Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Kepruk Kaca Mobil Dapat Timah Panas

Bali Tribune/Enam pelaku kepruk kaca yang dihadiahi timah panas karena melakukan perlawanan saat penangkapan di Jawa Tengah kini telah diamankan di Polres Jembrana.
Balitribune.co.id | Negara - Kurang dari sebulan, kasus kepruk kaca mobil nasabah salah satu bank di Kota Negara akhirnya berhasil diungkap jajaran Polres Jembrana. Lima pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) dihadiahi timah panas karena melawan saat diringkus petugas di salah satu hotel di Jawa Tengah. Sedangkan seorang pelaku kini masih buron.
 
Sebelumnya, kasus kepruk kaca mobil ini terjadi pada Selasa (25/8) sekitar pukul 11.30 Wita. Korban, Dahana (54) PNS Pemkab Jembrana asal Lelateng, Negara over boking pinjaman di salah satu bank di Kota Negara. Keluar dari bank, uang hasil over boking Rp70 juta dalam amplop warna coklat diletakan di dalam dashboard sebelah kiri. Korban berhenti dan meninggalkan uang tersebut dalam mobil yang diparkir di pinggir jalan barat warung makan di jalan Gatot Subroto, Kelurahan Banjar Tengah, Negara.
 
Korban saat itu sempat mendengar bunyi alarm mobil namun tidak menghiraukannya. Usai makan siang, korban kembali ke mobil dan mendapati kaca pintu depan sebelah kanan mobil sudah pecah dan amplop yang berisi uang sudah raib. Unit Opsnal Satreskrim Polres Jembrana melakukan penyelidikan terkait laporan tersebut. Dari hasil olah TKP diperoleh petunjuk bahwa diduga pelaku mengarah ke Kelompok Temy Primadani.  Pada Selasa (22/8) diperoleh informasi kelompok ini berada di wilayah Jawa Tengah.
 
Sekira pukul 02.30 WIB, polisi melakukan penangkapan terhadap lima pelaku di Hotel Asri Banjarnegara, Jawa Tengah. Kelima pelaku saat diciduk sempat melakukan perlawanan sehingga petugas melakukan tindakan tegas terukur dengan menhadiahi timah panas. Dari lima pelaku yang berhasil diamankan, empat diantaranya residivis yakni Temy Primadani (31), Edy Yanto (42) dan Ahmad Husni (29), ketiganya warga Ogan Komering Ilir-Sumatera Selatan dan Hari Junaidi (35) asal Pasar Manggis, Jakarta Selatan.
 
Selain itu, seorang “pemain baru”, Musaffa asal Tambak Sari, Surabaya juga ikut diringkus petugas. Sedangkan seorang pelaku yang juga residivis berinisial WEH kini masih buron. Dari hasil introgasi pelaku mengaku secara bersama-sama merencakana akan melakukan aksinya di wilayah Bali dan berangkat bersama dari Surabaya pada Senin (24/8) siang mengendarai tiga motor dan sempat menginap di salah satu hotel di Banyuwangi. Selasa (25/8) pukul 10.00 Wita tiba di Jembrana.
 
Pertama melakukan survey di salah satu bank namun tidak menemukan calon korban, selanjutnya menyasar bank lainnya. Pelaku berbagai peran mulai dari berpura-pura sebagai nasabah mengincar calon korban, memantau di pakiran bank hingga membuntuti korban serta melakukan eksekusi. Kapolres Jembrana, AKBP I Ketut Adi Wibawa didampingi Kasat Reskrim Polres Jembran, AKP Yogi Paramagita mengatakan pelaku beraksi dengan melempar kaca samping kanan mobil korban menggunakan busi pecahan busi.
 
Setelah berhasil, komplotan ini diperjalanan membagi hasil kejahatannya masing-masing sebesar Rp 10 juta yang sudah habis dibayarkan hutang dan sisa Rp.10 juta digunakan untuk ongkos saat beraksi. 
 
“Pelaku dijerat dengan Pasal 363 ayat (1) ke 4 dan ke 5 KUHP diancam dengan pidana penjara paling lama 7 (tujuh) tahun. Pelaku memanfaatkan kelengahan korban. Kami juga masih melakukan pengembangan untuk mengetahui ada tidaknya keterkaitan dengan kasus serupa yang pernah terjadi di Bali” tandasnya. 
wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

DPRD Bangli Desak Dinas PUPR Prioritaskan Perbaikan Jalan Penunjang Pariwisata

balitribune.co.id I Bangli - Komisi III DPRD Bangli  mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangli dalam hal ini Dinas PUPR untuk segera melakukan perbaikan atas kerusakan jalan-jalan yang merupakan jalur obyek pariwisata. Mengingat sektor pariwisata sebagai penunjang utama Pendapatan Asli Daerah (PAD). 

Baca Selengkapnya icon click

Target Pendapatan Badung Meleset, ASN Tetap Dapat Insentif Upah Pungut

balitribune.co.id I Mangupura - Target pendapatan Kabupaten Badung pada Tahun Anggaran 2025 gagal tercapai. Pendapatan Asli Daerah (PAD) hanya terealisasi sebesar Rp8,06 triliun atau 79,20 persen dari target Rp10,18 triliun. Meski demikian, aparatur sipil negara (ASN) di dinas penghasil tetap akan menerima pembayaran upah pungut atau insentif pemungutan pada triwulan IV dengan memanfaatkan dana Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Fraksi Golkar Soroti Ketergantungan PAD Badung pada Pariwisata, Desak Percepatan Belanja Infrastruktur

balitribune.co.id | Mangupura - Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Badung menyampaikan sejumlah catatan kritis terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna DPRD Badung, Senin (13/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Fraksi PDIP Setujui Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Soroti SiLPA Badung Rp1,19 Triliun

balitribune.co.id | Mangupura - Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Badung menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2025 untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah setelah melalui evaluasi Gubernur Bali. Meski demikian, fraksi berlambang banteng tersebut menyoroti besarnya Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) yang mencapai Rp1,19 triliun.

Baca Selengkapnya icon click

Dokumen Calon Pekerja Migran Ditahan LPK, Disnaker Buleleng Turun Tangan

balitribune.co.id I Singaraja - Sejumlah dokumen pribadi milik calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) ditahan oleh Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Analisa Bali College, Desa Depaha, Kecamatan Kubutambahan. Adanya penahanan dokumen tersebut langsung disikapi Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Buleleng. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.