balitribune.co.id I Bangli - Sanggar Seni Kasturi, Banjar Sabang, Desa Adat Selulung, menggelar revitalisasi kearifan lokal melalui rekonstruksi Tari Baris Paku, Minggu (12/7/2026). Rekonstruksi digelar sebagai  upaya pelestarian terhadap tari sakral yang ada di wilayah Kintamani bagian barat ini.  

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BRI Life Tekankan Pentingnya Manajemen Keuangan dan Proteksi Menjaga Aset

balitribune.co.id | Denpasar - Memiliki rumah dan aset dinilai belum cukup untuk menjamin ketenangan finansial. Masyarakat perlu menerapkan manajemen keuangan yang baik dengan menyeimbangkan alokasi dana untuk investasi, kebutuhan hidup, dan proteksi agar aset yang telah dikumpulkan tidak terkuras ketika menghadapi risiko.

Baca Selengkapnya icon click

Lewat Proyek Karbon Hutan Kopi Kintamani sebagai Wadah Alami Menyerap dan Menyimpan CO2

balitribune.co.id | Bangli - Coop Coffee Foundation mengajak awak media di Bali untuk melihat secara langsung proyek pemulihan hutan kopi Kintamani di Desa Catur, Kabupaten Bangli, Kamis (9/7) yang telah menjadi desa pilot pelaksanaan proyek karbon program Tropical Landscape Grant Funding (TLGF). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

World Climbing Series 2026, Desak Made Kembali Persembahkan Emas

balitribune.co.id I Denpasar - Atlet panjat tebing Desak Made Rita Kusuma Dewi kembali mempersembahkan medali emas untuk Indonesia dari nomor speed putri di ajang World Climbing 2026.

Setelah sebelumnya meraih emas pada World Climbing Series Krakow 2026 di Polandia, Sabtu (4/7/2026) pekan lalu, atlet asal Bali ini kembali meraih emas di World Climbing Series Chamonix 2026, Prancis pada Minggu (12/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Sisir Penerima Bansos Hingga ke Banjar-Banjar, Pemkab Jembrana Kerahkan Ribuan ASN

balitribune.co.id I Negara - Ribuan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jembrana tak lagi hanya berkutat di balik meja kantor. Mulai Jumat (10/7/2026), mereka turun langsung menyusuri desa, lingkungan, hingga banjar-banjar untuk mendata dan memverifikasi kondisi masyarakat. Misi yang diemban bukan sekadar mengumpulkan data, melainkan memastikan bantuan sosial benar-benar diterima warga yang berhak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.